Cara Mencegah Infeksi Virus HMPV Melalui Berkumur Air

Kesehatan8 Views

DermayuMagz.com – Berkumur dengan air bersih setelah beraktivitas di luar ruangan disarankan oleh dokter spesialis paru dan kedokteran respirasi Rumah Sakit Universitas Indonesia, dr. Irandi Putra Pratomo, Ph.D Sp.P(K) FAPSR FISR FISQua, sebagai salah satu cara melindungi diri dari penularan virus Human Metapneumovirus (HMPV).

Menurut dr. Irandi, tindakan berkumur, baik di area mulut maupun tenggorokan, dapat memberikan manfaat dalam mencegah penyebaran virus ini. Ia menjelaskan bahwa praktik ini dikenal dalam bahasa Inggris sebagai gargling.

Lebih lanjut, dr. Irandi menekankan bahwa berkumur tidak memerlukan penggunaan cairan antiseptik khusus atau obat kumur yang mengandung betadine. Cukup dengan air bersih, tindakan ini sudah dapat memberikan efek perlindungan. Untuk meningkatkan efektivitasnya, ia menyarankan penambahan garam ke dalam air kumur, yang berfungsi sebagai antiseptik alami yang mudah didapatkan.

Penanganan terhadap virus HMPV, yang kini menjadi topik pembicaraan, dinilai oleh dr. Irandi tidak jauh berbeda dengan langkah-langkah yang telah diterapkan selama pandemi COVID-19. Penggunaan masker, rajin mencuci tangan, dan beristirahat di rumah saat merasa sakit merupakan langkah pencegahan utama yang efektif.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga ketersediaan alat pelindung diri dan kebersihan diri, seperti mencuci tangan, untuk menghindari situasi kelangkaan masker atau sanitizer yang pernah terjadi sebelumnya.

Meskipun demikian, dr. Irandi mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak panik berlebihan, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan diri. Hingga saat ini, belum ada peringatan resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maupun organisasi kesehatan lainnya yang memberlakukan aturan ketat seperti karantina, sehingga penanganan virus HMPV masih dapat dilakukan dalam batas normal.

Namun, dr. Irandi memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan. Anak-anak di bawah usia 10 tahun atau 5 tahun, serta lansia yang memiliki penyakit penyerta (komorbid), perlu mendapatkan perlindungan ekstra dari penularan virus HMPV.

Pada anak-anak, sistem kekebalan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan dan belum sepenuhnya matang untuk melawan infeksi virus secara efektif. Sementara itu, pada lansia, sistem imun cenderung menurun seiring bertambahnya usia, suatu kondisi yang dikenal sebagai imunosenesens. Penurunan imunitas ini diperparah jika mereka memiliki riwayat penyakit kronis.

Dr. Irandi merinci beberapa kondisi kesehatan pada lansia yang dapat memperberat gejala HMPV, seperti gagal jantung, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), serta riwayat transplantasi organ.

Baca juga di sini: Aksi Kolosal Bersama Bersihkan TPS Pasir Angin Cikedung Demi Indonesia Asri

Untuk mendukung peningkatan imunitas tubuh secara keseluruhan, dr. Irandi menyarankan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan sehat yang bergizi seimbang, serta memastikan tidur yang cukup.