Hyundai dan Kia Tarik Kembali Mobil Listrik Akibat Korsleting Baterai

Otomotif4 Dilihat

DermayuMagz.com – Duo raksasa otomotif Korea Selatan, Hyundai dan Kia, baru-baru ini mengumumkan penarikan kembali (recall) sejumlah unit kendaraan listrik mereka. Tindakan ini diambil menyusul ditemukannya cacat produksi pada komponen sel baterai tegangan tinggi yang berpotensi menimbulkan risiko korsleting dan bahkan kebakaran.

Meskipun jumlah unit yang terdampak secara spesifik diperkirakan relatif kecil, yaitu sekitar 14 pemilik kendaraan, tingkat keparahan potensi bahaya mendorong kedua pabrikan untuk mengambil langkah pencegahan yang sangat serius. Instruksi ketat dikeluarkan kepada para pemilik untuk memarkir kendaraan mereka di luar ruangan dan menjauh dari area permukiman guna memitigasi risiko kebakaran yang dapat terjadi kapan saja.

Investigasi mendalam yang dilakukan oleh pihak Hyundai dan Kia mengungkap bahwa akar permasalahan terletak pada cacat produksi spesifik yang ditemukan pada sel baterai tegangan tinggi yang dipasok oleh perusahaan komponen eksternal, SK On Co. Cacat ini terbukti dapat memicu terjadinya korsleting internal yang berbahaya.

Potensi korsleting ini tidak terbatas pada satu kondisi saja. Masalah dapat muncul baik saat kendaraan sedang beroperasi, dalam kondisi terparkir, maupun ketika sedang dalam proses pengisian daya baterai. Sifat kebakaran baterai kendaraan listrik yang sangat intensif dan sulit dikendalikan menjadi alasan utama di balik tindakan pencegahan yang ekstra hati-hati ini.

Imbauan Pengisian Daya dan Parkir yang Aman

Sebagai langkah mitigasi awal yang mendesak, Hyundai dan Kia secara tegas mengimbau para pemilik kendaraan yang terdampak untuk membatasi pengisian daya baterai maksimal hingga 80 persen. Selain itu, mereka juga diminta untuk memarkir kendaraan di area terbuka yang aman.

Pengisian daya yang berlebihan pada sel baterai yang telah teridentifikasi cacat dapat menciptakan tekanan termal yang tidak merata. Kondisi ini secara signifikan meningkatkan kemungkinan terjadinya hubungan arus pendek yang dapat berujung pada kebakaran.

Mengingat karakteristik api yang dihasilkan dari baterai kendaraan listrik, yang cenderung sangat panas dan sulit dipadamkan, kedua produsen sangat menekankan pentingnya kepatuhan terhadap instruksi ini. Tindakan pencegahan ini harus segera dilakukan sebelum solusi permanen berupa penggantian komponen dapat diimplementasikan secara menyeluruh.

Solusi Permanen: Penggantian Komponen Gratis

Untuk mengatasi masalah ini secara tuntas dan permanen, Hyundai dan Kia telah berkomitmen untuk melakukan penggantian penuh pada rakitan paket sistem baterai tegangan tinggi (high-voltage battery pack assembly). Unit baterai baru yang akan dipasang telah melalui serangkaian uji kendali mutu yang ketat untuk memastikan keamanan dan keandalannya.

Seluruh proses yang meliputi pembongkaran komponen lama, penggantian dengan unit baru, serta inspeksi akhir, akan sepenuhnya ditanggung oleh jaringan dealer resmi kedua pabrikan. Konsumen tidak akan dikenakan biaya sepeser pun untuk perbaikan ini.

Pihak pabrikan menjadwalkan pengiriman surat pemberitahuan resmi secara tertulis kepada para pemilik kendaraan yang terdampak. Surat ini diperkirakan akan mulai dikirimkan pada awal bulan Agustus 2026. Sebagai alternatif, konsumen juga dapat secara mandiri memeriksa status kendaraan mereka dengan melacak nomor 17-digit VIN (Vehicle Identification Number) melalui portal resmi NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) atau melalui aplikasi seluler khusus pemilik kendaraan Hyundai dan Kia.