Barcelona Juara La Liga Usai Kalahkan Espanyol di Derby

Olahraga9 Views

DermayuMagz.com – FC Barcelona secara resmi mengukuhkan diri sebagai juara La Liga musim 2024/2025 setelah meraih kemenangan krusial atas rival sekota mereka, Espanyol, dalam pertandingan derby Catalan yang berlangsung di RCDE Stadium. Kemenangan dengan skor 2-0 ini tidak hanya mengamankan gelar liga ke-28 bagi klub berjuluk Blaugrana, tetapi juga menandai awal yang gemilang bagi era kepelatihan Hansi Flick di musim debutnya.

Pertandingan yang digelar pada Kamis malam, 15 Mei 2025, ini menjadi saksi bisu determinasi Barcelona untuk meraih gelar di kandang rivalnya. Meskipun tempo permainan cukup tinggi sejak awal, babak pertama berakhir tanpa gol. Kedua tim saling bertukar serangan dan menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir yang kurang klinis serta pertahanan yang solid dari kedua belah pihak membuat skor tetap imbang hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Barcelona berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-53. Gol pembuka dicetak oleh pemain muda sensasional, Lamine Yamal. Menerima umpan matang dari Dani Olmo, Yamal melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke gawang Espanyol tanpa mampu diantisipasi oleh kiper Joan Garcia. Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, Yamal kembali membuktikan kapasitasnya sebagai talenta luar biasa yang menjadi andalan Barcelona.

Keunggulan Barcelona semakin kokoh setelah bek Espanyol, Leandro Cabrera, diganjar kartu merah langsung pada menit ke-79. Keputusan tersebut diambil setelah tinjauan VAR menunjukkan Cabrera melakukan sikutan terhadap Lamine Yamal. Bermain dengan sepuluh pemain membuat Espanyol semakin kesulitan untuk bangkit dan membalikkan keadaan.

Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Barcelona berhasil menambah gol kedua di masa injury time. Kali ini, Lamine Yamal berperan sebagai kreator dengan memberikan umpan terobosan yang diselesaikan dengan baik oleh Fermin Lopez menjadi gol penutup pertandingan. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 bagi Barcelona dan secara resmi mengunci gelar juara La Liga musim 2024/2025.

Kemenangan ini menempatkan Barcelona di puncak klasemen dengan raihan 85 poin, unggul tujuh poin dari pesaing terdekat mereka, Real Madrid, yang hanya bisa mengoleksi maksimal enam poin dari dua pertandingan tersisa. Dengan demikian, keunggulan Barcelona dipastikan tidak akan terkejar lagi, mengukuhkan mereka sebagai kampiun La Liga musim ini berkat konsistensi performa sepanjang musim.

Baca juga di sini: Cucurella Pastikan Kemenangan Penting Chelsea atas Manchester United

Para pemain Barcelona merayakan kemenangan ini dengan penuh sukacita. Fermin Lopez mengungkapkan rasa bahagianya atas gelar juara dan gol yang ia cetak, menegaskan bahwa tim pantas meraihnya berkat kerja keras. Gelandang senior, Pedri, menyebut gelar La Liga musim ini sebagai salah satu yang paling menantang dalam kariernya, sekaligus menandai penampilan ke-200 bersama klub.

Pelatih Hansi Flick menyoroti pentingnya ikatan kekeluargaan dalam tim sebagai kunci keberhasilan. Ia berencana untuk menikmati perayaan gelar ini sambil memuji mentalitas para pemainnya. Flick juga tidak lupa mengenang dokter tim, Carles Minarro, yang meninggal dunia di musim ini, dan meyakini Minarro akan bangga dengan pencapaian tim.

Meskipun perayaan di lapangan sempat terganggu oleh insiden penyiraman lapangan oleh pihak Espanyol, para pemain Barcelona tetap meluapkan kegembiraan mereka di ruang ganti. Perayaan meriah dilanjutkan dengan nyanyian, tarian, dan tabuhan sampanye, serta diiringi oleh ribuan penggemar yang turun ke jalan untuk merayakan gelar juara tim kesayangan mereka. Rencananya, parade bus akan digelar pada hari Jumat, 16 Mei 2025, di Barcelona untuk menyambut para penggemar.

Gelar La Liga ke-28 ini semakin mempertegas dominasi Barcelona di sepak bola Spanyol, terutama di abad ke-21 dengan koleksi 12 gelar. Keberhasilan ini juga melengkapi raihan treble domestik Barcelona pada musim 2024/2025, setelah sebelumnya berhasil meraih trofi Supercopa de Espana dan Copa del Rey.

Hansi Flick mencatatkan sejarah sebagai manajer asal Jerman kedua yang berhasil menjuarai La Liga, mengikuti jejak Bernd Schuster yang meraihnya bersama Real Madrid pada tahun 2008. Ucapan selamat juga turut datang dari mantan bintang Barcelona, Lionel Messi, melalui unggahan di media sosialnya.