Ono Surono Dorong Percepatan Revitalisasi TPI Mina Bahari Eretan

Indramayu9 Dilihat

DermayuMagz.com – Kondisi infrastruktur sektor perikanan di wilayah pesisir Indramayu kini menjadi sorotan serius di tingkat legislatif Jawa Barat. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja langsung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Bahari yang berlokasi di Eretan Kulon, guna memetakan permasalahan mendesak yang menghambat produktivitas nelayan setempat.

Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah konkret dalam merespons keluhan serta kebutuhan para pelaku usaha perikanan di pantai utara Jawa. Bagi masyarakat Eretan Kulon, TPI bukan sekadar tempat transaksi jual beli hasil laut, melainkan urat nadi ekonomi yang menopang keberlangsungan hidup ribuan keluarga nelayan.

Dalam peninjauannya, Ono Surono menyoroti pentingnya segera dilakukan revitalisasi menyeluruh terhadap sarana dan prasarana di kawasan tersebut. Ia menegaskan bahwa infrastruktur yang memadai adalah syarat mutlak agar daya saing hasil tangkapan nelayan lokal dapat meningkat di pasar yang lebih luas.

Pentingnya Revitalisasi bagi Ekonomi Nelayan

Revitalisasi TPI Mina Bahari dianggap sebagai langkah strategis untuk memodernisasi sistem perdagangan ikan di Indramayu. Kondisi fisik bangunan yang sudah termakan usia serta fasilitas pendukung yang minim seringkali menjadi kendala dalam menjaga kualitas kesegaran ikan yang didaratkan oleh para nelayan.

Secara mendalam, perbaikan fasilitas TPI akan berdampak pada beberapa aspek krusial berikut:

  • Efisiensi Distribusi: Mempercepat alur bongkar muat ikan sehingga distribusi ke pasar-pasar regional menjadi lebih efektif dan menjaga kualitas produk.
  • Peningkatan Nilai Jual: Lingkungan TPI yang lebih higienis dan tertata akan menarik lebih banyak pembeli serta meningkatkan daya tawar hasil laut nelayan Eretan Kulon.
  • Kesejahteraan Nelayan: Dengan sistem pelelangan yang lebih transparan dan fasilitas penyimpanan yang baik, pendapatan nelayan diharapkan lebih stabil dan terlindungi dari fluktuasi harga yang merugikan.

Tantangan di Lapangan

Eretan Kulon sendiri dikenal sebagai salah satu titik pusat perikanan tangkap yang cukup produktif di Kabupaten Indramayu. Namun, tantangan berupa sedimentasi sungai, keterbatasan akses dermaga, serta infrastruktur pendukung yang belum terintegrasi menjadi beban tersendiri bagi para nelayan setiap harinya.

Ono Surono menegaskan bahwa dirinya akan membawa aspirasi ini ke dalam pembahasan di DPRD Provinsi Jawa Barat. Ia berkomitmen untuk mendorong pemerintah terkait agar segera memprioritaskan anggaran untuk perbaikan TPI Mina Bahari dalam agenda kerja mendatang.

“Revitalisasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi maritim di Jawa Barat, khususnya Indramayu,” ujar Ono Surono di sela kunjungan kerjanya.

Peran Sinergi Pemerintah

Upaya untuk mendorong percepatan pembangunan ini memerlukan koordinasi lintas sektor, baik antara pemerintah daerah kabupaten, provinsi, hingga dukungan kebijakan dari pemerintah pusat. Sinergi ini diperlukan untuk memastikan bahwa setiap regulasi yang dikeluarkan sejalan dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Selain infrastruktur fisik, Ono juga menyoroti pentingnya edukasi bagi para nelayan mengenai pengelolaan hasil tangkapan yang lebih modern. Keberhasilan revitalisasi TPI nantinya harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang panjang.

Harapan Masyarakat Pesisir

Para nelayan di Eretan Kulon menyambut baik perhatian yang diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Jabar tersebut. Mereka berharap bahwa janji revitalisasi ini segera terealisasi tanpa kendala birokrasi yang berbelit, mengingat kondisi TPI saat ini sudah sangat membutuhkan perhatian segera demi keselamatan dan kelancaran aktivitas harian mereka.

Sebagai kawasan yang memiliki potensi kelautan melimpah, Indramayu memang dituntut untuk memiliki fasilitas pendukung yang mumpuni. Langkah yang diambil oleh Ono Surono ini diharapkan menjadi pemantik bagi pembenahan kawasan pesisir lainnya di Jawa Barat, demi mewujudkan visi kesejahteraan nelayan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dengan adanya peninjauan langsung ini, diharapkan data mengenai kondisi riil di TPI Mina Bahari dapat menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan anggaran, sehingga setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir di Eretan Kulon.