Shin Tae-yong Rela Tolak Klub Luar Negeri demi Latih Persija

bola8 Dilihat

DermayuMagz.com – Shin Tae-yong, juru taktik asal Korea Selatan yang pernah menukangi Tim Nasional Indonesia, kini secara resmi dipercaya untuk memimpin Persija Jakarta. Keputusan ini tidak datang begitu saja, melainkan melalui sebuah proses yang ternyata menyimpan banyak cerita menarik di baliknya.

Pengumuman Shin Tae-yong sebagai pelatih baru Persija Jakarta dilakukan pada Senin (8/6/2026) di Jakarta International Stadium (JIS). Ia dikontrak selama tiga tahun untuk mengawal Macan Kemayoran di Liga Super musim 2026/2027, menggantikan posisi Mauricio Souza yang kontraknya tidak diperpanjang.

Penunjukan Shin Tae-yong disambut dengan antusiasme tinggi, mengingat rekam jejaknya yang impresif bersama Timnas Indonesia sejak tahun 2019 hingga 2024. Ia pun tak menampik rasa senang dan menjelaskan bagaimana proses dirinya bisa kembali ke kancah sepak bola Indonesia, kali ini di level klub.

“Selama lima tahun saya memimpin tim nasional Indonesia, saya sering menggunakan stadion utama yang juga digunakan tim Persija Jakarta. Oleh karena itu, saya selalu mengamati mereka dengan saksama,” ujar Shin Tae-yong, menjelaskan alasannya tertarik dengan Persija.

Ia menambahkan bahwa Persija dianggapnya sebagai salah satu tim unggulan di Liga Indonesia, bersama dengan tim-tim besar lainnya seperti Persib, Borneo, dan Bali United. Hal ini menunjukkan pandangannya yang luas terhadap kekuatan kompetisi sepak bola Indonesia.

Setuju Gabung Setelah Bertemu Pemilik Persija

Proses Shin Tae-yong bergabung dengan Persija tidak lepas dari peran langsung pemilik klub. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat didesak dan dibujuk hingga akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran tersebut.

“Pemilik klub mengundang saya secara mendesak. Setelah bertemu dengannya, saya merasa tertarik untuk menerima tantangan ini,” ungkap pelatih yang pernah membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018.

Lebih lanjut, Shin Tae-yong menyatakan bahwa motivasinya untuk kembali ke Indonesia adalah keinginan kuat untuk berkontribusi lebih lanjut bagi perkembangan sepak bola tanah air. Ia ingin menciptakan sebuah sistem yang dapat membantu liga Indonesia berkembang.

“Saya ingin datang ke Jakarta dan menciptakan sesuatu, khususnya sebuah sistem, untuk membantu liga Indonesia berkembang lebih jauh. Itulah alasan saya bergabung dengan tim ini,” jelasnya dengan penuh keyakinan.

Tolak Banyak Klub Luar Negeri

Menariknya, sebelum membuat keputusan untuk bergabung dengan Persija, Shin Tae-yong ternyata sempat mendapat tawaran dari beberapa klub asing. Namun, semua itu pupus ketika tawaran dari Persija datang dan menarik perhatiannya.

“Sebenarnya, sebelum saya bertemu dengan pemilik tim Jakarta, saya telah menerima tawaran dari tiga atau empat tim. Di tengah situasi itu, pemilik klub menghubungi saya secara pribadi, sehingga kami mengadakan pertemuan. Selama pertemuan itulah, saya akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan tim Jakarta,” tuturnya.

Shin Tae-yong tidak ragu mengakui bahwa kecintaannya terhadap Indonesia telah tumbuh. Perasaan inilah yang membuat keputusannya untuk melatih Persija semakin bulat dan mantap.

“Bisa dikatakan, selama lima tahun tinggal di Jakarta, saya benar-benar mencintai Jakarta dan Indonesia. Meskipun ada tawaran dari liga lain dengan gaji yang sedikit lebih tinggi, saya merasa harus datang ke Indonesia. Perasaan itu sangat kuat tertanam di hati saya. Akibatnya, bisa dibilang sentimen terkuat saya adalah ‘Saya mencintai Indonesia’,” pungkasnya dengan senyum.