DermayuMagz.com – Final Liga Champions musim 2025/2026 akan mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) melawan Arsenal. Pertandingan puncak ini akan digelar di Puskas Arena, Hongaria, pada tanggal 30 Mei 2026.
Meskipun pertandingan berlangsung di luar Prancis, pihak keamanan di negara tersebut akan meningkatkan kewaspadaan. Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, mengumumkan pada Rabu (27/5/2026) bahwa sebanyak 22.000 petugas keamanan akan dikerahkan untuk menjaga ketertiban di seluruh Prancis.
Sebanyak 8.000 petugas akan ditempatkan secara khusus di kota Paris. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi kericuhan yang pernah terjadi pada perayaan juara PSG sebelumnya.
Pada musim sebelumnya, setelah PSG berhasil meraih gelar juara Liga Champions untuk pertama kalinya dengan kemenangan telak 5-0 atas Inter Milan, terjadi insiden kerusuhan di beberapa wilayah Prancis, terutama di Champs-Élysées dan area sekitar stadion Parc des Princes tempat acara nonton bareng digelar.
Insiden tersebut menjadi pelajaran berharga bagi pihak kepolisian Prancis. Operasi keamanan besar-besaran pada malam perayaan juara musim lalu berhasil mengamankan 563 orang di seluruh Prancis, dengan 491 di antaranya ditangkap di Paris. Pada saat itu, Prancis hanya mengerahkan 5.400 petugas keamanan.
PSG kali ini sedikit diunggulkan untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions. Hal ini dikarenakan lawan mereka, Arsenal, belum memiliki pengalaman menjuarai kompetisi ini. Jika Arsenal berhasil menang, ini akan menjadi gelar Liga Champions perdana bagi klub berjuluk Meriam London tersebut.
Pencapaian terbaik Arsenal di Liga Champions sejauh ini adalah menjadi runner-up pada tahun 2006, di mana mereka harus mengakui keunggulan FC Barcelona.
Perjalanan PSG menuju final Liga Champions musim ini cukup impresif. Mereka berhasil menyingkirkan Liverpool di babak semifinal dengan kemenangan agregat 4-0. PSG unggul 2-0 baik di kandang maupun saat bertandang ke markas Liverpool.
Sebelumnya, di babak 16 besar, PSG harus berjuang keras untuk lolos dari ancaman AS Monaco. Mereka hanya unggul agregat tipis 5-4. PSG memenangkan pertandingan tandang dengan skor 3-2, namun harus puas dengan hasil imbang 2-2 saat bermain di kandang sendiri.
Baca juga : Bantuan Beras & Minyak Goreng: Warga Haurgeulis Indramayu Terbantu
Di sisi lain, Viktor Gyokeres telah menunjukkan performa yang cukup tajam bersama Arsenal di musim debutnya. Striker asal Swedia ini berhasil mencetak 21 gol dari 54 pertandingan di semua kompetisi, termasuk di Liga Inggris, dan berkontribusi dalam mengakhiri penantian panjang Arsenal untuk meraih gelar juara Liga Inggris.
Meskipun demikian, performa Gyokeres ternyata belum sepenuhnya memuaskan semua pihak di internal klub. Michael Owen, mantan pemain, berpendapat bahwa Arsenal masih mencari sosok striker yang lebih komplet dan belum sepenuhnya puas dengan Gyokeres.
Pernyataan Owen menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan Gyokeres di Emirates Stadium, mengingat ia baru saja menjalani musim pertamanya bersama klub.
Michael Owen menilai bahwa Arsenal masih membutuhkan penyerang tengah yang mampu memberikan dampak lebih besar. Ia berpendapat bahwa The Gunners belum mencapai komposisi ideal di lini serang mereka.
Owen percaya bahwa Arsenal akan bersikap agresif dalam bursa transfer jika ada kesempatan untuk mendatangkan striker kelas dunia. Ia mengindikasikan bahwa Mikel Arteta tidak akan ragu melakukan perubahan signifikan demi mempertahankan dominasi timnya di masa mendatang.
Menurut Owen, standar yang diharapkan untuk seorang penyerang utama Arsenal sangatlah tinggi. Ia menyebut nama-nama legendaris seperti Thierry Henry sebagai tolok ukur bagi setiap striker yang bergabung dengan klub tersebut.
Oleh karena itu, Gyokeres belum tentu aman di klub, meskipun telah menunjukkan musim debut yang solid. Arsenal dikabarkan siap mengambil keputusan besar jika peluang untuk mendapatkan penyerang top benar-benar terbuka.
Owen menambahkan bahwa jika ada pemain top yang tersedia, seperti misalnya Thierry Henry kembali bermain, Arsenal akan melakukan segala upaya untuk mendatangkannya. Ia juga mengakui bahwa Arsenal mungkin bukan tim yang paling menarik untuk ditonton saat ini, namun hal tersebut tidak berarti mereka akan stagnan selamanya. Arsenal berpotensi untuk berevolusi dan menjadi lebih baik lagi di masa depan.






