Bocoran Terbaru Fasilitas BYD di Subang

Otomotif4 Dilihat

DermayuMagz.com – BYD Motor Indonesia kembali memberikan perkembangan terbaru mengenai pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat. Perusahaan otomotif asal Tiongkok ini menegaskan bahwa proses pembangunan fasilitas perakitan lokalnya berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations BYD Indonesia, menyatakan bahwa pabrik BYD saat ini berada dalam tahap finalisasi. Hal ini menandakan bahwa produksi massal kendaraan listrik akan segera dimulai dalam waktu dekat.

Luther menjelaskan bahwa pada tahap ini, fokus utama adalah memastikan produk yang dihasilkan di fasilitas tersebut memenuhi standar BYD. Selain itu, produk juga harus sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, baik dari segi kebijakan maupun proses produksi.

Ia menambahkan bahwa begitu fasilitas produksi BYD siap untuk produksi massal, pihaknya akan segera mengumumkannya kepada media.

Sementara itu, memasuki kuartal pertama tahun 2026, BYD telah melaksanakan serangkaian pengujian komprehensif terhadap fasilitas produksi mereka. Pengujian ini mencakup jalur produksi, jig, serta berbagai peralatan manufaktur lainnya.

Tujuan dari pengujian ini adalah untuk memastikan seluruh sistem produksi dapat berjalan secara optimal sebelum digunakan dalam perakitan kendaraan listrik.

Baca juga : Ardhito Pramono Ciptakan Jingle Liputan6 SCTV untuk Perayaan 30 Tahun

Penuhi Kebutuhan Pasar Domestik dan Ekspor

Pabrik BYD di Subang dipilih karena lokasinya yang strategis. Kawasan ini berdekatan dengan Pelabuhan Patimban dan berada dalam koridor industri otomotif yang terhubung langsung dengan Karawang dan Cikarang.

Dengan luas lahan mencapai 100 hektar, fasilitas ini akan berfungsi sebagai pusat produksi kendaraan listrik (EV) yang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga untuk ekspor ke negara-negara di Asia Tenggara.

BYD menunjukkan keseriusannya di pasar Indonesia dengan menginvestasikan dana sekitar Rp 11,7 triliun untuk proyek pabrik ini. Pada tahap awal, kapasitas produksi ditargetkan mencapai 150.000 unit per tahun.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan dan target operasional pada kuartal pertama tahun depan, pabrik ini menjadi langkah krusial bagi BYD untuk memperkuat posisinya di industri kendaraan listrik Indonesia.