Gabriel Jesus resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Barcelona.

Jesus menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama Barcelona. Pemain berusia 29 tahun itu akan berada di Camp Nou hingga 2029.

“Arsenal dan FC Barcelona telah mencapai kesepakatan untuk transfer Gabriel Jesus ke Blaugrana. Penyerang Brasil tersebut bergabung sebagai Culer untuk tiga musim,” tulis Barcelona dalam pernyataan resmi klub.

Barcelona memang sudah mencari tambahan penyerang baru sepanjang musim panas. Kebutuhan tersebut semakin meningkat setelah mereka berpisah dengan Robert Lewandowski dan Ferran Torres.

Awalnya, Julian Alvarez menjadi target utama Hansi Flick dan Deco. Namun, Atletico Madrid tidak bersedia membuka negosiasi untuk melepas penyerang Argentina tersebut sehingga Barcelona harus mengalihkan perhatian kepada pemain lain.

Gabriel Jesus kemudian muncul sebagai opsi yang menarik. Situasi kontraknya di Arsenal membuatnya tersedia sebagai peluang di pasar transfer. Kontrak sang penyerang bersama The Gunners sebelumnya masih berlaku hingga 2027.

Barcelona harus membayar 10 juta euro untuk mendapatkan Jesus, ditambah bonus hingga 4 juta euro berdasarkan sejumlah variabel. Arsenal juga mempertahankan klausul 20 persen dari keuntungan penjualan Jesus pada masa mendatang.

Transfer ini tetap mengandung risiko bagi Barcelona mengingat Jesus cukup sering mengalami masalah kebugaran dalam beberapa tahun terakhir. Namun, dengan biaya transfer yang relatif terjangkau dan pengalaman yang dimilikinya, Jesus bisa menjadi solusi jangka pendek yang menarik bagi juara La Liga tersebut.

Selama empat tahun membela Arsenal, Gabriel Jesus mencatatkan 32 gol dan 22 assist. Kariernya di London sempat terganggu cedera ACL yang dialaminya pada Januari 2025. Cedera tersebut membuatnya harus menepi selama hampir satu tahun.

Jesus akhirnya kembali bermain dan masih memberikan kontribusi dalam perjalanan Arsenal meraih gelar Premier League musim lalu. Ia mencetak tiga gol dari 14 penampilan.

Kini, Jesus akan memulai babak baru dalam kariernya bersama Barcelona. Arsenal pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi sang penyerang selama berada di Emirates Stadium.

“Kami berterima kasih kepada Gabby atas kontribusinya selama empat tahun bersama klub dan mendoakan kebahagiaan serta kesuksesan untuknya dan keluarganya di masa depan,” tulis Arsenal di laman resmi mereka baru-baru ini.

Sumber: FC Barcelona, Arsenal

Hansi Flick Ungkap Alasan Tarik Lamine Yamal saat Barcelona Bantai Alaves

4 Pemain Terbaik Barcelona Saat Pesta Gol ke Gawang Alaves

Barcelona dan Atletico Siap Tampung Pemain Bermasalah Manchester United

Prediksi Atletico Madrid vs Bayern: Duel Sengit di Metropolitano

Prediksi Atletico Madrid vs Bayern di Liga Champions 2026/2027. Simak kekuatan kedua tim, rekor pertemuan, dan perkiraan skor.

Atletico bermain imbang 1-1 di markas Stuttgart, sedangkan Bayern harus puas berbagi poin setelah ditahan Arsenal 2-2. Hasil tersebut membuat kedua tim membutuhkan kemenangan untuk menjaga persaingan di fase liga.

Bayern memiliki catatan pertemuan lebih baik secara keseluruhan. Namun, Atletico punya rekor kandang yang sulit ditembus klub-klub Jerman. Kondisi itu membuat duel di Madrid berpotensi berlangsung ketat hingga menit akhir.

Atletico memiliki modal kuat ketika bermain di hadapan pendukung sendiri. Pasukan Diego Simeone memenangi 10 dari 12 pertandingan kandang terakhir pada fase grup dan fase liga Liga Champions, dengan dua kekalahan. Mereka juga berhasil mencetak gol dalam 20 pertandingan kandang beruntun di kompetisi tersebut.

Rekor Atletico melawan klub Bundesliga di kandang juga patut diperhitungkan. Mereka tidak terkalahkan dalam 16 pertandingan terakhir, dengan 12 kemenangan dan empat hasil imbang. Kemenangan 5-1 atas Eintracht Frankfurt pada matchday kedua musim lalu menjadi hasil terbaru dalam catatan tersebut.

Bayern datang dengan performa yang tidak kalah meyakinkan. Mereka hanya menelan satu kekalahan dalam 12 pertandingan terakhir di Liga Champions, dengan delapan kemenangan dan tiga hasil imbang. Selain itu, Die Roten selalu mencetak gol dalam 24 pertandingan terakhir di kompetisi Eropa tersebut.

Catatan tandang Bayern juga menunjukkan potensi ancaman besar. Kedua tim selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan tandang terakhir mereka di Liga Champions. Artinya, pertahanan Atletico harus bekerja ekstra untuk menghentikan produktivitas tim tamu.

Dari delapan pertemuan sebelumnya, Bayern mengoleksi empat kemenangan, sedangkan Atletico menang dua kali dan dua laga lainnya berakhir imbang. Bayern juga tidak terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhir, termasuk kemenangan 4-0 dan hasil imbang 1-1 pada fase grup Liga Champions 2020/2021.

Meski demikian, Atletico punya catatan positif di Metropolitano. Mereka belum pernah kalah dalam tiga pertandingan kandang melawan Bayern di Liga Champions, dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Harry Kane menjadi ancaman utama bagi lini belakang Atletico. Penyerang Inggris tersebut selalu mencetak gol dalam 10 penampilan terakhirnya di Liga Champions. Ia juga telah mengoleksi 58 gol di kompetisi utama Liga Champions dan berpeluang memperpanjang catatan tersebut di Madrid.
Di kubu tuan rumah, Atletico membutuhkan kontribusi lini serang untuk mempertahankan tren produktif di kandang. Pengalaman Koke juga bisa menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan permainan menghadapi tekanan Bayern.