Ono Surono Tinjau Proyek Jatisawit, Puas Perbaikan Jalan Indramayu-Jatibarang

Indramayu5 Dilihat

DermayuMagz.com – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, mengungkapkan rasa puasnya terhadap kemajuan proyek perbaikan Jalan Indramayu–Jatibarang. Peninjauan langsung dilakukan di Desa Jatisawit, sebuah lokasi strategis yang menjadi bagian penting dari infrastruktur jalan di Kabupaten Indramayu.

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda rutin untuk memastikan bahwa proyek-proyek pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan standar yang ditetapkan. Ono Surono secara pribadi ingin melihat langsung bagaimana progres perbaikan jalan tersebut, yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah.

Jalan Indramayu–Jatibarang memiliki peran vital dalam mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Perbaikan dan peningkatan kualitas jalan ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi barang dan jasa, serta memberikan kemudahan bagi warga dalam melakukan perjalanan sehari-hari.

Dalam tinjauannya, Ono Surono mengamati berbagai aspek pengerjaan, mulai dari kualitas material yang digunakan hingga metode pelaksanaan di lapangan. Beliau berdialog dengan para pekerja dan pengawas proyek untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai tantangan yang mungkin dihadapi dan solusi yang telah diterapkan.

“Saya melihat progresnya sangat baik. Kualitas pengerjaan juga terlihat memuaskan. Ini menunjukkan komitmen dari pihak pelaksana untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu dan dengan hasil yang optimal,” ujar Ono Surono. Beliau menambahkan bahwa perbaikan jalan ini bukan hanya sekadar tambal sulam, melainkan sebuah peningkatan kualitas infrastruktur yang signifikan.

Perbaikan Jalan Indramayu–Jatibarang ini merupakan salah satu prioritas pembangunan infrastruktur di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Indramayu. Pemerintah daerah bersama dengan pemerintah provinsi terus berupaya untuk meningkatkan kualitas jalan demi menunjang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kondisi jalan yang baik sangat krusial untuk mendukung geliat ekonomi lokal. Akses jalan yang lancar memudahkan petani dalam mendistribusikan hasil panen mereka ke pasar, serta mempermudah pelaku usaha dalam melakukan aktivitas bisnis. Dampaknya, roda perekonomian diharapkan dapat berputar lebih kencang.

Ono Surono juga menekankan pentingnya pemeliharaan pasca-perbaikan. Ia berharap setelah proyek selesai, akan ada program pemeliharaan rutin yang memastikan jalan tetap dalam kondisi prima dalam jangka waktu yang lama. Hal ini penting agar investasi yang telah dikeluarkan tidak sia-sia.

“Kita tidak hanya fokus pada pembangunan awal, tetapi juga bagaimana menjaga keberlanjutan infrastruktur ini. Pemeliharaan yang baik akan memastikan jalan ini dapat terus melayani masyarakat dengan optimal,” jelasnya.

Selain itu, perbaikan jalan ini juga diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata di Indramayu. Akses yang mudah dan nyaman akan mengundang lebih banyak wisatawan untuk berkunjung, yang pada gilirannya akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal melalui sektor perhotelan, kuliner, dan kerajinan.

Proyek perbaikan Jalan Indramayu–Jatibarang ini melibatkan anggaran yang cukup besar, yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaannya menjadi hal yang sangat ditekankan.

Ono Surono mengapresiasi kerja sama yang baik antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, kontraktor pelaksana, dan masyarakat setempat. Dukungan dari masyarakat sangat penting agar proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama masyarakat Desa Jatisawit yang telah memberikan dukungan dan pengertian selama proses pengerjaan. Kami berharap proyek ini segera tuntas dan dapat segera dinikmati manfaatnya oleh seluruh warga Indramayu,” pungkasnya.

Dengan selesainya proyek ini, diharapkan dapat tercipta konektivitas yang lebih baik antara Indramayu dan wilayah sekitarnya, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.