Salurkan Talenta Muda Nations Cup 2026, AXIS Siapkan Langkah Spektakuler
AXIS Nation Cup 2026 menjadi wadah pencarian talenta futsal muda. AXIS menggodok rencana kolaborasi dengan FFI untuk pengembangan pemain.
OlehNaila AdzkhiaDiterbitkan 01 November 2026, 08:29 WIBCopy LinkBatalkan
Senior Vice President (SVP) Brand & Marketing AXIS di XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, Bagus Erlangga, mengatakan pihaknya memiliki keyakinan besar terhadap potensi generasi muda Indonesia di dunia futsal. Hal tersebut menjadi salah satu alasan AXIS terus terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi sejak 2023.
“Kami dari AXIS memang sangat yakin bahwa generasi muda Indonesia, terutama di kalangan youth, punya potensi yang luar biasa untuk sport, terutama di futsal,” ujar Bagus.
Ia juga mengungkapkan, kompetisi tersebut telah memberikan kesempatan bagi pemain untuk terpantau oleh FFI. Sekitar lima mantan pemenang AXIS Nation Cup edisi 2024 dan 2025 disebut telah masuk ke Timnas U-19.
“Bahkan sejak tahun lalu, beberapa pemain yang menang di ANC itu sekarang sudah masuk ke dalam tim U-19, tim nasional. Jadi, selama pertandingan berlangsung, teman-teman dari FFI atau Federasi Futsal Indonesia itu sudah mulai melakukan talent scouting,” kata Bagus.
AXIS Godok Kolaborasi dengan FFI
Keberadaan pemain yang berhasil masuk tim nasional menjadi salah satu hal yang mendorong AXIS untuk memikirkan pengembangan kompetisi ke depannya. Bagus menyebut, pihaknya sempat membicarakan potensi pemain bersama perwakilan FFI dan tengah menggodok kemungkinan kolaborasi.
“Potensinya ada. Kemarin sempat ngobrol-ngobrol dengan teman-teman dari FFI, dan bahkan kami juga sedang menggodok kebutuhan kolaborasi dengan FFI, bagaimana ke depannya ada coaching team dan lain-lain,” ungkapnya.
Bagus juga berharap pertandingan Grand Final AXIS Nation Cup 2026 dapat kembali melahirkan pemain berbakat yang berpeluang memperkuat Timnas Futsal Indonesia. Ia berharap perjalanan para peserta tidak berhenti setelah kompetisi berakhir.
AXIS Berencana Perluas Futsal Putri
Selain kategori putra, AXIS juga memberikan perhatian terhadap perkembangan futsal putri. Bagus menilai antusiasme peserta perempuan cukup tinggi. Menurutnya, sudah banyak sekolah yang memiliki tim futsal putri dengan kemampuan yang baik.
“Semangatnya tinggi, jadi memang banyak sekolah-sekolah yang ternyata juga sudah punya tim putri. Tim putrinya ini juga kebetulan memang banyak yang sudah jago-jago,” ujar Bagus.
Melihat kondisi tersebut, AXIS berharap kompetisi futsal putri dapat menjangkau lebih banyak daerah pada penyelenggaraan berikutnya. Bagus mengakui jumlah peserta putri saat ini masih terbatas dibandingkan kategori lainnya.
“Ke depannya memang kita akan tetap expand ke lebih banyak kota, karena saat ini untuk yang putri masih sedikit. Ke depannya juga akan lebih banyak, harapannya,” tambahnya.
Lanjut Baca:
Hansi Flick Ungkap Alasan Tarik Lamine Yamal saat Barcelona Bantai Alaves
Naila Adzkhia, Harley IkhsanTim RedaksiCopy LinkBatalkan
Sixtainability
- Merawat Keanekaragaman Hayati Sumatera Lewat Konservasi Tanaman Langka4 jam yang lalu
- Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi1 hari yang lalu
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta2 hari yang lalu
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi3 hari yang lalu
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi4 hari yang lalu
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon4 hari yang lalu
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis6 hari yang lalu
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 minggu yang lalu
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 minggu yang lalu
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon1 minggu yang lalu
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 minggu yang lalu
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
Lihat Selengkapnya
Hansi Flick Ungkap Alasan Tarik Lamine Yamal saat Barcelona Bantai Alaves
Hansi Flick menjelaskan alasan menarik Lamine Yamal dan memainkan Frenkie de Jong sebagai bek saat Barcelona menang 6-1 atas Alaves.
OlehAga Deta AndityaDiterbitkan 01 November 2026, 19:46 WIBCopy LinkBatalkanPelatih Barcelona, Hansi Flick, bertepuk tangan saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Elche di Barcelona, Spanyol, Senin, 3 November 2025. (AP Photo/Joan Monfort)
Barcelona kembali meraih kemenangan setelah sebelumnya takluk dari Real Madrid pada pekan sebelumnya. Bermain di Spotify Camp Nou, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB, Blaugrana tampil dominan dan mencetak empat gol sebelum jeda.
Raphinha, Fermin Lopez, dan Lamine Yamal menjadi bagian penting dari pesta gol pada babak pertama. Yamal kemudian menambah satu gol setelah turun minum, sementara Anthony Gordon turut mencatatkan namanya di papan skor sebelum Alaves mencetak gol hiburan.
Yamal menyelesaikan pertandingan dengan dua gol sebelum digantikan pada menit ke-74. Flick mengambil keputusan tersebut untuk mengatur menit bermain sang pemain, sekaligus mempersiapkan Barcelona menghadapi Aston Villa dan Atletico Madrid.
Flick Ungkap Alasan Ganti Lamine Yamal
Flick mengakui bahwa menarik Yamal dari lapangan terasa lebih mudah setelah pemain muda tersebut mencetak dua gol. Ia juga sudah membicarakan pengaturan menit bermain dengan sang pemain saat jeda pertandingan.
Pelatih Barcelona itu senang melihat kepercayaan diri Yamal kembali, terutama ketika menghadapi lawan dalam situasi satu lawan satu. Namun, ia tetap menilai penting untuk membatasi waktu bermain sang pemain di tengah jadwal pertandingan yang padat.
“Ketika Anda mencetak dua gol, rasanya lebih mudah untuk keluar dari lapangan. Saya sudah berbicara dengannya saat jeda mengenai pengaturan menit bermain,” kata Flick.
“Bagi kami, bagus melihat kepercayaan dirinya kembali dalam situasi satu lawan satu dan dia mendapatkan lebih banyak waktu bermain pada babak kedua. Namun, penting juga baginya untuk mengurangi menit bermain,” lanjutnya.
Flick Puas dengan Performa Lini Serang BarcelonaPemain Barcelona Raphinha (kiri) berselebrasi bersama pemain Barcelona Fermin Lopez setelah mencetak gol ketiga timnya dalam laga La Liga antara Barcelona vs Alaves di Barcelona, Spanyol, Sabtu, 31 Oktober 2026. (AP Photo/Joan Monfort)
Selain Yamal, Flick turut mengapresiasi kontribusi para pemain depan Barcelona dalam pertandingan tersebut. Ia menilai penampilan Fermin Lopez dan Raphinha juga menunjukkan kualitas serangan yang ingin dilihatnya.
Kemenangan besar atas Alaves menjadi respons yang diharapkan Flick setelah Barcelona menelan dua kekalahan. Ia senang melihat tim mampu bangkit dan memperlihatkan reaksi positif melalui permainan menyerang yang efektif.
Anda Sedang Mengikuti Pembahasan SeputarSimak Artikel Lain Tentang FC Barcelona: Profil Lengkap Klub Sepak BolaLihat Semua
4 Pemain Terbaik Barcelona Saat Pesta Gol ke Gawang Alaves
Barcelona dan Atletico Siap Tampung Pemain Bermasalah Manchester United
Hasil Liga Spanyol: Barcelona Taklukkan Alaves 6-1, Kembali Rebut Puncak Klasemen
Lanjut Baca:
“Bagi Lamine, ini merupakan pertandingan yang luar biasa. Namun, saya juga senang melihat level permainan lini serang, termasuk Fermin dan Rapha,” ujar Flick.
“Inilah yang ingin saya lihat setelah dua kekalahan tersebut. Bagaimana kami bereaksi, dan menurut saya, respons yang ditunjukkan sudah bagus serta berada di jalur yang tepat,” tegasnya.
Show AllAga Deta AndityaTim RedaksiCopy LinkBatalkanTim SepakbolaHans-Dieter atau dikenal dengan nama Hansi Flick, adalah seorang mantan pemain, dan pelatih sepak bola yang melatih Tim nasional Jerman.Lihat SelengkapnyaHansi Flick
Sixtainability
- Merawat Keanekaragaman Hayati Sumatera Lewat Konservasi Tanaman Langka4 jam yang lalu
- Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi1 hari yang lalu
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta2 hari yang lalu
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi3 hari yang lalu
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi4 hari yang lalu
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon4 hari yang lalu
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis6 hari yang lalu
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 minggu yang lalu
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 minggu yang lalu
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon1 minggu yang lalu
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 minggu yang lalu
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
Lihat Selengkapnya

















