Kebakaran Rumah di Haurgeulis Indramayu Akibat Lupa Matikan Kompor

Indramayu7 Dilihat

DermayuMagz.com – Insiden kebakaran hebat kembali mengguncang wilayah Kabupaten Indramayu, tepatnya di Desa Kertanegara, Kecamatan Haurgeulis. Sebuah rumah hunian yang diketahui milik warga bernama Tamin, namun tengah ditempati oleh anaknya yang bernama Royati, ludes dilahap si jago merah hingga menyisakan puing-puing bangunan.

Peristiwa nahas yang terjadi pada Jumat, 26 Juli 2026 ini memicu kepanikan warga sekitar yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Mengingat lokasi pemukiman yang cukup padat, kobaran api sempat dikhawatirkan merembet ke bangunan lain di sekitarnya sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Pemicu Kebakaran: Kelalaian di Dapur

Berdasarkan hasil penelusuran awal di lapangan, kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh kelalaian penghuni rumah saat beraktivitas di dapur. Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa api pertama kali muncul akibat kompor yang lupa dimatikan oleh penghuni rumah.

“Diduga penghuni lupa mematikan kompor saat sedang memasak, sehingga api dengan cepat menyambar material bangunan yang mudah terbakar,” ungkap sumber di lokasi kejadian.

Api yang awalnya kecil di area dapur dengan cepat membesar karena adanya material bangunan yang mudah tersulut. Dalam hitungan menit, kobaran api sudah menjalar ke seluruh bagian atap dan dinding rumah, membuat penghuni tidak sempat menyelamatkan harta benda berharga miliknya.

Respon Cepat dan Dampak Kerugian

Merespons laporan warga, tim pemadam kebakaran dari unit terdekat segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman serta pendinginan. Tantangan dalam memadamkan api di wilayah padat penduduk seperti di Desa Kertanegara memang cukup besar, namun berkat kerja sama petugas dan warga, penyebaran api ke rumah tetangga berhasil dicegah.

Baca juga di sini: Strategi Pemkab Indramayu dan DPR RI Tangani Abrasi Pesisir Eretan

Meskipun tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil yang dialami oleh keluarga Royati ditaksir mencapai angka yang cukup signifikan. Seluruh perabotan rumah tangga, dokumen penting, hingga struktur bangunan utama mengalami kerusakan berat akibat amukan api.

Pentingnya Kewaspadaan Terhadap Bahaya Kebakaran

Kejadian di Haurgeulis ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat luas akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas rumah tangga yang melibatkan api. Seringkali, kelalaian kecil seperti meninggalkan dapur dalam keadaan kompor menyala menjadi bumerang yang berujung pada kerugian besar.

Ada beberapa langkah pencegahan yang disarankan oleh pihak berwenang untuk meminimalisir risiko kebakaran di rumah tinggal:

  • Selalu melakukan pengecekan ganda pada kompor sebelum meninggalkan dapur atau rumah.
  • Memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan tidak terjadi penumpukan beban daya pada satu stop kontak.
  • Menjauhkan bahan-bahan mudah terbakar seperti kain, kertas, atau minyak dari jangkauan api kompor.
  • Menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) atau setidaknya cadangan air yang mudah dijangkau di area dapur.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Indramayu untuk lebih berhati-hati. Kesiapsiagaan warga dalam melaporkan kejadian sedini mungkin sangat membantu petugas untuk melakukan tindakan penyelamatan yang lebih efektif.

Saat ini, pihak kepolisian dan otoritas setempat masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait detail kerugian yang dialami oleh korban. Proses evakuasi puing-puing sisa kebakaran juga mulai dilakukan oleh warga secara gotong-royong untuk membantu meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah.

Kasus kebakaran yang dipicu oleh kelalaian di dapur memang menjadi salah satu penyebab paling sering terjadi di area pemukiman. Diharapkan, insiden di Desa Kertanegara ini menjadi pelajaran berharga agar masyarakat tidak abai terhadap prosedur keamanan dasar di rumah masing-masing.