Operasi Katarak Gratis Jember: Bupati Buka, Ratusan Peserta

Kesehatan9 Views

DermayuMagz.com – Senyum sumringah mulai menghiasi wajah ratusan warga Jember yang berbondong-bondong mendatangi tiga rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Jember pada Selasa, 5 Agustus 2025. Momen ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah harapan baru yang terbentang bagi mereka yang selama ini terhalang pandangan oleh katarak. Operasi katarak gratis yang digagas oleh Pemkab Jember ini membuka kembali gerbang dunia bagi banyak orang, menghapus kabut yang selama ini membatasi aktivitas dan kebahagiaan mereka.

Antusiasme Tinggi Menggapai Penglihatan Jernih

Sejak pagi buta, antrean panjang sudah terlihat di depan tiga fasilitas kesehatan yang ditunjuk, yakni RSUD dr. Soebandi, RSUD Balung, dan RSUD Kalisat. Suasana haru bercampur bahagia terpancar dari para peserta. Banyak di antara mereka yang sudah menunggu kesempatan ini sejak lama, bahkan ada yang harus menahan diri bertahun-tahun karena keterbatasan biaya.

Salah satu peserta, Ibu Sumiati (65 tahun), warga Kecamatan Rambipuji, menceritakan perjuangannya. “Sudah tiga tahun ini mata saya terasa berkabut, susah melihat jelas. Mau operasi sendiri rasanya berat di ongkos. Alhamdulillah, ada program ini. Saya dengar dari tetangga langsung daftar,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Kisah serupa datang dari Bapak Sugeng (70 tahun), seorang pensiunan guru asal Kecamatan Patrang. Ia mengaku kesulitan membaca koran kesayangannya dan berinteraksi dengan cucu-cucunya akibat pandangan yang semakin kabur. “Sekarang semua serba kecil, tulisan di HP pun sudah tidak kelihatan. Saya berharap setelah operasi ini, bisa kembali menikmati hidup seperti dulu,” tuturnya penuh harap.

Dibuka Langsung oleh Bupati Jember

Kegiatan yang sangat dinantikan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Jember, Bapak Hendy Siswanto, di salah satu rumah sakit pelaksana. Dalam sambutannya, Bupati Hendy menekankan pentingnya kesehatan mata sebagai aset berharga yang perlu dijaga. Beliau menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam penanganan penyakit degeneratif seperti katarak.

“Hari ini kita menyaksikan semangat luar biasa dari masyarakat Jember. Kesehatan adalah hak setiap warga, dan kami di Pemkab Jember berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan hak itu terpenuhi. Operasi katarak gratis ini adalah wujud nyata kepedulian kami. Kami ingin warga Jember bisa melihat dunia dengan lebih jernih, kembali beraktivitas, dan berkontribusi lebih optimal bagi pembangunan daerah,” ujar Bupati Hendy.

Bupati Hendy juga mengapresiasi kerja keras tim medis dan seluruh staf rumah sakit yang telah berdedikasi menyukseskan program ini. Beliau berpesan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan mata setelah operasi dan rutin melakukan pemeriksaan.

Kolaborasi Menuju Jember Sehat Mata

Program operasi katarak gratis ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan berbagai pihak, termasuk para dokter spesialis mata, perawat, tenaga medis, serta potensi donatur dan organisasi sosial yang peduli terhadap kesehatan masyarakat. Ketersediaan tiga rumah sakit pelaksana di titik yang berbeda memudahkan akses bagi warga dari berbagai penjuru Jember.

Baca juga di sini: JKN Bantu Ibu Asep Atasi Diabetes: Kisah Nyata

dr. Tatik Mariana, Sp.M, salah satu dokter spesialis mata yang terlibat dalam operasi, menjelaskan bahwa katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia, namun dapat diatasi dengan operasi. “Katarak terjadi ketika lensa mata menjadi keruh, menghalangi cahaya masuk ke retina. Operasi penggantian lensa ini relatif aman dan efektif. Kami bersyukur bisa membantu lebih banyak pasien melalui program ini,” terangnya.

Setiap peserta operasi telah melalui proses skrining awal untuk memastikan kondisi kesehatan mereka memungkinkan untuk menjalani prosedur pembedahan. Tim medis telah menyiapkan segala sesuatunya dengan cermat, mulai dari peralatan medis steril hingga tim bedah yang berpengalaman.

Dampak Sosial dan Ekonomi yang Luas

Lebih dari sekadar mengembalikan penglihatan, operasi katarak gratis ini memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Jember. Bagi para lansia, penglihatan yang jernih berarti kemandirian yang lebih besar. Mereka dapat kembali melakukan aktivitas sehari-hari seperti memasak, berkebun, beribadah, bahkan membaca Al-Quran atau kitab suci lainnya.

Secara ekonomi, dengan penglihatan yang pulih, banyak warga yang sebelumnya kesulitan bekerja karena keterbatasan pandangan, kini berpeluang untuk kembali produktif. Hal ini tentu akan membantu meningkatkan taraf ekonomi keluarga dan mengurangi beban ketergantungan.

Jujur sih, program seperti ini bukan hanya tentang kesehatan fisik, tapi juga tentang mengembalikan kualitas hidup. Bayangkan saja, dunia yang tadinya buram menjadi jelas kembali. Itu adalah kebahagiaan yang tak ternilai.

Harapan untuk Keberlanjutan Program

Keberhasilan operasi katarak gratis ini tentu menimbulkan harapan besar agar program serupa dapat terus digalakkan dan diperluas jangkauannya di masa mendatang. Antusiasme dan antrean panjang yang terjadi hari ini menjadi bukti nyata bahwa masih banyak masyarakat Jember yang membutuhkan intervensi kesehatan untuk mengatasi katarak.

DermayuMagz.com mencatat bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momen penyembuhan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran akan kesehatan mata sejak dini. Edukasi mengenai pencegahan dan deteksi dini katarak perlu terus digencarkan agar lebih banyak kasus dapat ditangani sebelum mencapai tahap yang parah.

Dengan senyum yang kembali merekah dan pandangan yang kini lebih jernih, para peserta operasi katarak gratis ini siap menyambut hari esok dengan optimisme baru. Terima kasih Pemkab Jember, atas hadiah penglihatan yang tak ternilai ini.