DermayuMagz.com – Penyanyi Angel Pieters kembali meramaikan kancah musik Indonesia dengan merilis sebuah karya terbaru bertajuk “Garis Tangan” di bawah naungan label Nocturn Records.
Lagu ini tidak hanya menandai peluncuran sebuah single, tetapi juga menjadi sebuah penanda penting dalam evolusi artistik Angel Pieters. Ia mengungkapkan bahwa proses penggarapan “Garis Tangan” menghadirkan tantangan yang signifikan, bahkan memaksanya untuk kembali mempelajari teknik vokal dari dasar.
Angel Pieters menjelaskan, “Saya seperti belajar menyanyi lagi, bagaimana membawakan dan menghayati lagu dengan lebih tepat.” Pernyataan ini mengindikasikan dedikasinya untuk mampu menyampaikan kedalaman emosi dalam lagu secara lebih otentik kepada para pendengarnya.
Proses kreatif di balik lagu ini melibatkan kolaborasi para profesional di industri musik. Martinus Layardo bertindak sebagai produser, sementara Mo Kamga dipercaya sebagai penulis lirik. Dukungan teknis dalam proses produksi juga datang dari Ambram Lembono dan Kitut Sinjingo, yang turut berkontribusi dalam mewujudkan karya ini.
Angel Pieters menambahkan bahwa keterlibatan para musisi dan produser berpengalaman tersebut membuat seluruh tahapan pengerjaan lagu berjalan lancar dan penuh dengan momen pembelajaran berharga.
Secara tematik, “Garis Tangan” menghadirkan sebuah narasi reflektif mengenai perjalanan hidup manusia dan pentingnya penerimaan terhadap segala sesuatu yang berada di luar kendali. Lagu ini melampaui sekadar kisah tentang takdir hubungan antar individu, melainkan juga mengajak pendengar untuk melakukan introspeksi diri dan merangkul setiap fase kehidupan apa adanya.
Baca juga di sini: Crystal Palace Raih Gelar FA Cup Pertama dalam Sejarah
Lebih dari itu, Angel Pieters memiliki harapan agar lagu ini dapat menjadi sumber kekuatan dan penyemangat bagi siapa saja yang sedang menghadapi berbagai cobaan dan rintangan dalam hidup. Ia berharap “Garis Tangan” dapat menemani para pendengarnya melewati momen-momen sulit.
Aspek visual dari karya ini juga mendapat perhatian khusus. Ilustrasi manual yang mempercantik lagu ini digarap oleh Henricus dari Artnivora, terinspirasi dari pengalaman pribadi Angel Pieters saat mengunjungi sebuah kuil. Sementara itu, video musiknya disutradarai oleh Reuben Tourino, dengan Davy Linggar yang bertanggung jawab atas aspek sinematografi dan Rizza Badudu pada bagian penyuntingan.
Angel Pieters menyatakan rasa lega dan haru yang mendalam atas peluncuran single “Garis Tangan” ini. Ia menggambarkan momen tersebut sebagai sebuah kelahiran kembali dalam karirnya sebagai seorang musisi. Lagu “Garis Tangan” sendiri telah tersedia di berbagai platform musik digital sejak tanggal 17 April.
Perilisan single ini merupakan bagian dari persiapan Angel Pieters untuk meluncurkan mini album atau EP yang rencananya akan dirilis pada akhir tahun ini. Proyek EP ini menjadi penanda kembalinya ia secara penuh ke industri musik setelah sebelumnya sempat mengurangi aktivitasnya untuk memberikan prioritas pada urusan keluarga.
Materi-materi untuk EP tersebut telah rampung disiapkan sejak tahun lalu. Menariknya, Angel Pieters kini juga mulai aktif terlibat dalam proses penulisan lirik lagunya sendiri. Ia merasa proses ini berjalan lebih alami, mengingat sejak kecil ia telah terbiasa mendengarkan dan memahami berbagai nuansa melodi.
Album mendatang ini akan menjadi karya solo keempat bagi Angel Pieters, yang tetap mempertahankan identitas musik popnya, sebagaimana yang telah diperlihatkan melalui single “Garis Tangan”. Lagu bernuansa pop balada ini secara khusus menantang Angel untuk keluar dari zona nyamannya, terutama dalam hal pengendalian emosi vokal dan penerapan teknik yang lebih halus.






