Bos Tim Honda Asia Puji Veda Ega Pratama Meski Gagal di Moto3 Italia

bola10 Dilihat

DermayuMagz.com – Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan apresiasi kepada Veda Ega Pratama meskipun gagal memenuhi target di Moto3 Italia 2026. Veda hanya mampu finis di posisi kedelapan dalam seri tersebut.

Veda Ega Pratama menyelesaikan balapan di Sirkuit Mugello dengan meraih delapan poin. Posisi startnya yang berada di grid ke-13 menjadi tantangan tersendiri dalam upayanya meraih hasil maksimal.

Pembalap asal Indonesia ini terpaut 1,081 detik dari pemenang balapan, Brian Uriarte, yang juga merupakan rivalnya di Red Bull Rookies Cup 2025. Uriarte berhasil menjuarai Moto3 Italia 2026 dengan catatan waktu 33 menit 7,801 detik.

“Finis di posisi kedelapan bukanlah hasil yang kami targetkan karena ada potensi untuk hasil yang lebih baik,” ujar Aoyama dalam keterangan resmi Honda Team Asia pada Senin (1/6).

Meskipun demikian, Hiroshi Aoyama tetap memberikan pujian atas performa Veda Ega Pratama. Ia menilai Veda telah menunjukkan balapan yang bagus di Mugello.

Aoyama menekankan bahwa Veda berhasil masuk zona poin dan bahkan mampu memperbaiki posisinya dibandingkan saat start. Hal ini menunjukkan kemajuan yang positif bagi pembalap Honda Team Asia tersebut.

“Tetapi Veda melakukan pekerjaan yang baik dalam mengelola balapan dan membawa pulang hasil yang kuat lainnya,” tambah Aoyama.

Menurut Aoyama, balapan Moto3 Italia 2026 berlangsung sangat sulit bagi Veda. Pembalap muda itu berjuang keras untuk naik ke barisan depan sejak awal balapan hingga garis finis.

“Di awal balapan ia sedikit kesulitan, tetapi dari pertengahan balapan ia mampu merebut kembali posisinya dan bergabung dalam pertarungan di depan,” jelas Aoyama.

Ia menambahkan bahwa Veda sempat berjuang untuk meraih podium dan terus berada di kelompok terdepan hingga lap terakhir. Aoyama mengakui bahwa balapan tersebut sangat kacau dan persaingan sangat ketat.

Berikut adalah klasemen sementara Moto3 2026:

  • 1. Maximo Quiles – KTM – 145 poin
  • 2. Alvaro Carpe – KTM – 93 poin
  • 3. Adrian Fernandez – Honda – 89 poin
  • 4. Brian Uriarte – KTM – 67 poin
  • 5. Veda Pratama – Honda – 66 poin
  • 6. Marco Morelli – KTM – 61 poin
  • 7. Valentin Perrone – KTM – 56 poin
  • 8. David Almansa – KTM – 52 poin
  • 9. Guido Pini – Honda – 47 poin
  • 10. David Muñoz – KTM – 47 poin

Di sisi lain, Timnas Norwegia berhasil mengalahkan Timnas Swedia dengan skor 3-1 dalam pertandingan uji coba internasional di Ullevaal Stadion pada Selasa (2/6/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi bagian dari persiapan kedua negara untuk Piala Dunia 2026.

Baca juga : Penghapusan Denda Pajak Kendaraan di DKI Jakarta Selama Tiga Bulan

Sejak awal pertandingan, Norwegia yang dilatih Stale Solbakken langsung mengambil inisiatif serangan. Jorgen Strand Larsen menjadi bintang dalam pertandingan tersebut dengan mencetak dua gol pada menit ke-9 dan ke-37.

Gol tambahan untuk Norwegia dicetak oleh Antonio Nusa pada menit ke-18. Sementara itu, Swedia yang diasuh Graham Potter hanya mampu membalas melalui Alexander Isak di menit ke-76.

Kemenangan ini memberikan modal positif bagi Norwegia menjelang Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Swedia perlu melakukan evaluasi setelah kesulitan mengimbangi intensitas permainan tuan rumah.

Di babak pertama, Norwegia langsung menunjukkan dominasinya. Antonio Nusa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Swedia, berulang kali merepotkan lini belakang lawan.

Keunggulan pertama tercipta pada menit kesembilan melalui sundulan Jorgen Strand Larsen yang menyambut umpan Julian Ryerson. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Swedia mencoba bangkit melalui upaya Anthony Elanga dan Gustaf Nilsson, namun pertahanan Norwegia yang kokoh berhasil menahan serangan mereka.

Norwegia kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-18. Antonio Nusa berhasil mencetak gol setelah menerima umpan dari Sander Berge, membuat kiper Swedia, Jacob Widell Zetterstrom, tidak berdaya.

Meskipun tertinggal dua gol, Swedia memiliki peluang terbaiknya di menit ke-27 melalui Gustaf Nilsson. Namun, kedua percobaan Nilsson berhasil digagalkan oleh kiper Norwegia, Orjan Nyland.

Tekanan dari Norwegia terus berlanjut, dengan Strand Larsen, Alexander Sorloth, dan Oscar Bobb terus mengancam gawang Swedia. Zetterstrom terpaksa melakukan beberapa penyelamatan krusial.

Gol ketiga Norwegia tercipta dari situasi sepak pojok pada menit ke-37. Julian Ryerson kembali memberikan assist dengan umpan silang yang disundul oleh Strand Larsen dari jarak dekat, menutup babak pertama dengan skor 3-0 untuk Norwegia.