Ghost in the Shell: Dibeli 86 Negara Sebelum Tayang di Indonesia

Gaya Hidup6 Views

DermayuMagz.com – Film terbaru garapan sutradara ternama, Joko Anwar, yang bertajuk “Ghost in the Cell” telah menarik perhatian pasar internasional bahkan sebelum resmi ditayangkan di Indonesia.

Film horor ini dikabarkan telah dibeli hak distribusinya oleh 86 negara di berbagai belahan dunia. Pembelian ini mencakup wilayah-wilayah besar seperti Amerika Utara, Eropa, dan Asia Timur, serta negara-negara lain yang dikenal memiliki standar seleksi film yang sangat ketat.

Antusiasme distributor film global terhadap karya Joko Anwar memang bukanlah hal baru. Sebelumnya, berbagai film karyanya seperti “Pengabdi Setan”, “Perempuan Tahan Jahanam”, “A Copy of My Mind”, “Modus Anomali”, hingga “Pintu Terlarang” telah berhasil menembus pasar internasional dan bahkan meraih penghargaan di berbagai ajang bergengsi.

Baca juga di sini: Rekomendasi Drakor April: Wajib Tonton Semua!

Para kritikus film seringkali menyoroti kekuatan sinematografi dan naskah film Joko Anwar yang sangat berkarakter, seringkali diselipkan unsur budaya lokal yang kental. Kombinasi ini, ditambah dengan penampilan memukau para aktor yang terlibat, menjadikan film-filmnya terasa begitu magis.

Ghost in the Cell sendiri mengambil latar cerita di sebuah lembaga pemasyarakatan, Lapas Labuhan Angsana, yang digambarkan sebagai tempat yang brutal, penuh dengan penindasan, dan sering terjadi konflik internal. Dalam suasana mencekam tersebut, para narapidana terpaksa harus bersatu, bahkan dengan penjaga lapas yang korup, demi bertahan hidup.

Konflik semakin memuncak ketika sosok hantu pemburu mulai menebar teror, mengincar penghuni lapas yang memiliki aura paling negatif. Kejadian ini mendorong para narapidana untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan demi menyelamatkan diri.

Film yang bergenre horor komedi ini secara garis besar menyoroti permasalahan sistem penjara yang korup, isu penindasan, serta perjuangan keras untuk bertahan hidup dalam kondisi yang paling sulit.

Daftar pemain yang terlibat dalam film ini juga cukup mentereng, antara lain Aming, Morgan Oey, Abimana Aryasatya, Lukman Sardi, dan Bront Palare. Mereka akan menghidupkan karakter-karakter dalam cerita yang mencekam namun juga dibalut nuansa komedi.

Meskipun telah sukses di 86 negara, penggemar di Indonesia masih harus sedikit bersabar. Ghost in the Cell dijadwalkan akan tayang di bioskop Tanah Air pada tanggal 16 April mendatang.