Drama Korea: Kisah Bullying di Sekolah yang Penuh Makna dan Pelajaran

showbiz4 Dilihat

8 Drama Korea tentang Bullying di Sekolah yang Sarat Makna dan Pembelajaran, Wajib Masuk Watchlist

Berbagai drama Korea secara mendalam mengulas isu perundungan di sekolah. Berikut drama Korea tentang bullying di sekolah yang sarat makna dan pembelajaran.

OlehTantiya Nimas NurainiDiterbitkan 09 Juni 2026, 15:34 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarSong Hye Kyo dalam drama Korea The Glory (dok Instagram @kyo1122/Maheza Nurmiagita)

Liputan6.com, Jakarta – Dunia hiburan Korea Selatan, khususnya industri drama, tidak hanya dikenal dengan kisah romansa manis atau fantasi yang memukau. Di balik gemerlapnya, banyak produksi yang berani mengangkat realitas pahit dan kompleks, salah satunya adalah fenomena perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Kisah-kisah ini mengungkap sisi gelap institusi pendidikan, mulai dari kekerasan verbal, fisik, hingga pengucilan psikologis, yang kerap membuat penonton ikut merasakan emosi yang mendalam.

Rekomendasi drama Korea bertema sekolah dengan sisi gelap dan kasus bullying yang menegangkan ini siap menguras emosi, sekaligus menyajikan pembelajaran penting. Banyak di antaranya dibintangi oleh aktor papan atas dan diadaptasi dari webtoon populer, membuat penonton bukan hanya geregetan, tetapi juga terenyuh oleh perjuangan karakter utamanya. Kualitas produksi premium, sinematografi, akting, serta penulisan naskah yang tinggi menjadi daya tarik tersendiri, ditambah lagi representasi isu yang jarang dibicarakan membuka ruang diskusi tentang pencegahan bullying. Melalui alur cerita mendalam, penonton diajak merenungkan dampak perundungan dan pentingnya empati di lingkungan sekolah.

Lantas apa saja rekomendasi drama Korea tentang bullying di sekolah yang sarat makna dan pembelajaran yang wajib masuk watchlist? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (9/6/2026), simak ulasan informasinya berikut ini. 

1. The GloryPerbesarPoster The Glory Part 2. (Foto:Netflix)

The Glory menjadi salah satu drama Korea yang paling banyak diperbincangkan karena berhasil mengangkat isu bullying sekolah dengan sangat realistis dan emosional. Drama ini menunjukkan bahwa perundungan bukan hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga trauma psikologis yang dapat menghantui korban selama bertahun-tahun. Penonton diajak melihat bagaimana rasa takut, malu, dan putus asa dapat mengubah jalan hidup seseorang secara drastis.

Salah satu kekuatan utama drama ini adalah penggambaran dampak jangka panjang dari kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah. Tidak sedikit korban bullying yang kesulitan membangun kepercayaan diri, menjalin hubungan sosial, bahkan mengejar cita-cita mereka. Melalui karakter utama, drama ini memperlihatkan bahwa luka batin yang tidak pernah mendapatkan penyelesaian dapat terus membekas hingga dewasa.

Selain itu, The Glory juga mengkritik berbagai pihak yang memilih diam saat bullying terjadi. Drama ini mengajarkan pentingnya keberanian untuk melindungi korban dan tidak membiarkan pelaku lolos dari tanggung jawab. Pesan moral yang disampaikan terasa kuat karena dekat dengan realitas yang masih sering terjadi di berbagai negara.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sinopsis: Moon Dong-eun adalah seorang siswi yang menjadi korban bullying brutal oleh sekelompok teman sekolahnya. Setelah hidupnya hancur akibat perundungan tersebut, ia meninggalkan sekolah dan menjalani hidup dengan satu tujuan besar, yaitu membalas perbuatan para pelaku. Bertahun-tahun kemudian, Dong-eun menyusun rencana yang matang untuk menghadapi mereka satu per satu dan menuntut keadilan atas penderitaan yang pernah dialaminya.

Show AllTantiya Nimas Nuraini, Nisa Mutia SariTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAcara TelevisiDrama korea atau sering disingkat drakor di Indonesia, acara televisi yang diproduksi di rumah pertelevisian di Korea.Lihat Selengkapnyadrama Korea

  • Rekomendasi Drama Korea
  • Bullying Sekolah
  • anti-bullying
  • Pendidikan
  • NAISPR
  • Relevant
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Teka-teki Neymar Jelang Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Kerendahan Hati Carlo Ancelotti yang Mirip Cristiano Ronaldo4 jam yang lalu
    • Takumi Minamino dan Takehiro Tomiyasu Siap Bela Jepang di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Harry Kane Tak Khawatir Cuaca Terik di Piala Dunia 2026: Sudah Biasa Tuh4 jam yang lalu
    • Lamine Yamal Siap Dimainkan Timnas Spanyol di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Thomas Tuchel Sambut Positif Kepindahan Anthony Gordon ke Barcelona4 jam yang lalu
    • Update Timnas Argentina: Lionel Messi Siap Tampil di Laga Perdana Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Perubahan Mendadak di Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Kobbie Mainoo Jadi Pemain Timnas Inggris Paling Menarik di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?4 jam yang lalu
    • Rayan Cherki Tuai Pujian dari Rekan-Rekannya di Timnas Prancis4 jam yang lalu
    • Tiba di Amerika Serikat, Skuad Timnas Senegal Disambut Prosedur Keamanan Super Ketat6 jam yang lalu
    • Jelang Pembukaan, Replika Trofi Piala Dunia Ramai Dijual6 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    8 Drama Korea tentang Bullying di Sekolah yang Sarat Makna dan Pembelajaran, Wajib Masuk Watchlist

    Berbagai drama Korea secara mendalam mengulas isu perundungan di sekolah. Berikut drama Korea tentang bullying di sekolah yang sarat makna dan pembelajaran.

    OlehTantiya Nimas NurainiDiterbitkan 09 Juni 2026, 15:34 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarSong Hye Kyo dalam drama Korea The Glory (dok Instagram @kyo1122/Maheza Nurmiagita)

    Sinopsis: Moon Dong-eun adalah seorang siswi yang menjadi korban bullying brutal oleh sekelompok teman sekolahnya. Setelah hidupnya hancur akibat perundungan tersebut, ia meninggalkan sekolah dan menjalani hidup dengan satu tujuan besar, yaitu membalas perbuatan para pelaku. Bertahun-tahun kemudian, Dong-eun menyusun rencana yang matang untuk menghadapi mereka satu per satu dan menuntut keadilan atas penderitaan yang pernah dialaminya.

    2. Weak Hero Class 1PerbesarDrama Weak Hero Class 1 (Dok: Instagram @wavve.official)

    Drama ini menawarkan pendekatan yang berbeda dalam mengangkat tema bullying. Karakter utama, Yeon Si-eun, bukanlah siswa yang kuat secara fisik, tetapi memiliki kecerdasan luar biasa yang membantunya menghadapi para pembully. Hal ini menunjukkan bahwa keberanian tidak selalu ditentukan oleh kekuatan fisik, melainkan juga kemampuan berpikir dan keteguhan mental.

    Weak Hero Class 1 menggambarkan lingkungan sekolah yang keras, di mana kekerasan sering dianggap sebagai cara untuk menunjukkan kekuasaan. Drama ini memperlihatkan bagaimana korban bullying sering kali dipandang lemah dan tidak berdaya, padahal mereka sebenarnya sedang berjuang keras untuk bertahan dalam situasi yang sulit.

    Di balik adegan-adegan penuh ketegangan, drama ini juga menyoroti arti persahabatan yang sesungguhnya. Dukungan dari teman-teman yang peduli menjadi faktor penting dalam membantu seseorang menghadapi tekanan dan rasa takut. Pesan tentang solidaritas dan kesetiaan menjadi salah satu nilai yang paling menonjol dalam drama ini.

    Sinopsis: Yeon Si-eun adalah siswa berprestasi yang lebih mengandalkan kecerdasan daripada kekuatan fisik. Ketika menjadi sasaran kelompok pembully di sekolahnya, ia menggunakan strategi dan kecerdikannya untuk melawan. Dalam proses tersebut, ia menjalin persahabatan dengan beberapa siswa lain dan bersama-sama menghadapi berbagai ancaman yang datang dari lingkungan sekolah yang penuh kekerasan.

    3. True BeautyPerbesarNonton episode lengkap drama True Beauty di Vidio. (Dok. Vidio)

    Meski dikenal sebagai drama romantis remaja, True Beauty menyimpan pesan yang cukup mendalam tentang bullying akibat penampilan fisik. Drama ini menggambarkan bagaimana seseorang dapat menjadi sasaran ejekan hanya karena dianggap tidak memenuhi standar kecantikan yang berlaku di lingkungan sosialnya.

    Tekanan sosial yang dialami tokoh utama menunjukkan bahwa bullying tidak selalu berupa kekerasan fisik. Komentar negatif, hinaan, dan pengucilan juga dapat meninggalkan luka emosional yang serius. Banyak remaja yang kehilangan rasa percaya diri karena terus-menerus mendapatkan perlakuan seperti itu dari teman sebaya.

    Melalui perjalanan karakternya, drama ini mengajarkan pentingnya menerima diri sendiri. Penampilan luar mungkin dapat menarik perhatian orang lain, tetapi karakter, kejujuran, dan kepercayaan diri adalah hal yang jauh lebih berharga dalam membangun hubungan yang sehat.

    Sinopsis: Lim Ju-kyung adalah siswi yang sering menjadi korban ejekan karena wajahnya dianggap tidak menarik. Setelah mempelajari teknik makeup, ia berhasil mengubah penampilannya dan menjadi populer di sekolah baru. Namun, di balik popularitas tersebut, ia terus hidup dalam ketakutan karena rahasia wajah aslinya bisa terbongkar kapan saja.

    4. School 2013PerbesarNonton drama Korea School 2013 selengkapnya di aplikasi Vidio. (Dok. Vidio)

    School 2013 merupakan salah satu drama sekolah yang menampilkan berbagai persoalan remaja secara realistis, termasuk bullying. Drama ini tidak hanya fokus pada korban, tetapi juga memperlihatkan faktor-faktor yang mendorong seseorang menjadi pelaku perundungan.

    Melalui berbagai konflik yang muncul, penonton dapat memahami bahwa lingkungan keluarga, tekanan akademik, dan masalah sosial sering kali berkontribusi terhadap perilaku negatif siswa. Drama ini berusaha menunjukkan bahwa setiap tindakan memiliki latar belakang yang kompleks dan tidak bisa dinilai secara hitam-putih.

    Selain itu, School 2013 menyoroti peran penting guru dalam membimbing siswa. Seorang guru yang peduli tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga membantu murid menghadapi berbagai persoalan hidup. Nilai kemanusiaan yang diangkat membuat drama ini terasa relevan hingga sekarang.

    Sinopsis: Drama ini mengikuti kehidupan para siswa dan guru di sebuah sekolah menengah yang dipenuhi berbagai masalah, mulai dari bullying, kekerasan, persaingan akademik, hingga konflik keluarga. Di tengah berbagai tantangan tersebut, para guru berusaha membantu murid-murid mereka menemukan jalan yang lebih baik untuk masa depan.

    5. Class of LiesPerbesarClass of Lies (Foto: Viu)

    Class of Lies memperlihatkan bahwa bullying dapat terjadi bahkan di sekolah yang terlihat elit dan bergengsi. Drama ini mengungkap bagaimana status sosial, kekayaan, dan pengaruh keluarga sering kali digunakan untuk menutupi tindakan salah yang dilakukan oleh para siswa.

    Salah satu aspek menarik dari drama ini adalah penggambaran bullying yang lebih kompleks. Bentuk perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga manipulasi, intimidasi, hingga penghancuran reputasi seseorang. Semua tindakan tersebut dapat memberikan dampak yang sama beratnya bagi korban.

    Drama ini juga mengajarkan pentingnya keberanian untuk mengungkap kebenaran. Ketika banyak orang memilih diam karena takut terhadap kekuasaan, ketidakadilan akan terus berulang. Pesan ini menjadi salah satu alasan mengapa Class of Lies layak ditonton.

    Sinopsis: Gi Moo-hyeok, seorang pengacara yang reputasinya hancur akibat sebuah kasus, menyamar sebagai guru di sekolah elit untuk menyelidiki kematian seorang siswa. Dalam penyelidikannya, ia menemukan berbagai praktik bullying, penyalahgunaan kekuasaan, dan rahasia gelap yang selama ini disembunyikan oleh pihak sekolah.

    6. ExtracurricularPerbesarDrama Extracurricular (Foto: Netflix)

    Berbeda dari drama sekolah pada umumnya, Extracurricular menampilkan sisi gelap kehidupan remaja yang penuh tekanan. Drama ini memperlihatkan bagaimana kurangnya perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar dapat mendorong siswa mengambil keputusan yang berbahaya.

    Tema bullying dalam drama ini hadir sebagai bagian dari masalah sosial yang lebih luas. Korban perundungan sering kali merasa sendirian dan tidak memiliki tempat untuk meminta bantuan. Akibatnya, mereka dapat terjebak dalam situasi yang semakin rumit dan berisiko.

    Drama ini memberikan pelajaran bahwa komunikasi antara remaja, keluarga, dan sekolah sangat penting. Ketika seseorang merasa didengar dan didukung, peluang untuk terjerumus ke dalam masalah yang lebih besar dapat diminimalkan.

    Sinopsis: Oh Ji-soo adalah siswa teladan yang diam-diam menjalankan bisnis ilegal demi mengumpulkan uang untuk masa depannya. Namun, ketika rahasianya diketahui oleh teman sekolahnya, kehidupannya mulai berubah dan membawanya ke dalam berbagai konflik yang berbahaya serta sulit dikendalikan.

    7. Revenge of OthersPerbesarRevenge of Others. (Disney Plus Hotstar)

    Drama ini menggabungkan unsur misteri, thriller, dan isu bullying dalam satu cerita yang menegangkan. Penonton diajak melihat bagaimana budaya takut dan bungkam dapat membuat pelaku perundungan terus melakukan tindakan mereka tanpa konsekuensi yang berarti.

    Revenge of Others menunjukkan bahwa korban bullying sering kali merasa tidak memiliki pilihan selain menanggung penderitaan mereka sendiri. Ketika sistem yang seharusnya melindungi justru gagal berfungsi, rasa frustrasi dan kemarahan dapat berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar.

    Selain menyajikan cerita yang penuh teka-teki, drama ini juga mengandung pesan kuat tentang keberanian untuk membela mereka yang tertindas. Kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu nilai utama yang ditonjolkan sepanjang cerita.

    Sinopsis: Ok Chan-mi berusaha mengungkap penyebab kematian misterius saudara kembarnya. Saat menyelidiki kasus tersebut, ia menemukan berbagai tindakan bullying dan kekerasan yang terjadi di sekolah. Pencariannya membawa Chan-mi pada sejumlah rahasia yang melibatkan banyak siswa dan mengubah hidupnya selamanya.

    8. Who Are You: School 2015PerbesarWho Are You: School 2015. Foto: via viki.com

    Drama ini menjadi salah satu serial sekolah paling populer karena berhasil menggambarkan dampak psikologis bullying secara mendalam. Korban perundungan tidak hanya menghadapi tekanan saat kejadian berlangsung, tetapi juga harus berjuang melawan trauma yang terus menghantui mereka.

    Melalui kisah para karakternya, drama ini menunjukkan bahwa dukungan dari teman dan orang-orang terdekat sangat penting bagi proses pemulihan korban bullying. Kehadiran seseorang yang mau mendengarkan dan memahami dapat memberikan harapan baru bagi mereka yang sedang mengalami masa sulit.

    Selain membahas bullying, drama ini juga mengangkat tema identitas, keluarga, dan pencarian jati diri. Perpaduan berbagai tema tersebut membuat cerita terasa emosional sekaligus penuh makna bagi penonton.

    Sinopsis: Drama ini mengikuti kisah saudara kembar identik yang terpisah sejak kecil. Salah satu dari mereka menjadi korban bullying berat di sekolah hingga mengalami tekanan mental yang luar biasa. Setelah sebuah insiden mengubah kehidupan mereka, berbagai rahasia masa lalu mulai terungkap dan membawa keduanya pada perjalanan untuk menemukan kebenaran serta identitas diri masing-masing.

    Pertanyaan dan Jawaban Seputar Drama Korea tentang Bullying di Sekolah

    1. Mengapa drama Korea sering mengangkat tema bullying di sekolah?

    Bullying merupakan salah satu masalah sosial yang cukup serius dan masih terjadi di berbagai negara, termasuk Korea Selatan. Melalui drama, isu ini dapat disampaikan kepada masyarakat secara lebih emosional dan mudah dipahami. Selain menghibur, drama-drama tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran tentang dampak perundungan terhadap korban.

    2. Drama Korea tentang bullying yang paling populer apa saja?

    Beberapa drama Korea bertema bullying yang paling populer adalah The Glory, Weak Hero Class 1, True Beauty, Who Are You: School 2015, School 2013, Class of Lies, Extracurricular, dan Revenge of Others. Drama-drama tersebut mendapat perhatian karena mengangkat kisah yang realistis dan penuh makna.

    3. Apakah semua drama dalam daftar ini berfokus sepenuhnya pada bullying?

    Tidak semuanya. Ada drama yang menjadikan bullying sebagai tema utama, seperti The Glory dan Weak Hero Class 1. Sementara itu, beberapa drama lain menggabungkan isu bullying dengan tema persahabatan, misteri, romansa, atau pencarian jati diri sehingga ceritanya lebih beragam.

    4. Apa pelajaran yang bisa diambil dari drama Korea tentang bullying?

    Drama-drama ini mengajarkan pentingnya empati, keberanian membela korban, serta dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan oleh perundungan. Penonton juga diajak memahami bahwa tindakan bullying, sekecil apa pun, dapat meninggalkan luka emosional yang mendalam bagi korbannya.

    5. Drama Korea mana yang paling emosional dalam menggambarkan dampak bullying?

    The Glory sering dianggap sebagai salah satu drama yang paling emosional karena memperlihatkan bagaimana trauma akibat bullying dapat memengaruhi kehidupan korban hingga dewasa. Drama ini juga menampilkan perjuangan korban dalam mencari keadilan setelah bertahun-tahun menyimpan luka batin.

    Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

    Show AllTantiya Nimas Nuraini, Nisa Mutia SariTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAcara TelevisiDrama korea atau sering disingkat drakor di Indonesia, acara televisi yang diproduksi di rumah pertelevisian di Korea.Lihat Selengkapnyadrama Korea

  • Rekomendasi Drama Korea
  • Bullying Sekolah
  • anti-bullying
  • Pendidikan
  • NAISPR
  • Relevant
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Unjuk Ketangguhan Para Pemain Veteran57 menit yang lalu
    • Teka-teki Neymar Jelang Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Kerendahan Hati Carlo Ancelotti yang Mirip Cristiano Ronaldo5 jam yang lalu
    • Takumi Minamino dan Takehiro Tomiyasu Siap Bela Jepang di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Harry Kane Tak Khawatir Cuaca Terik di Piala Dunia 2026: Sudah Biasa Tuh5 jam yang lalu
    • Lamine Yamal Siap Dimainkan Timnas Spanyol di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Thomas Tuchel Sambut Positif Kepindahan Anthony Gordon ke Barcelona5 jam yang lalu
    • Update Timnas Argentina: Lionel Messi Siap Tampil di Laga Perdana Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Perubahan Mendadak di Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Kobbie Mainoo Jadi Pemain Timnas Inggris Paling Menarik di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?5 jam yang lalu
    • Rayan Cherki Tuai Pujian dari Rekan-Rekannya di Timnas Prancis5 jam yang lalu
    • Tiba di Amerika Serikat, Skuad Timnas Senegal Disambut Prosedur Keamanan Super Ketat7 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    8 Drama Korea tentang Bullying di Sekolah yang Sarat Makna dan Pembelajaran, Wajib Masuk Watchlist

    Berbagai drama Korea secara mendalam mengulas isu perundungan di sekolah. Berikut drama Korea tentang bullying di sekolah yang sarat makna dan pembelajaran.

    OlehTantiya Nimas NurainiDiterbitkan 09 Juni 2026, 15:34 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarSong Hye Kyo dalam drama Korea The Glory (dok Instagram @kyo1122/Maheza Nurmiagita)

    Liputan6.com, Jakarta – Dunia hiburan Korea Selatan, khususnya industri drama, tidak hanya dikenal dengan kisah romansa manis atau fantasi yang memukau. Di balik gemerlapnya, banyak produksi yang berani mengangkat realitas pahit dan kompleks, salah satunya adalah fenomena perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Kisah-kisah ini mengungkap sisi gelap institusi pendidikan, mulai dari kekerasan verbal, fisik, hingga pengucilan psikologis, yang kerap membuat penonton ikut merasakan emosi yang mendalam.

    Rekomendasi drama Korea bertema sekolah dengan sisi gelap dan kasus bullying yang menegangkan ini siap menguras emosi, sekaligus menyajikan pembelajaran penting. Banyak di antaranya dibintangi oleh aktor papan atas dan diadaptasi dari webtoon populer, membuat penonton bukan hanya geregetan, tetapi juga terenyuh oleh perjuangan karakter utamanya. Kualitas produksi premium, sinematografi, akting, serta penulisan naskah yang tinggi menjadi daya tarik tersendiri, ditambah lagi representasi isu yang jarang dibicarakan membuka ruang diskusi tentang pencegahan bullying. Melalui alur cerita mendalam, penonton diajak merenungkan dampak perundungan dan pentingnya empati di lingkungan sekolah.

    Lantas apa saja rekomendasi drama Korea tentang bullying di sekolah yang sarat makna dan pembelajaran yang wajib masuk watchlist? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (9/6/2026), simak ulasan informasinya berikut ini. 

    1. The GloryPerbesarPoster The Glory Part 2. (Foto:Netflix)

    The Glory menjadi salah satu drama Korea yang paling banyak diperbincangkan karena berhasil mengangkat isu bullying sekolah dengan sangat realistis dan emosional. Drama ini menunjukkan bahwa perundungan bukan hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga trauma psikologis yang dapat menghantui korban selama bertahun-tahun. Penonton diajak melihat bagaimana rasa takut, malu, dan putus asa dapat mengubah jalan hidup seseorang secara drastis.

    Salah satu kekuatan utama drama ini adalah penggambaran dampak jangka panjang dari kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah. Tidak sedikit korban bullying yang kesulitan membangun kepercayaan diri, menjalin hubungan sosial, bahkan mengejar cita-cita mereka. Melalui karakter utama, drama ini memperlihatkan bahwa luka batin yang tidak pernah mendapatkan penyelesaian dapat terus membekas hingga dewasa.

    Selain itu, The Glory juga mengkritik berbagai pihak yang memilih diam saat bullying terjadi. Drama ini mengajarkan pentingnya keberanian untuk melindungi korban dan tidak membiarkan pelaku lolos dari tanggung jawab. Pesan moral yang disampaikan terasa kuat karena dekat dengan realitas yang masih sering terjadi di berbagai negara.

    Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

    Lanjut Baca:

    Sinopsis: Moon Dong-eun adalah seorang siswi yang menjadi korban bullying brutal oleh sekelompok teman sekolahnya. Setelah hidupnya hancur akibat perundungan tersebut, ia meninggalkan sekolah dan menjalani hidup dengan satu tujuan besar, yaitu membalas perbuatan para pelaku. Bertahun-tahun kemudian, Dong-eun menyusun rencana yang matang untuk menghadapi mereka satu per satu dan menuntut keadilan atas penderitaan yang pernah dialaminya.

    Show AllTantiya Nimas Nuraini, Nisa Mutia SariTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAcara TelevisiDrama korea atau sering disingkat drakor di Indonesia, acara televisi yang diproduksi di rumah pertelevisian di Korea.Lihat Selengkapnyadrama Korea

  • Rekomendasi Drama Korea
  • Bullying Sekolah
  • anti-bullying
  • Pendidikan
  • NAISPR
  • Relevant
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Unjuk Ketangguhan Para Pemain Veteran37 menit yang lalu
    • Teka-teki Neymar Jelang Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Kerendahan Hati Carlo Ancelotti yang Mirip Cristiano Ronaldo4 jam yang lalu
    • Takumi Minamino dan Takehiro Tomiyasu Siap Bela Jepang di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Harry Kane Tak Khawatir Cuaca Terik di Piala Dunia 2026: Sudah Biasa Tuh5 jam yang lalu
    • Lamine Yamal Siap Dimainkan Timnas Spanyol di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Thomas Tuchel Sambut Positif Kepindahan Anthony Gordon ke Barcelona5 jam yang lalu
    • Update Timnas Argentina: Lionel Messi Siap Tampil di Laga Perdana Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Perubahan Mendadak di Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Kobbie Mainoo Jadi Pemain Timnas Inggris Paling Menarik di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?5 jam yang lalu
    • Rayan Cherki Tuai Pujian dari Rekan-Rekannya di Timnas Prancis5 jam yang lalu
    • Tiba di Amerika Serikat, Skuad Timnas Senegal Disambut Prosedur Keamanan Super Ketat6 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    8 Drama Korea tentang Bullying di Sekolah yang Sarat Makna dan Pembelajaran, Wajib Masuk Watchlist

    Berbagai drama Korea secara mendalam mengulas isu perundungan di sekolah. Berikut drama Korea tentang bullying di sekolah yang sarat makna dan pembelajaran.

    OlehTantiya Nimas NurainiDiterbitkan 09 Juni 2026, 15:34 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarSong Hye Kyo dalam drama Korea The Glory (dok Instagram @kyo1122/Maheza Nurmiagita)

    Liputan6.com, Jakarta – Dunia hiburan Korea Selatan, khususnya industri drama, tidak hanya dikenal dengan kisah romansa manis atau fantasi yang memukau. Di balik gemerlapnya, banyak produksi yang berani mengangkat realitas pahit dan kompleks, salah satunya adalah fenomena perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Kisah-kisah ini mengungkap sisi gelap institusi pendidikan, mulai dari kekerasan verbal, fisik, hingga pengucilan psikologis, yang kerap membuat penonton ikut merasakan emosi yang mendalam.

    Rekomendasi drama Korea bertema sekolah dengan sisi gelap dan kasus bullying yang menegangkan ini siap menguras emosi, sekaligus menyajikan pembelajaran penting. Banyak di antaranya dibintangi oleh aktor papan atas dan diadaptasi dari webtoon populer, membuat penonton bukan hanya geregetan, tetapi juga terenyuh oleh perjuangan karakter utamanya. Kualitas produksi premium, sinematografi, akting, serta penulisan naskah yang tinggi menjadi daya tarik tersendiri, ditambah lagi representasi isu yang jarang dibicarakan membuka ruang diskusi tentang pencegahan bullying. Melalui alur cerita mendalam, penonton diajak merenungkan dampak perundungan dan pentingnya empati di lingkungan sekolah.

    Lantas apa saja rekomendasi drama Korea tentang bullying di sekolah yang sarat makna dan pembelajaran yang wajib masuk watchlist? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (9/6/2026), simak ulasan informasinya berikut ini. 

    1. The GloryPerbesarPoster The Glory Part 2. (Foto:Netflix)

    The Glory menjadi salah satu drama Korea yang paling banyak diperbincangkan karena berhasil mengangkat isu bullying sekolah dengan sangat realistis dan emosional. Drama ini menunjukkan bahwa perundungan bukan hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga trauma psikologis yang dapat menghantui korban selama bertahun-tahun. Penonton diajak melihat bagaimana rasa takut, malu, dan putus asa dapat mengubah jalan hidup seseorang secara drastis.

    Salah satu kekuatan utama drama ini adalah penggambaran dampak jangka panjang dari kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah. Tidak sedikit korban bullying yang kesulitan membangun kepercayaan diri, menjalin hubungan sosial, bahkan mengejar cita-cita mereka. Melalui karakter utama, drama ini memperlihatkan bahwa luka batin yang tidak pernah mendapatkan penyelesaian dapat terus membekas hingga dewasa.

    Selain itu, The Glory juga mengkritik berbagai pihak yang memilih diam saat bullying terjadi. Drama ini mengajarkan pentingnya keberanian untuk melindungi korban dan tidak membiarkan pelaku lolos dari tanggung jawab. Pesan moral yang disampaikan terasa kuat karena dekat dengan realitas yang masih sering terjadi di berbagai negara.

    Sinopsis: Moon Dong-eun adalah seorang siswi yang menjadi korban bullying brutal oleh sekelompok teman sekolahnya. Setelah hidupnya hancur akibat perundungan tersebut, ia meninggalkan sekolah dan menjalani hidup dengan satu tujuan besar, yaitu membalas perbuatan para pelaku. Bertahun-tahun kemudian, Dong-eun menyusun rencana yang matang untuk menghadapi mereka satu per satu dan menuntut keadilan atas penderitaan yang pernah dialaminya.

    2. Weak Hero Class 1PerbesarDrama Weak Hero Class 1 (Dok: Instagram @wavve.official)

    Drama ini menawarkan pendekatan yang berbeda dalam mengangkat tema bullying. Karakter utama, Yeon Si-eun, bukanlah siswa yang kuat secara fisik, tetapi memiliki kecerdasan luar biasa yang membantunya menghadapi para pembully. Hal ini menunjukkan bahwa keberanian tidak selalu ditentukan oleh kekuatan fisik, melainkan juga kemampuan berpikir dan keteguhan mental.

    Weak Hero Class 1 menggambarkan lingkungan sekolah yang keras, di mana kekerasan sering dianggap sebagai cara untuk menunjukkan kekuasaan. Drama ini memperlihatkan bagaimana korban bullying sering kali dipandang lemah dan tidak berdaya, padahal mereka sebenarnya sedang berjuang keras untuk bertahan dalam situasi yang sulit.

    Di balik adegan-adegan penuh ketegangan, drama ini juga menyoroti arti persahabatan yang sesungguhnya. Dukungan dari teman-teman yang peduli menjadi faktor penting dalam membantu seseorang menghadapi tekanan dan rasa takut. Pesan tentang solidaritas dan kesetiaan menjadi salah satu nilai yang paling menonjol dalam drama ini.

    Sinopsis: Yeon Si-eun adalah siswa berprestasi yang lebih mengandalkan kecerdasan daripada kekuatan fisik. Ketika menjadi sasaran kelompok pembully di sekolahnya, ia menggunakan strategi dan kecerdikannya untuk melawan. Dalam proses tersebut, ia menjalin persahabatan dengan beberapa siswa lain dan bersama-sama menghadapi berbagai ancaman yang datang dari lingkungan sekolah yang penuh kekerasan.

    3. True BeautyPerbesarNonton episode lengkap drama True Beauty di Vidio. (Dok. Vidio)

    Meski dikenal sebagai drama romantis remaja, True Beauty menyimpan pesan yang cukup mendalam tentang bullying akibat penampilan fisik. Drama ini menggambarkan bagaimana seseorang dapat menjadi sasaran ejekan hanya karena dianggap tidak memenuhi standar kecantikan yang berlaku di lingkungan sosialnya.

    Tekanan sosial yang dialami tokoh utama menunjukkan bahwa bullying tidak selalu berupa kekerasan fisik. Komentar negatif, hinaan, dan pengucilan juga dapat meninggalkan luka emosional yang serius. Banyak remaja yang kehilangan rasa percaya diri karena terus-menerus mendapatkan perlakuan seperti itu dari teman sebaya.

    Melalui perjalanan karakternya, drama ini mengajarkan pentingnya menerima diri sendiri. Penampilan luar mungkin dapat menarik perhatian orang lain, tetapi karakter, kejujuran, dan kepercayaan diri adalah hal yang jauh lebih berharga dalam membangun hubungan yang sehat.

    Sinopsis: Lim Ju-kyung adalah siswi yang sering menjadi korban ejekan karena wajahnya dianggap tidak menarik. Setelah mempelajari teknik makeup, ia berhasil mengubah penampilannya dan menjadi populer di sekolah baru. Namun, di balik popularitas tersebut, ia terus hidup dalam ketakutan karena rahasia wajah aslinya bisa terbongkar kapan saja.

    4. School 2013PerbesarNonton drama Korea School 2013 selengkapnya di aplikasi Vidio. (Dok. Vidio)

    School 2013 merupakan salah satu drama sekolah yang menampilkan berbagai persoalan remaja secara realistis, termasuk bullying. Drama ini tidak hanya fokus pada korban, tetapi juga memperlihatkan faktor-faktor yang mendorong seseorang menjadi pelaku perundungan.

    Melalui berbagai konflik yang muncul, penonton dapat memahami bahwa lingkungan keluarga, tekanan akademik, dan masalah sosial sering kali berkontribusi terhadap perilaku negatif siswa. Drama ini berusaha menunjukkan bahwa setiap tindakan memiliki latar belakang yang kompleks dan tidak bisa dinilai secara hitam-putih.

    Selain itu, School 2013 menyoroti peran penting guru dalam membimbing siswa. Seorang guru yang peduli tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga membantu murid menghadapi berbagai persoalan hidup. Nilai kemanusiaan yang diangkat membuat drama ini terasa relevan hingga sekarang.

    Sinopsis: Drama ini mengikuti kehidupan para siswa dan guru di sebuah sekolah menengah yang dipenuhi berbagai masalah, mulai dari bullying, kekerasan, persaingan akademik, hingga konflik keluarga. Di tengah berbagai tantangan tersebut, para guru berusaha membantu murid-murid mereka menemukan jalan yang lebih baik untuk masa depan.

    5. Class of LiesPerbesarClass of Lies (Foto: Viu)

    Class of Lies memperlihatkan bahwa bullying dapat terjadi bahkan di sekolah yang terlihat elit dan bergengsi. Drama ini mengungkap bagaimana status sosial, kekayaan, dan pengaruh keluarga sering kali digunakan untuk menutupi tindakan salah yang dilakukan oleh para siswa.

    Salah satu aspek menarik dari drama ini adalah penggambaran bullying yang lebih kompleks. Bentuk perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga manipulasi, intimidasi, hingga penghancuran reputasi seseorang. Semua tindakan tersebut dapat memberikan dampak yang sama beratnya bagi korban.

    Drama ini juga mengajarkan pentingnya keberanian untuk mengungkap kebenaran. Ketika banyak orang memilih diam karena takut terhadap kekuasaan, ketidakadilan akan terus berulang. Pesan ini menjadi salah satu alasan mengapa Class of Lies layak ditonton.

    Sinopsis: Gi Moo-hyeok, seorang pengacara yang reputasinya hancur akibat sebuah kasus, menyamar sebagai guru di sekolah elit untuk menyelidiki kematian seorang siswa. Dalam penyelidikannya, ia menemukan berbagai praktik bullying, penyalahgunaan kekuasaan, dan rahasia gelap yang selama ini disembunyikan oleh pihak sekolah.

    6. ExtracurricularPerbesarDrama Extracurricular (Foto: Netflix)

    Berbeda dari drama sekolah pada umumnya, Extracurricular menampilkan sisi gelap kehidupan remaja yang penuh tekanan. Drama ini memperlihatkan bagaimana kurangnya perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar dapat mendorong siswa mengambil keputusan yang berbahaya.

    Tema bullying dalam drama ini hadir sebagai bagian dari masalah sosial yang lebih luas. Korban perundungan sering kali merasa sendirian dan tidak memiliki tempat untuk meminta bantuan. Akibatnya, mereka dapat terjebak dalam situasi yang semakin rumit dan berisiko.

    Drama ini memberikan pelajaran bahwa komunikasi antara remaja, keluarga, dan sekolah sangat penting. Ketika seseorang merasa didengar dan didukung, peluang untuk terjerumus ke dalam masalah yang lebih besar dapat diminimalkan.

    Sinopsis: Oh Ji-soo adalah siswa teladan yang diam-diam menjalankan bisnis ilegal demi mengumpulkan uang untuk masa depannya. Namun, ketika rahasianya diketahui oleh teman sekolahnya, kehidupannya mulai berubah dan membawanya ke dalam berbagai konflik yang berbahaya serta sulit dikendalikan.

    7. Revenge of OthersPerbesarRevenge of Others. (Disney Plus Hotstar)

    Drama ini menggabungkan unsur misteri, thriller, dan isu bullying dalam satu cerita yang menegangkan. Penonton diajak melihat bagaimana budaya takut dan bungkam dapat membuat pelaku perundungan terus melakukan tindakan mereka tanpa konsekuensi yang berarti.

    Revenge of Others menunjukkan bahwa korban bullying sering kali merasa tidak memiliki pilihan selain menanggung penderitaan mereka sendiri. Ketika sistem yang seharusnya melindungi justru gagal berfungsi, rasa frustrasi dan kemarahan dapat berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar.

    Selain menyajikan cerita yang penuh teka-teki, drama ini juga mengandung pesan kuat tentang keberanian untuk membela mereka yang tertindas. Kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu nilai utama yang ditonjolkan sepanjang cerita.

    Sinopsis: Ok Chan-mi berusaha mengungkap penyebab kematian misterius saudara kembarnya. Saat menyelidiki kasus tersebut, ia menemukan berbagai tindakan bullying dan kekerasan yang terjadi di sekolah. Pencariannya membawa Chan-mi pada sejumlah rahasia yang melibatkan banyak siswa dan mengubah hidupnya selamanya.

    8. Who Are You: School 2015PerbesarWho Are You: School 2015. Foto: via viki.com

    Drama ini menjadi salah satu serial sekolah paling populer karena berhasil menggambarkan dampak psikologis bullying secara mendalam. Korban perundungan tidak hanya menghadapi tekanan saat kejadian berlangsung, tetapi juga harus berjuang melawan trauma yang terus menghantui mereka.

    Melalui kisah para karakternya, drama ini menunjukkan bahwa dukungan dari teman dan orang-orang terdekat sangat penting bagi proses pemulihan korban bullying. Kehadiran seseorang yang mau mendengarkan dan memahami dapat memberikan harapan baru bagi mereka yang sedang mengalami masa sulit.

    Selain membahas bullying, drama ini juga mengangkat tema identitas, keluarga, dan pencarian jati diri. Perpaduan berbagai tema tersebut membuat cerita terasa emosional sekaligus penuh makna bagi penonton.

    Sinopsis: Drama ini mengikuti kisah saudara kembar identik yang terpisah sejak kecil. Salah satu dari mereka menjadi korban bullying berat di sekolah hingga mengalami tekanan mental yang luar biasa. Setelah sebuah insiden mengubah kehidupan mereka, berbagai rahasia masa lalu mulai terungkap dan membawa keduanya pada perjalanan untuk menemukan kebenaran serta identitas diri masing-masing.

    Pertanyaan dan Jawaban Seputar Drama Korea tentang Bullying di Sekolah

    1. Mengapa drama Korea sering mengangkat tema bullying di sekolah?

    Bullying merupakan salah satu masalah sosial yang cukup serius dan masih terjadi di berbagai negara, termasuk Korea Selatan. Melalui drama, isu ini dapat disampaikan kepada masyarakat secara lebih emosional dan mudah dipahami. Selain menghibur, drama-drama tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran tentang dampak perundungan terhadap korban.

    2. Drama Korea tentang bullying yang paling populer apa saja?

    Beberapa drama Korea bertema bullying yang paling populer adalah The Glory, Weak Hero Class 1, True Beauty, Who Are You: School 2015, School 2013, Class of Lies, Extracurricular, dan Revenge of Others. Drama-drama tersebut mendapat perhatian karena mengangkat kisah yang realistis dan penuh makna.

    3. Apakah semua drama dalam daftar ini berfokus sepenuhnya pada bullying?

    Tidak semuanya. Ada drama yang menjadikan bullying sebagai tema utama, seperti The Glory dan Weak Hero Class 1. Sementara itu, beberapa drama lain menggabungkan isu bullying dengan tema persahabatan, misteri, romansa, atau pencarian jati diri sehingga ceritanya lebih beragam.

    4. Apa pelajaran yang bisa diambil dari drama Korea tentang bullying?

    Drama-drama ini mengajarkan pentingnya empati, keberanian membela korban, serta dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan oleh perundungan. Penonton juga diajak memahami bahwa tindakan bullying, sekecil apa pun, dapat meninggalkan luka emosional yang mendalam bagi korbannya.

    5. Drama Korea mana yang paling emosional dalam menggambarkan dampak bullying?

    The Glory sering dianggap sebagai salah satu drama yang paling emosional karena memperlihatkan bagaimana trauma akibat bullying dapat memengaruhi kehidupan korban hingga dewasa. Drama ini juga menampilkan perjuangan korban dalam mencari keadilan setelah bertahun-tahun menyimpan luka batin.

    Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

    Show AllTantiya Nimas Nuraini, Nisa Mutia SariTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAcara TelevisiDrama korea atau sering disingkat drakor di Indonesia, acara televisi yang diproduksi di rumah pertelevisian di Korea.Lihat Selengkapnyadrama Korea

  • Rekomendasi Drama Korea
  • Bullying Sekolah
  • anti-bullying
  • Pendidikan
  • NAISPR
  • Relevant
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Unjuk Ketangguhan Para Pemain Veteran57 menit yang lalu
    • Teka-teki Neymar Jelang Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Kerendahan Hati Carlo Ancelotti yang Mirip Cristiano Ronaldo5 jam yang lalu
    • Takumi Minamino dan Takehiro Tomiyasu Siap Bela Jepang di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Harry Kane Tak Khawatir Cuaca Terik di Piala Dunia 2026: Sudah Biasa Tuh5 jam yang lalu
    • Lamine Yamal Siap Dimainkan Timnas Spanyol di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Thomas Tuchel Sambut Positif Kepindahan Anthony Gordon ke Barcelona5 jam yang lalu
    • Update Timnas Argentina: Lionel Messi Siap Tampil di Laga Perdana Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Perubahan Mendadak di Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Kobbie Mainoo Jadi Pemain Timnas Inggris Paling Menarik di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?5 jam yang lalu
    • Rayan Cherki Tuai Pujian dari Rekan-Rekannya di Timnas Prancis5 jam yang lalu
    • Tiba di Amerika Serikat, Skuad Timnas Senegal Disambut Prosedur Keamanan Super Ketat7 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya