Statistik Awal Musim Rasmus Hojlund: Dampak bagi Performa Man Utd

bola20 Dilihat

Statistik Awal Musim Rasmus Hojlund Bikin Pusing

Rasmus Hojlund kesulitan dalam skema Napoli asuhan Massimiliano Allegri. Statistik Opta menunjukkan minimnya sentuhan sang striker di kotak penalti.

OlehAsad ArifinDiterbitkan 23 September 2026, 21:08 WIBShareCopy LinkBatalkanPemain Napoli , Rasmus Hojlund, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Cremonese yang dijaga Emil Audero pada laga lanjutan Liga Italia di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Minggu (28/12/2025) malam WIB. (Alberto Mariani/LaPresse via AP)

Hojlund diharapkan menjadi mesin gol Napoli setelah mencetak 12 gol dari 33 laga musim 2026/2027. Namun, statistik lima pertandingan awal Serie A menunjukkan keterlibatannya di area berbahaya masih sangat minim.

Menurut data Opta, Hojlund hanya mencatat satu sentuhan di kotak penalti lawan setiap 26 menit. Angka tersebut menjadi salah satu yang terendah di antara penyerang tengah Serie A.

Situasi Hojlund berjalan beriringan dengan start Napoli yang kurang meyakinkan. Partenopei hanya mengumpulkan tujuh poin dari lima pertandingan, sekaligus menjadi awal musim terburuk mereka sejak 2015/2016.

Statistik Hojlund Jadi SorotanSelebrasi Rasmus Hojlund usai mencetak gol di laga Napoli vs Genoa di pekan ke-6 Serie A 2025/2026 di Stadio Diego Armando Maradona, Minggu (05/10/2025) malam WIB. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)

Hojlund baru mencatat 14 sentuhan di kotak penalti lawan dalam lima pertandingan Serie A. Dari penyerang tengah yang telah bermain sedikitnya 350 menit, hanya Paul Mendy dari Cagliari yang memiliki angka lebih rendah dengan satu sentuhan setiap 33 menit.

Hojlund sejauh ini baru mencetak dua gol dalam lima laga Serie A. Mendy yang masih berusia 19 tahun baru mengoleksi satu gol, tetapi keterlibatannya di kotak penalti juga sangat terbatas.

Minimnya sentuhan Hojlund sejalan dengan produktivitas Napoli yang baru mencetak tujuh gol. Di antara 10 tim teratas klasemen, hanya Cagliari yang memiliki jumlah gol lebih sedikit dengan lima gol.

Allegri Perlu Temukan SolusiPelatih Napoli Massimiliano Allegri (tengah) bereaksi dalam laga Liga Champions antara Napoli vs Arsenal di Naples, Italia, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Kondisi tersebut menunjukkan persoalan Napoli bukan hanya soal penyelesaian akhir Hojlund. Penyerang tengah utama Napoli dan Cagliari justru menjadi pemain dengan jumlah sentuhan paling sedikit di kotak penalti lawan setelah lima pertandingan.

Hojlund membutuhkan suplai bola yang lebih konsisten agar bisa menjalankan perannya sebagai ujung tombak. Minimnya sentuhan di area penalti membuat kontribusinya dalam fase akhir serangan ikut terbatas.

Laporan dari Italia menyebut Massimiliano Allegri frustrasi dengan para pemainnya, terutama mereka yang berpengalaman, karena menilai sikap mereka buruk pada pertandingan awal musim.

Sementara, dengan Napoli baru meraih tujuh poin, Allegri perlu segera memperbaiki produktivitas tim sekaligus mengoptimalkan peran Hojlund.

Sumber: Football Italia

Lanjut Baca:

Duel Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo Berlanjut Sebagai Pemilik Klub

Asad ArifinTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

Ajang OlahragaSerie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di ItaliaLihat SelengkapnyaSerie A

  • Ajang OlahragaSerie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016Lihat SelengkapnyaLiga Italia
  • Napoli
  • Massimiliano Allegri
  • Rasmus Hojlund
  • Sixtainability

    • BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 jam yang lalu
    • Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya11 jam yang lalu
    • Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi1 hari yang lalu
    • PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah1 hari yang lalu
    • Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton4 hari yang lalu
    • 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi4 hari yang lalu
    • Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan5 hari yang lalu
    • Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan5 hari yang lalu
    • Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru5 hari yang lalu
    • Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya5 hari yang lalu
    • Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
    • Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan1 minggu yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Duel Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo Berlanjut Sebagai Pemilik Klub

    Rivalitas Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo berlanjut ke luar lapangan. Keduanya mulai merambah bisnis kepemilikan klub.

    OlehNaila AdzkhiaDiterbitkan 24 September 2026, 11:30 WIBShareCopy LinkBatalkanSuperstar Argentina Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dari Portugal. . (Adrian DENNIS, Roman KRUCHININ / AFP)

    Messi semakin aktif membangun portofolio bisnis sepak bolanya sepanjang 2026. Bintang asal Argentina tersebut terlibat dalam dua klub Spanyol, yakni UE Cornella dan CD Eldense.

    Sementara itu, Cristiano Ronaldo juga mulai menancapkan pengaruhnya di balik layar sepak bola. Pada Februari 2026, perusahaan investasinya, CR7 Sports Investments, mengumumkan akuisisi 25 persen saham UD Almeria.

    Perbedaan pendekatan keduanya pun mulai terlihat. Messi memiliki sejumlah investasi di klub dengan fokus pengembangan sepak bola, sedangkan Ronaldo telah mengumumkkan kepemilikan saham di Almeria. Lantas bagaimana peta bisnis kedua pemain tersebut dan siapa yang paling agresif memperluas investasinya?

    Messi Perluas Bisnis Klub, dari Cornella hingga EldensePemain Argentina Lionel Messi merayakan gol pembuka timnya melawan Tanjung Verde selama pertandingan sepak bola babak 32 besar Piala Dunia di Miami Gardens, Florida, Jumat, (03/07/2026). (AP Photo/Rebecca Blackwell)

    Langkah terbaru Messi berkaitan dengan CD Eldense. Kesepakatan yang diumumkan pada September 2026 mencakup rencana akuisisi 100 persen saham klub asal Alicante tersebut. Namun, transaksi itu masih memerlukan persetujuan resmi sebelum dinyatakan rampung. Dilansir dari Marca, perkembangan kesepakatan ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam perjalanan bisnis Messi.

    Sebelum Eldense, Messi lebih dahulu mengakuisisi 85,05 persen saham UE Cornella pada April 2026. Klub asal Catalunya itu berkompetisi di Tercera Federacion dan dikenal memiliki struktur pembinaan pemain muda. Setelah kesepakatan diumumkan, Messi menyampaikan keinginannya untuk membantu perkembangan klub dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan tim.

    Portofolio Messi juga menjangkau Amerika Selatan. Ia memiliki saham minoritas di Deportivo LSM, klub Uruguay yang berkaitan dengan Luis Suarez. Sementara itu, Leones de Rosario, klub yang berdiri pada 2015, dipimpin oleh Matias Messi. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mencatat klub tersebut sebagai anggota terafiliasi dan mencantumkan Matias sebagai presidennya.

    Di Amerika Serikat, posisi Messi di Inter Miami berbeda dengan kepemilikan langsungnya di klub-klub Spanyol. Ia belum tercatat sebagai pemegang saham pengendali klub tersebut. Namun, kontraknya dilaporkan mencakup opsi untuk membeli saham Inter Miami setelah karier bermainnya berakhir. Persentase kepemilikan yang mungkin diperoleh belum dikonfirmasi secara terbuka.

    Lanjut Baca:

    Berbeda dengan Messi, investasi klub Ronaldo yang diumumkan secara resmi pada 2026 berpusat pada UD Almeria. Pada Februari, CR7 Sports Investments mengumumkan pembelian 25 persen saham klub yang berkompetisi di Segunda Division Spanyol tersebut. Nilai transaksi dan rincian finansialnya tidak dipublikasikan.
    Ronaldo menyebut investasi itu sebagai bagian dari keinginannya untuk terlibat dalam kepemilikan klub sepak bola dalam jangka panjang. Ia juga berharap dapat berkontribusi terhadap perkembangan Almeria. Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya memperluas aktivitas bisnis di luar karier sebagai pemain.
    Nama Al-Nassr juga muncul dalam pembahasan bisnis Ronaldo. Sejumlah laporan mengaitkannya dengan hubungan kepemilikan saham di klub Arab Saudi tersebut, tempat ia masih bermain. Namun, rincian pasti mengenai investasi Ronaldo di Al-Nassr belum terdokumentasi secara terbuka dengan tingkat kejelasan yang sama seperti pembelian saham Almeria.
    Persaingan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo ternyata belum berakhir dengan keduanya mulai merambah dunia bisnis. Messi semakin gencar memperluas portofolio klubnya di berbagai negara, sementara Ronaldo telah mengamankan 25 persen saham Almeria. Duel dua megabintang ini kini memasuki babak baru, bukan lagi soal gol dan trofi, melainkan langkah mereka membangun kerajaan bisnis di dunia sepak bola.

    Show AllNaila Adzkhia, Harley IkhsanTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

    Add as a preferred source on Google

    Tim SepakbolaCristiano Ronaldo merupakan pemain sepak bola asal Portugal. Ronaldo kini bergabung dengan tim Real Madrid.Lihat SelengkapnyaCristiano Ronaldo

  • AtletLionel Messi adalah pemain sepak bola berbakat asal Argentina yang tergabung dalam klub BarcelonaLihat SelengkapnyaLionel Messi
  • Pemilik Klub Sepak Bola
  • Sixtainability

    • BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 jam yang lalu
    • Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya11 jam yang lalu
    • Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi1 hari yang lalu
    • PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah1 hari yang lalu
    • Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton4 hari yang lalu
    • 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi4 hari yang lalu
    • Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan5 hari yang lalu
    • Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan5 hari yang lalu
    • Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru5 hari yang lalu
    • Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya5 hari yang lalu
    • Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
    • Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan1 minggu yang lalu

    Lihat Selengkapnya