DermayuMagz.com – Dinamika politik di Kabupaten Indramayu kian memanas seiring munculnya enam kandidat potensial untuk memperebutkan posisi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Indramayu.
Proses penjaringan bakal calon ketua ini telah memasuki babak baru setelah dilaksanakannya Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Indramayu beberapa waktu lalu. Keenam nama yang kini mengemuka merupakan hasil dari kombinasi pemetaan internal yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB serta usulan yang datang langsung dari para peserta Muscab.
Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni, menjelaskan bahwa empat dari enam kandidat tersebut berasal dari daftar yang telah dipetakan oleh DPP PKB. Sementara itu, dua nama lainnya merupakan aspirasi yang muncul dari forum Muscab.
“Empat nama dari DPP itu adalah saya sendiri, kemudian Imron Rosadi, Sadar, dan Akhmad Mujani Nur. Adapun dua nama tambahan yang diusulkan oleh peserta Muscab adalah Kiki Arindi dan Amri Amrullah,” ungkap Amroni ketika ditemui di kantor DPC PKB yang berlokasi di Jalan Ir H Juanda pada Selasa sore, 21 April 2026.
Baca juga di sini: Dunia Sementara, Akhirat Kekal
Selanjutnya, keenam kandidat ini dijadwalkan untuk menjalani tahapan penting yang disebut Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Proses ini rencananya akan dilaksanakan di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat pada hari Rabu, 22 April 2026.
Tahapan UKK di tingkat DPW ini akan menjadi seleksi awal sebelum proses berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi di tingkat pusat. Amroni menambahkan bahwa setelah melewati seleksi di DPW, akan ada UKK tahap kedua yang diselenggarakan oleh DPP PKB.
“Setelah dari DPW, nanti akan ada UKK tahap kedua di DPP PKB. Dari situ baru akan ditetapkan siapa yang terpilih menjadi ketua,” papar Amroni. Kendati demikian, ia mengaku belum memiliki rincian mendalam mengenai mekanisme teknis pelaksanaan UKK tersebut.
Amroni memastikan bahwa seluruh proses seleksi ini akan berjalan dalam dua tahapan utama, yaitu di tingkat wilayah dan kemudian di tingkat pusat. Hal ini merupakan bagian integral dari sistem kaderisasi yang diterapkan oleh partai.
Di sisi lain, Amroni juga memberikan keterangan mengenai kelancaran pelaksanaan Muscab PKB Indramayu yang telah diselenggarakan pada Sabtu, 18 April 2026. Ia menyatakan bahwa acara tersebut berjalan tanpa kendala berarti.
Forum Muscab tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ajang penjaringan calon ketua, tetapi juga menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja partai dan memaparkan berbagai capaian yang telah diraih. Salah satu pencapaian yang disorot adalah peningkatan signifikan perolehan kursi PKB di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indramayu pada Pemilu 2024.
Partai ini berhasil menambah perolehan kursinya dari tujuh kursi menjadi sepuluh kursi, yang merupakan sebuah lonjakan yang patut diapresiasi dan semakin memperkuat posisi partai di kancah politik daerah.
Peningkatan elektabilitas ini menjadi modal berharga bagi PKB dalam menghadapi kontestasi politik di masa mendatang. Menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2029, partai berlambang warna hijau ini telah menetapkan target yang ambisius untuk meraih 15 kursi di DPRD Indramayu.
“Muscab kemarin alhamdulillah berjalan lancar. Untuk Pemilu selanjutnya, target kita bisa merebut 15 kursi di Indramayu,” tegas Amroni. Dengan munculnya enam kandidat yang dinilai kuat, peta persaingan internal PKB Indramayu diprediksi akan semakin sengit.
Proses UKK yang akan segera dilaksanakan menjadi tahap krusial yang akan menentukan arah kepemimpinan partai di masa mendatang, sekaligus menjadi fondasi strategis untuk menghadapi Pemilu 2029.






