Killing Me Inside Re:union Panaskan Surabaya dengan Lagu Debut Paling Personal

Gaya Hidup6 Views

DermayuMagz.com – Gelaran Titik Temu Fest Vol. 1 di Surabaya tidak hanya menjadi ajang reuni bagi Killing Me Inside (Killms) Re:union, tetapi juga momen bersejarah bagi skena musik rock tanah air.

Dalam penampilan yang memukau ribuan penonton, band emo legendaris ini memilih Kota Pahlawan sebagai panggung perdana untuk membawakan karya terbaru mereka yang dirilis pada Februari 2026.

Dengan formasi yang membangkitkan semangat, Killms Re:union tampil dengan ciri khas emo yang selalu berhasil memacu adrenalin para penggemarnya.

Penampilan mereka di Titik Temu Fest memberikan kejutan tak terduga bagi ribuan penonton yang sempat terdiam sejenak sebelum akhirnya meledak dalam euforia.

Band ini secara perdana membawakan single terbaru mereka yang bertajuk ‘Senyawa dan Candu’ di hadapan publik Surabaya.

“Ada single baru yang memang baru banget kita rilis dan baru dibawain tadi. Sebenarnya baru pertama kali dibawain juga,” ungkap Sansan, sang vokalis, usai penampilan mereka.

Bagi Sansan, lagu ‘Senyawa dan Candu’ memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar rilisan musik biasa. Ia berharap para penggemar dapat menangkap pesan personal yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut.

“Harapannya menurut gue kayak biar semua orang ngerelain aja sih. Semua orang kayak ngerti, oh lagunya ini,” tambahnya dengan nada yang penuh makna, mengisyaratkan sebuah babak baru bagi perjalanan band ini.

Perihal masa depan Killms Re:union, Raka Cyril memberikan pernyataan yang disambut antusias oleh para penggemar, yang dikenal sebagai Street Team.

Reuni ini bukan hanya sekadar proyek nostalgia untuk tampil dari panggung ke panggung. Killms Re:union memiliki rencana yang lebih ambisius.

“Ke depan rencananya bikin single atau mini album. (Reunion) akan bikin album,” tegas Raka, memberikan janji akan karya-karya baru yang siap memanjakan telinga para penikmat musik mereka.

Kehadiran Raka di posisi gitar telah memberikan stabilitas musikal yang selama ini dicari-cari oleh para pendengar setia Killms.

Sementara itu, Onad, yang turut membawakan lagu ‘Senyawa dan Candu’, terlihat sangat menikmati energi yang ia rasakan di Surabaya.

Menurutnya, kunci utama keberlanjutan Killms Re:union di masa depan bukanlah lagi soal ambisi industri, melainkan hubungan harmonis antar personel.

“Surabaya selalu solid, selalu have fun. Ke depannya yang penting solid. Karena kalau udah berantakan itu menurut gue susah sih, sulit. Yang penting solid gitu aja,” ungkap Onad dengan gaya bicaranya yang khas, ceplas-ceplos namun penuh kejujuran.

Terkait pertanyaan mengenai keterlibatan Josaphat Klemens, gitaris utama Killms, dalam proyek reuni ini, Sansan memberikan tanggapannya.

Ia mengakui bahwa keinginan untuk kembali bermain bersama Josaphat selalu ada dalam diri para personel.

Baca juga di sini: Mel C: Reuni Spice Girls Akan Menjadi Kejutan

“Masih pengen banget, tapi kayaknya dia sibuk. Tapi kita pengen, kita selalu pengen (bareng Josaphat),” ujar Sansan, menunjukkan harapan akan kolaborasi di masa mendatang.