GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif Terbesar di Dunia, Kok Bisa?

Otomotif11 Dilihat

DermayuMagz.com — Pameran otomotif berskala internasional, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kembali mencuri perhatian dunia. Ajang yang secara konsisten digelar setiap tahun ini kini diakui sebagai salah satu pameran otomotif paling bergengsi dan terbesar di dunia, khususnya di luar wilayah China, serta memegang predikat sebagai yang terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, mengungkapkan bahwa keberhasilan GIIAS 2026 tidak lepas dari tingginya antusiasme para peserta. Menurutnya, pertumbuhan jumlah peserta yang terus meningkat dari tahun ke tahun menjadi bukti nyata bahwa ekosistem otomotif Indonesia semakin diperhitungkan di kancah global.

“Ini yang terlengkap dan terbanyak selama ini. Sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu pameran otomotif terbesar di dunia di luar China dan terbesar se-Asia Tenggara,” ujar Putu Juli Ardika saat memberikan sambutan pada pembukaan GIIAS 2026.

Lebih dari sekadar ajang pameran produk, GIIAS 2026 menjadi wadah bagi pelaku industri untuk memamerkan inovasi teknologi terbaru. Salah satu fokus utama tahun ini adalah komitmen terhadap transformasi industri menuju kendaraan rendah emisi. Berbagai lini kendaraan elektrifikasi, mulai dari Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), hingga Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), mendominasi lantai pameran.

Selain pameran kendaraan, penyelenggara juga menyediakan ruang edukasi melalui Gaikindo International Automotive Conference (GIAC). Konferensi ini menjadi ajang diskusi strategis bagi para pakar dan pelaku industri untuk membedah tantangan serta peluang di sektor otomotif, baik dalam lingkup nasional maupun internasional.

Ketahanan Industri di Tengah Tantangan

Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, industri otomotif tanah air menunjukkan resiliensi yang mengagumkan. Data menunjukkan bahwa performa pasar domestik tetap berada di jalur positif. Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, volume penjualan mobil di dalam negeri tercatat mencapai 436.564 unit, mencatatkan kenaikan sebesar 15,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tidak hanya pasar domestik, sektor ekspor pun memberikan kontribusi signifikan. Putu Juli menyebutkan bahwa kinerja ekspor kendaraan utuh tumbuh sebesar 7,7 persen dengan total 250.705 unit hingga Juni 2026. Yang lebih membanggakan, sektor ekspor komponen otomotif mengalami lonjakan luar biasa hingga mencapai 112 persen.

Pencapaian ini didorong oleh peran besar lebih dari 1,5 juta tenaga kerja yang terlibat dalam rantai pasok industri. Oleh karena itu, Gaikindo terus berupaya memperkuat ekosistem industri kecil dan menengah (IKM) serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar Indonesia tetap menjadi basis produksi otomotif yang kompetitif dan berkelanjutan.

Apresiasi dari Pemerintah

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, yang hadir langsung dalam pembukaan acara, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan GIIAS. Ia membandingkan GIIAS dengan pameran otomotif besar lainnya di dunia, seperti di Jepang yang umumnya diadakan dua tahun sekali.

Agus menegaskan bahwa GIIAS telah bertransformasi menjadi barometer masa depan mobilitas di Indonesia. Baginya, pameran ini bukan sekadar tempat terjadinya transaksi jual-beli kendaraan, melainkan sebuah jendela bagi masyarakat untuk melihat teknologi masa depan yang akan segera mengaspal di jalanan Indonesia.

Dengan hadirnya puluhan merek otomotif global dan beragam peluncuran teknologi elektrifikasi terkini, GIIAS 2026 semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai hub industri otomotif yang strategis di kawasan Asia Tenggara. Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu para anggota Gaikindo untuk terus berinovasi dan meningkatkan kapasitas produksi demi memperkokoh daya saing nasional.