DermayuMagz.com – Kapolres Depok, Kombes Abdul Waras, menunjukkan kebiasaan uniknya yang gemar mentraktir warga. Tindakan ini bukan hanya sekadar pemberian cuma-cuma, tetapi juga menjadi cara untuk lebih dekat dengan masyarakat dan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Saat momen Car Free Day (CFD) di Depok, Kombes Abdul Waras terlihat membagikan jajanan gratis kepada warga. Ia memulai aktivitasnya dengan menikmati pecel lontong, sembari menekankan pentingnya mendukung UMKM agar perekonomian Depok dapat berkembang.
Setelah sarapan, Kapolres melanjutkan patroli di sepanjang Jalan Margonda Raya. Kehadirannya di tengah keramaian CFD bertujuan untuk memastikan kelancaran aktivitas warga. Tak disangka, ia kemudian menghampiri para pedagang jajanan pasar.
Dengan ramah, Kombes Abdul Waras menyapa seorang warga dan menawarkan jajanan pasar secara cuma-cuma. “Ibu mau? Ayo ambil. Gratis. Gratis,” ujarnya dengan penuh kehangatan.
Sontak, tawaran tersebut disambut antusias oleh para ibu dan anak-anak yang hadir. Mereka bergiliran mengambil jajanan yang dibagikan. Bahkan, Kapolres turut membantu membagikan dagangan tersebut.
Salah seorang ibu mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Makasih ya bapak ganteng,” ucapnya dari kejauhan.
Aksi berbagi tidak berhenti di situ. Kombes Abdul Waras kemudian melanjutkan langkahnya dan menghampiri penjual gemblong. Ia kembali mengajak warga, terutama anak-anak, untuk mengambil gemblong gratis.
Saat berinteraksi dengan seorang anak, Kapolres bertanya tentang cita-citanya. “Kalau gede mau jadi apa?” tanya Kapolres. “Youtuber,” jawab anak tersebut dengan lugas.
Selanjutnya, Kombes Abdul Waras mengeluarkan uang dari sakunya untuk membayar dagangan gemblong. Ia pun beralih ke seorang ibu penjual jamu dan memberikannya sejumlah uang.
Kebiasaan Kapolres mentraktir warga ternyata tidak hanya terbatas pada kegiatan CFD. Saat melakukan patroli malam bersama tim Jaguar Polres Depok, ia kembali menunjukkan kepeduliannya.
Di malam hari, Kombes Abdul Waras juga aktif mendukung para pedagang kecil. “Kita patroli malam lariskan saudara kita Pedagang Kaki Lima,” tegas Kapolres Abdul Waras.
Saat menyapa seorang pedagang tahu bulat, Kapolres langsung membeli dagangannya. “Pak dagang apa?” sapa Kapolres. “Tahu bulat, pak,” jawab pedagang tersebut singkat.
Setelah membeli dua bungkus tahu bulat, Kapolres memerintahkan anggotanya untuk membagikan sebagian kepada masyarakat. “Yang mau makan makan saja, kita bagi-bagi ke masyarakat juga,” ujar Kapolres kepada anak buahnya.
Tak hanya berbagi makanan, Kombes Abdul Waras juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan pesan moral. Ia duduk bersama beberapa pemuda di pinggir jalan sambil menikmati kopi bersama.
Dalam kesempatan itu, Kapolres memberikan nasihat penting kepada para pemuda Depok mengenai bahaya narkoba. Ia menggunakan pendekatan yang persuasif agar pesannya lebih mudah diterima.
“Kalau ada yang ngajak negatif, apalagi Narkoba, jangan. Awalnya gratis, lalu kalau sudah kecanduan ketagihan, jangan coba-coba. Sayangi tubuh kita, keluarga kita,” pesan Kapolres dengan tegas.
Tindakan Kombes Abdul Waras ini menunjukkan bahwa seorang pemimpin kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga dapat menjadi sosok yang humanis, peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, dan mampu membangun kedekatan emosional dengan warga.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut berkontribusi positif bagi masyarakat. Dengan memberikan perhatian kecil seperti mentraktir jajanan atau sekadar berbagi cerita, dapat menciptakan dampak besar dalam mempererat tali silaturahmi antara aparat penegak hukum dan masyarakat.






