DermayuMagz.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi mengambil langkah tegas menyusul insiden kecelakaan maut yang melibatkan truk molen di Bekasi pada Minggu (1/11/2026). Otoritas transportasi nasional tersebut menjadwalkan pemanggilan terhadap perusahaan pemilik kendaraan untuk dimintai klarifikasi terkait aspek keselamatan operasional.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengonfirmasi bahwa pemanggilan ini merupakan tindak lanjut atas temuan krusial di lapangan. Berdasarkan data yang dihimpun, truk molen dengan nomor polisi B 9548 MV tersebut diketahui tidak menjalani uji berkala atau uji KIR selama enam tahun terakhir.

Fokus pada Kepatuhan Keselamatan

Selain proses klarifikasi, Kemenhub akan melakukan evaluasi mendalam terhadap perusahaan terkait pemenuhan kewajiban uji berkala kendaraan bermotor. Aan menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pembinaan intensif mengenai penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU).

Saat ini, investigasi komprehensif terus berjalan melibatkan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan setempat, serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Fokus utama penyelidikan adalah untuk mengungkap penyebab pasti kegagalan fungsi kendaraan yang berujung pada kecelakaan fatal tersebut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada pukul 16.30 WIB di ruas Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Kendaraan berat bermuatan semen tersebut dilaporkan melaju dari arah Universitas Muhammadiyah Indonesia menuju Rawa Panjang.

Berdasarkan keterangan awal dari Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, pengemudi kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun di jembatan depan kampus BSI. Pengemudi mengaku mengalami kendala pada sistem pengereman sehingga tidak mampu menghentikan laju truk.

Upaya mitigasi sempat dilakukan oleh pengemudi dengan membenturkan kendaraan ke tembok gerbang kampus sebagai langkah terakhir untuk menghentikan laju truk. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan truk tetap meluncur hingga menabrak 12 orang yang sedang menunggu bus di halte.

Dampak Kecelakaan

Dampak dari insiden ini sangat signifikan dengan rincian sebagai berikut:

Pihak kepolisian saat ini telah mengamankan pengemudi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi para pelaku usaha angkutan barang mengenai urgensi kepatuhan terhadap uji berkala kendaraan sebagai syarat mutlak operasional guna menjamin keselamatan publik di jalan raya.