Bekali Siswa Wawasan Kebangsaan, Danramil Sliyeg Tanamkan Cinta Tanah Air

Indramayu13 Views

DermayuMagz.com – Upaya penanaman nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda terus digalakkan oleh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui program pembinaan teritorial wilayah (Bintahwil). Dalam kesempatan ini, Komandan Koramil (Danramil) 1607/Sliyeg, Lettu Cke Anton Susilo, memberikan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan kepada sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Markas Koramil 1607/Sliyeg. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 33 siswa dan siswi dari SMA Negeri 1 Sliyeg, yang menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi berlangsung.

Dalam penyampaiannya, Lettu Anton Susilo menguraikan materi terkait wawasan kebangsaan dan pemahaman mendalam mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Beliau menekankan betapa krusialnya bagi generasi muda untuk menginternalisasi nilai-nilai fundamental negara serta memupuk rasa cinta tanah air yang kuat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah agar para siswa betul-betul memahami arti penting NKRI dan menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara kita,” ujar Lettu Anton Susilo di hadapan para peserta yang hadir.

Baca juga di sini: Atur Jemaah Haji Indonesia di Bus dengan Skema Rombongan untuk Kenyamanan

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa generasi muda memegang peranan yang sangat strategis dalam upaya menjaga keutuhan bangsa. Oleh karena itu, pemahaman mengenai sejarah perjuangan bangsa, ideologi negara, serta pentingnya nilai persatuan dan kesatuan haruslah ditanamkan sejak usia dini.

Suasana kegiatan terasa sangat interaktif, di mana para siswa menunjukkan keaktifan mereka. Mereka tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab yang membahas berbagai topik terkait kebangsaan, tantangan yang dihadapi akibat globalisasi, serta peran krusial pemuda dalam menjaga persatuan bangsa.

Menurut pandangan Lettu Anton, pembinaan semacam ini menjadi sangat esensial di era serba cepat seperti sekarang, di mana arus informasi begitu deras dan generasi muda berpotensi terpapar oleh berbagai paham yang dapat mengikis rasa nasionalisme mereka.

“Melalui kegiatan seperti inilah, kami berharap para siswa mendapatkan bekal yang memadai untuk dapat menyaring informasi secara kritis serta senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai luhur kebangsaan,” tambahnya.

Para siswa sendiri mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan yang diinisiasi oleh Koramil Sliyeg ini. Selain menambah khazanah pengetahuan mereka, para siswa juga merasa semakin termotivasi untuk memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

“Kami menjadi lebih paham mengenai betapa pentingnya menjaga persatuan dan menghargai keragaman yang ada di negara kita,” ungkap salah seorang peserta yang hadir.

Kegiatan Bintahwil ini merupakan bagian integral dari program TNI yang bertujuan untuk membangun karakter generasi muda agar memiliki jiwa nasionalis yang kuat dan berintegritas tinggi. Melalui pendekatan yang bersifat edukatif, TNI berupaya hadir tidak hanya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai pembina yang aktif bagi generasi penerus bangsa.

Sepanjang kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sesi interaksi antara pemateri dan para peserta berjalan dengan lancar, menciptakan sebuah atmosfer pembelajaran yang efektif sekaligus menyenangkan.

Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para siswa, khususnya dalam meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya berbangsa dan bernegara. Dengan bekal pemahaman yang kokoh mengenai NKRI, generasi muda diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam upaya menjaga keutuhan serta kedaulatan bangsa.

Langkah proaktif yang dijalankan oleh Koramil 1607/Sliyeg ini menjadi bukti nyata kontribusi TNI dalam ranah pendidikan, sekaligus mempererat sinergi antara institusi militer dengan masyarakat dalam upaya bersama membangun karakter generasi muda Indonesia yang unggul dan berwawasan kebangsaan.