Titik Temu Fest Hadirkan Sal Priadi dan Reuni Killing Me Inside

Gaya Hidup9 Views

DermayuMagz.com – Gelaran Titik Temu Fest Vol. 1 siap mengguncang Surabaya Expo Center pada Sabtu malam, 4 April 2026, menawarkan sebuah perhelatan yang memadukan kehangatan musik lintas genre dengan dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Festival ini dirancang tidak hanya sebagai panggung hiburan semata, melainkan juga sebagai wadah kolaborasi yang melibatkan puluhan pelaku UMKM lokal. Konsep ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang holistik bagi para pengunjung.

Andreanz, yang berperan sebagai Project Manager sekaligus seorang DJ, menekankan bahwa fokus utama festival ini adalah menciptakan kenyamanan bagi seluruh audiens. Ia ingin penonton dapat menikmati sajian musik berkualitas sembari menjelajahi dan berbelanja di area tenant UMKM yang telah disiapkan.

“Kami ingin penonton tidak hanya menikmati musik, tetapi juga nyaman berbelanja di tenant UMKM yang kami siapkan. Musisi nasional ini menjadi daya tarik utama,” ujar Andreanz, menegaskan komitmen festival untuk memberikan nilai lebih.

Daftar penampil yang memukau telah disiapkan untuk memeriahkan panggung Titik Temu Fest Vol. 1. Nama-nama besar seperti Sal Priadi dan Nadhif Basalamah dipastikan akan hadir. Khususnya bagi Nadhif Basalamah, ini akan menjadi penampilan pertamanya di Kota Surabaya, sebuah catatan penting dalam karirnya.

Selain itu, momen reuni yang ditunggu-tunggu dari Killing Me Inside akan menjadi salah satu daya tarik utama festival ini. Kehadiran mereka diprediksi akan membangkitkan nostalgia para penggemar setia.

Tak ketinggalan, band lokal Mesin Waktu yang berasal dari Sidoarjo juga akan turut meramaikan panggung, menunjukkan kekayaan talenta musik dari daerah sekitar Surabaya.

Secara teknis, persiapan untuk panggung utama festival dikabarkan telah rampung sepenuhnya. Pemilihan konsep lintas genre menjadi strategi kunci untuk menjangkau berbagai segmen komunitas penikmat musik, memastikan bahwa setiap pengunjung menemukan sesuatu yang mereka sukai.

“Kami ingin menghadirkan penonton dari berbagai genre dalam satu tempat. Harapannya acara berjalan lancar dan penonton merasa puas,” kata Andreanz, mengungkapkan optimisme terhadap kelancaran dan kesuksesan acara.

Lebih dari sekadar pertunjukan musik, Titik Temu Fest Vol. 1 juga menjadi etalase bagi sekitar 65 tenant UMKM. Para pelaku usaha dari Surabaya dan wilayah sekitarnya akan memamerkan produk-produk mereka, mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan.

Kolaborasi antara penyelenggara festival dan para pelaku UMKM ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Surabaya. Kehadiran UMKM tidak hanya memperkaya pilihan bagi pengunjung, tetapi juga memberikan platform berharga bagi mereka untuk berkembang dan dikenal lebih luas.

Baca juga di sini: Barcelona Taklukkan Leganés dengan Gol Bunuh Diri

Festival ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga tentang menciptakan sinergi positif antara industri kreatif musik dan sektor UMKM, sebuah titik temu yang berpotensi membawa manfaat berkelanjutan bagi komunitas lokal.