DermayuMagz.com – Panggung megah Jakarta International Convention Center menjadi saksi sejarah dalam kontes kecantikan Indonesia pada Jumat malam, 24 April 2026, saat Agnes Rahajeng asal Banten dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026.
Perhelatan akbar ini, yang telah memasuki edisi ke-29 dan diselenggarakan oleh Yayasan Puteri Indonesia, menandai babak baru bagi Provinsi Banten dalam kancah ratu kecantikan nasional.
Agnes Rahajeng, yang aktif di media sosial dengan akun Instagram @agnesrahajeng, berhasil memukau dewan juri dan mengungguli 44 finalis lainnya yang mewakili berbagai provinsi dari Sabang hingga Merauke.
Kemenangan Agnes ini sekaligus mengakhiri masa jabatan sang pendahulu, Firsta Yufi Amarta Putri, yang merupakan perwakilan dari Jawa Timur.
Dalam persaingan yang sangat ketat di babak empat besar, Agnes menunjukkan performa terbaiknya dan meyakinkan para juri setelah melalui serangkaian penilaian mendalam selama masa karantina yang telah berlangsung sejak 18 April.
Selain Agnes, ajang ini juga menobatkan pemenang untuk kategori lainnya. Victoria Titisari Kosasieputri dari Bali terpilih sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2026, sebuah peran penting dalam menjaga kelestarian alam Indonesia.
Putri Kuswisnu Wardani, Ketua Dewan Penasehat Yayasan Puteri Indonesia, menjelaskan bahwa kriteria penilaian dalam kontes ini tetap berpegang teguh pada prinsip 5B, yaitu Brain (kecerdasan), Beauty (kecantikan), Behavior (perilaku), Brave (keberanian), dan Believable (dapat dipercaya).
Baca juga di sini: Perkuat Akses Lulusan UNMER ke Dunia Kerja
Lebih lanjut, Putri Kuswisnu Wardani menekankan bahwa tema yang diangkat pada ajang tahun ini, “Dari Indonesia Untuk Dunia”, merupakan refleksi komitmen untuk mengangkat kualitas perempuan Indonesia ke panggung internasional.
Ia berharap pencapaian para pemenang di ajang ini dapat terus berlanjut dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, meneruskan tradisi prestasi yang telah diraih sebelumnya.
Selain gelar utama, penyelenggara juga menganugerahkan gelar atribut kepada para finalis yang memiliki peran khusus dan tanggung jawab di sektor-sektor tertentu. Karina Moudy Widodo dari DKI Jakarta 3 dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Pariwisata, yang akan berperan dalam mempromosikan keindahan pariwisata Indonesia.
Sementara itu, Gisela Thesa dari DKI Jakarta 2 meraih gelar Puteri Indonesia Pendidikan, sebuah posisi yang akan menginspirasi dan mendorong kemajuan pendidikan di tanah air.
Gelar Puteri Indonesia Kebudayaan tahun ini diberikan kepada Nilam Onasis Sahputri dari Kalimantan Utara, yang akan menjadi duta pelestarian budaya Indonesia. Glorya Stevani asal Papua didapuk sebagai Puteri Indonesia Teknologi, sebuah peran krusial dalam mendorong inovasi teknologi di Indonesia.
Malam puncak yang diselenggarakan di kawasan Senayan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi kecantikan fisik, tetapi juga menjadi panggung unjuk kecerdasan dan wawasan bagi 16 besar finalis yang berhasil lolos dari tahap seleksi awal.
Seluruh pemenang yang dinobatkan kini memiliki tanggung jawab besar untuk mengemban misi sosial dan advokasi sesuai dengan bidang masing-masing selama satu tahun ke depan, membawa semangat dan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia.








