DermayuMagz.com – Juventus dilaporkan tengah membidik David De Gea dari Fiorentina setelah upaya mereka mendatangkan Alisson Becker dari Liverpool menemui jalan buntu.
Juventus dikabarkan sedang memburu kiper baru untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Setelah gagal mendapatkan Alisson Becker dari Liverpool, perhatian kini tertuju pada David De Gea yang bermain untuk Fiorentina.
Kebutuhan akan penjaga gawang baru memang menjadi prioritas utama Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Pelatih Luciano Spalletti disebut-sebut kurang puas dengan performa dua kiper yang ada saat ini.
Upaya Juventus untuk merekrut Alisson Becker sebelumnya telah menemui hambatan. Liverpool dikabarkan memutuskan untuk mempertahankan kiper andalan mereka tersebut, sehingga Alisson dipastikan akan tetap bermain di Anfield musim depan.
Menurut laporan dari Tuttosport, kegagalan mendatangkan Alisson membuat Juventus segera mencari alternatif. Pilihan strategis pun jatuh pada David De Gea, kiper yang kini memperkuat Fiorentina.
Kiper yang Teruji di Italia
Ketertarikan Juventus terhadap De Gea tampaknya bukan sekadar isapan jempol belaka. Klub asal Turin ini dikabarkan sangat terkesan dengan rekam jejak sang kiper yang telah terbukti mampu tampil di level tertinggi sepak bola.
Sejak bergabung dengan Fiorentina, De Gea telah menjadi pilar penting di bawah mistar gawang tim tersebut. Berkat penyelamatan-penyelamatan gemilangnya, ia berhasil membantu Fiorentina bertahan di Serie A pada musim 2025/2026.
Penampilan impresif De Gea ini pun menuai pujian dari Luciano Spalletti. Sang pelatih menilai bahwa mantan pemain Manchester United ini bisa menjadi pengganti yang sepadan bagi Alisson di lini pertahanan Juventus.
Mulai Nego
Ketertarikan Juventus terhadap De Gea terbukti memiliki dasar yang kuat. Manajemen klub dilaporkan telah mengambil langkah konkret untuk mengamankan tanda tangan sang pemain.
Pihak direksi Juventus dikabarkan telah membuka jalur komunikasi dengan agen David De Gea. Dalam pertemuan tersebut, mereka mengajukan proposal untuk kesempatan bermain di Turin pada musim panas mendatang.
Proses negosiasi antara kedua belah pihak saat ini masih berada di tahap awal. Juventus berupaya keras untuk meyakinkan sang kiper agar bersedia pindah ke Turin pada bursa transfer musim panas ini.
Liputan6.com, Jakarta – Timnas Norwegia tampil dominan dan mengalahkan Timnas Swedia dengan skor 3-1 dalam pertandingan uji coba internasional yang berlangsung di Ullevaal Stadion, Selasa (2/6/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi bagian dari persiapan kedua negara menjelang Piala Dunia 2026.
Sejak menit awal, pasukan Stale Solbakken langsung menguasai jalannya permainan dengan pendekatan yang agresif. Jorgen Strand Larsen tampil sebagai aktor utama kemenangan lewat dua gol yang bersarang pada menit ke-9 dan ke-37.
Satu gol tambahan Norwegia lahir dari kaki Antonio Nusa di menit ke-18. Adapun Swedia yang diasuh Graham Potter hanya mampu membalas melalui Alexander Isak pada menit ke-76 untuk memperkecil ketertinggalan.
Kemenangan ini menjadi bekal positif bagi Norwegia sebelum memasuki turnamen akbar yang sudah di depan mata. Sebaliknya, Swedia harus menerima sejumlah catatan evaluasi setelah kesulitan mengimbangi intensitas permainan tuan rumah selama 90 menit.
Babak Pertama
Norwegia langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit kick-off dibunyikan. Antonio Nusa menjadi momok tersendiri di sisi kiri, berulang kali membuat lini belakang Swedia kelabakan.
Keunggulan pertama tercipta pada menit kesembilan. Umpan terukur Julian Ryerson ke kotak penalti disambut sundulan Jorgen Strand Larsen yang mengarah tepat ke sudut bawah gawang, membuka skor 1-0 untuk tuan rumah.
Swedia berusaha merespons melalui Anthony Elanga dan Gustaf Nilsson. Namun upaya keduanya masih mentah di hadapan tembok pertahanan yang dikawal Torbjorn Heggem dan Kristoffer Ajer.
Norwegia justru memperlebar jarak pada menit ke-18. Sander Berge memberikan umpan matang kepada Antonio Nusa, yang langsung melepaskan tembakan kaki kanan ke pojok bawah gawang, Jacob Widell Zetterstrom tak berdaya menghentikannya.
Tertinggal dua gol, Swedia sempat mendapat peluang terbaik mereka di menit ke-27. Gustaf Nilsson memperoleh dua kesempatan beruntun, namun satu tembakan diblok dan percobaan berikutnya digagalkan kiper Orjan Nyland.
Tekanan Norwegia tak mereda, dengan Strand Larsen, Alexander Sorloth, dan Oscar Bobb terus mengancam. Zetterstrom dipaksa melakukan beberapa penyelamatan penting demi menjaga agar ketertinggalan tim tamu tidak semakin besar.
Baca juga : Model Kebun dan Peternakan Mini untuk Tambahan Penghasilan di Rumah
Gol ketiga tuan rumah lahir dari situasi sepak pojok pada menit ke-37. Ryerson kembali menjadi kreator dengan umpan silang yang kembali dituntaskan Strand Larsen lewat sundulan jarak dekat, mengubah papan skor menjadi 3-0 hingga turun minum.






