Menanti: Lirik Gege Tiwa Tentang Luka Ego dan Kesalahan Masa Lalu

showbiz7 Dilihat

DermayuMagz.com – Gege Tiwa, seorang musisi yang telah berkiprah selama lebih dari tiga tahun di kancah musik Indonesia, kembali menunjukkan produktivitasnya dengan merilis single keempat berjudul “Menanti”. Lagu ini diciptakan oleh Romano yang juga berperan sebagai produser.

Lirik lagu “Menanti” secara mendalam mengeksplorasi penyesalan atas kepergian orang terkasih yang disebabkan oleh ego dan kesalahan di masa lalu. Peristiwa tersebut meninggalkan luka batin yang sulit untuk disembuhkan.

Melalui lirik yang penuh emosi dan aransemen musik yang menyentuh, “Menanti” berhasil merefleksikan perasaan kehilangan, harapan yang tersisa, dan kerinduan yang mendalam, meskipun peluang untuk kembali mungkin sudah tertutup rapat.

Penyanyi yang memiliki nama asli Nataniel Buanegris Tiwa ini menjelaskan bahwa lagu “Menanti” terinspirasi dari pengalaman emosional yang sangat dekat dengan kehidupan banyak orang. Setiap individu pasti pernah berada pada titik di mana mereka harus menerima konsekuensi dari keputusan yang telah diambil.

Selain itu, pengalaman tersebut juga menjadi pelajaran berharga dalam memahami arti penantian dan kehilangan. Gege Tiwa berharap lagunya ini dapat menjadi teman bagi mereka yang tengah melalui fase serupa.

“Saya berharap lagu ini bisa menjadi teman mereka yang sedang menghadapi fase serupa,” ujar Gege Tiwa dalam sebuah kesempatan kepada awak media di Jakarta pada awal pekan ini.

Ia pun mengungkapkan harapannya yang lebih spesifik untuk lagu “Menanti”.

“Semoga ‘Menanti’ dapat mewakili perasaan yang mungkin sulit diungkapkan dengan kata-kata,” tutur Gege Tiwa.

Gege Tiwa bukanlah nama baru dalam industri musik Tanah Air. Sebelum memutuskan untuk bersolo karier, ia pernah menjadi salah satu vokalis di home band Brunei Royal Family pada periode 2004 hingga 2007 di Brunei Darussalam.

Selain dikenal sebagai seorang penyanyi, Gege Tiwa juga memiliki kemampuan dalam menulis lagu dan memproduseri musik. Kemampuan multifaset ini semakin memperkuat posisinya sebagai seorang singer songwriter di industri musik Indonesia.

Kini, melalui single terbarunya, “Menanti”, Gege Tiwa kembali menunjukkan konsistensinya dalam berkarya. Ia memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan karya-karya yang jujur, personal, dan dekat dengan realitas kehidupan para penikmat musik.

Video klip lagu “Menanti” sendiri telah dirilis dan dapat dinikmati di kanal YouTube sejak tanggal 9 Juni 2026. Video klip ini diharapkan dapat semakin memperkuat pesan emosional yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut.

Di balik penyesalan yang tergambar dalam liriknya, “Menanti” juga menyiratkan sebuah pelajaran hidup yang berharga. Gege Tiwa ingin menyampaikan bahwa setiap pengalaman, termasuk yang menyakitkan, selalu membawa hikmah.

“Single ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pendengar serta menjadi pengingat bahwa di balik setiap penyesalan, selalu ada pelajaran yang dapat dipetik,” ucap Gege Tiwa.

Dengan bekal pengalaman yang dimilikinya di industri musik, Gege Tiwa bertekad untuk terus berkarya secara konsisten. Ia berencana untuk mengangkat cerita-cerita kehidupan, tentang cinta, dan refleksi diri melalui karya-karyanya.

Berikut adalah lirik lengkap dari lagu “Menanti” oleh Gege Tiwa:

Lama, sudah terlalu lama

Ku bergeming dalam kabut

Perlahan ku berserah pada waktu

Meski kuyakin takkan selamanya

Walau harus menunggu lama

Walau harus menunggu lama

Kau tinggalkanku sendiri

Kau bawa hilang mimpi-mimpi

Memaksaku untuk berhenti

Berharap ada kesempatan di lain hari

Ku sendiri, ku sendiri…

Slalu itu kau mungkin mencoba

Di saat ego ku yang berbicara

Andai kubisa memutar waktu

Akan kubiarkan yang kau mau

Walau harus menunggu lama

Walau harus menunggu lama

Kau tinggalkan kusendiri

Kau bawa hilang mimpi-mimpi

Memaksaku untuk berhenti

Berharap ada kesempatan di lain hari

‘Ku sendiri, oh… oh…

Kepergianmu mengajarkan kumengerti

Atas rasa rindu di hati

Meski kau takkan kembali

Kau telah mengajarkanku arti kembali

Ku sendiri, ku sendiri

Oh sendiri, sendiri…

Menanti

DermayuMagz.com – Rico Ceper membagikan momen haru saat menjenguk komedian senior Haji Bolot yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta. Rico, yang menganggap Haji Bolot sebagai sosok orang tua, mengungkapkan kesedihannya melihat kondisi sang komedian yang masih lemah.

“Saya masuk deh tuh, saya berdua dempetan sama Pak Haji Bolot. Dia tidur bahan makannya udah kelar. Saya panggil, ‘Pak Haji, ayo semangat, sehat,’ itu yang saya ucapkan,” ujar Rico Ceper di Kawasan Senayan, Jakarta, pada Senin, 15 Juni 2026.

Awalnya, Rico hanya dapat melihat kondisi Haji Bolot dari balik kaca pembatas ruangan karena adanya pembatasan ketat dari pihak rumah sakit. Namun, atas izin dari istri Haji Bolot, Rico akhirnya diperbolehkan masuk untuk memberikan dukungan dan semangat secara langsung.

“Dibawa sama istrinya Pak Haji Bolot untuk ke dalam, terus izin sama perawat suster untuk saya dimintakan tolong untuk apa? Terus untuk kesadarannya, katanya. Oh boleh emang ya? Kalau memang bisa bermanfaat ya syukur, saya bilang gitu,” tambahnya.

Di dalam ruangan, Rico berupaya untuk mengajak Haji Bolot berinteraksi. Tujuannya adalah untuk menstimulasi motorik sang komedian dan memberinya kata-kata penguatan agar memiliki tekad yang kuat untuk segera pulih.

“‘Bisa kita balik syuting lagi. Pak Haji eh bangun bangun bangun,’ saya gituin. Karena saya mengikuti suster yang sebelumnya cara bangunin,” jelas Rico.

Perkembangan positif terlihat ketika Haji Bolot merespons kehadiran Rico dengan gerakan tangannya. Meskipun terlihat sangat lelah, komedian legendaris itu berusaha memberikan isyarat bahwa ia mengenali suara sahabatnya.

“‘Pak Haji nih saya, angkat ayo tangannya bisa nggak?’ saya berdua aja. Dia angkat gitu lemah. ‘Coba jempolnya diadu, kalau ini saya Ceper,’ saya bilang. Dia angkat jempolnya dengan lemah. Aduh saya mau nangis. Didempetin sama dia gini,” Rico menceritakan dengan nada emosional.

Gerakan motorik ini menjadi kabar baik bagi tim medis dan keluarga yang setia mendampingi Haji Bolot di rumah sakit. Rico menyatakan bahwa perkembangan ini jauh lebih baik dibandingkan kondisi sang komedian pada hari-hari sebelumnya.

“Artinya secara motoriknya dia iya gitu. Dan itu kemajuan, tadinya kan cuma diam aja kayak pingsan kata keluarganya. Terus saya ditosin begini sama dia. Alhamdulillah,” pungkasnya.