DermayuMagz.com – Kemeriahan industri musik di Jawa Timur kembali terasa melalui gelaran festival tur bertajuk Swara Semesta yang sukses diselenggarakan di Kota Surabaya.
Acara ini berhasil mengumpulkan sekitar 12 ribu penonton, menampilkan kolaborasi harmonis antara para legenda musik tanah air dan tren musik yang digemari generasi muda saat ini.
Festival yang diprakarsai oleh Maju Gemilang Production ini secara strategis menempatkan Surabaya sebagai salah satu destinasi penting dalam peta tur musik nasional.
Dengan menghadirkan beragam penampil dari berbagai genre, termasuk Ungu, King Nassar, Mahalini, Coldiac, JKT48, dan Asrilia, penyelenggara menegaskan bahwa audiens di Jawa Timur memiliki selera musik yang luas dan mengharapkan kualitas produksi acara yang tinggi.
Pasha, sang vokalis dari band Ungu, mengungkapkan betapa spesialnya Surabaya bagi perjalanan karier mereka. Ia menekankan bahwa konser ini bukan sekadar penampilan biasa, melainkan sebuah momen reuni yang sarat makna.
Baca juga di sini: Saat Dunia Tanpa Internet Menjadi Petualangan di Film The Magic Faraway Tree
“Kami pertama kali menginjakkan kaki di Surabaya pada tahun 2002, bahkan sebelum album pertama kami dirilis. Surabaya memiliki tempat yang tak terhapuskan dalam sejarah kami, kota ini adalah titik krusialnya,” ujar Pasha dari atas panggung.
Lebih lanjut, Pasha menambahkan bahwa energi yang ia rasakan di Surabaya mampu membawa para personel Ungu kembali ke masa-masa awal mereka merintis karier.
“Semangat yang kami rasakan hari ini sama persis dengan semangat di hari pertama kami meluncurkan album. Di sini kami merasa enggan untuk beranjak, kami ingin terus menikmati keseruan bersama para penonton,” lanjutnya.
Di balik layar kesuksesan panggung megah tersebut, Puput Suci Wulandari, Director of Maju Gemilang Production, menyoroti pentingnya riset yang mendalam sebelum menggelar sebuah acara.
Menurutnya, festival musik kontemporer tidak hanya sekadar mengundang artis ternama, tetapi harus mampu menyajikan pengalaman yang unik dan berbeda bagi para penonton.
“Penampilan Ungu dan Nassar menawarkan paket yang lengkap; satu sisi untuk memenuhi kerinduan akan nostalgia, dan sisi lainnya untuk menciptakan kemeriahan yang maksimal,” jelas Puput saat ditemui pada Minggu, 19 April 2026.
Selain aspek artistik pertunjukan, ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi erat dengan pemerintah daerah untuk membangun ekosistem konser yang sehat dan berkelanjutan.
“Surabaya telah membuktikan dirinya sebagai kota yang sangat kondusif bagi para penyelenggara acara. Dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kota dan berbagai pemangku kepentingan terkait menjadikan Surabaya sebagai lokasi yang paling ideal untuk menggelar acara berskala besar,” pungkas Puput.
Setelah sukses menggelar rangkaian acara di Tulungagung dan Surabaya, Swara Semesta dijadwalkan akan melanjutkan perjalanannya ke empat kota lain di Jawa Timur, termasuk Malang dan Jember.
Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan semata, tetapi juga mampu memberikan dorongan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di setiap wilayah yang disinggahinya.












