Lawan Belgia di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

bola4 Dilihat

DermayuMagz.com – Belgia berhasil mengamankan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melewati pertandingan yang menegangkan melawan Senegal. Kemenangan dramatis melalui perpanjangan waktu dengan skor 3-2 di Lumen Field, Seattle, pada Kamis (2/7/2026) WIB, menjadi penentu langkah Red Devils di turnamen akbar ini.

Meskipun sempat tertinggal dua gol hingga menit ke-85, Belgia menunjukkan mental baja dengan melakukan kebangkitan luar biasa di pengujung waktu normal. Momentum ini membawa mereka melaju ke fase gugur, menjaga asa untuk terus melangkah lebih jauh dalam perburuan gelar juara dunia.

Kini, seluruh perhatian tertuju pada calon lawan yang akan dihadapi Belgia di babak 16 besar. Pertandingan yang akan menentukan siapa yang berhak menantang Kevin De Bruyne dan kawan-kawan akan mempertemukan Amerika Serikat melawan Bosnia dan Herzegovina.

Belgia Menunggu Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina

Kepastian mengenai lawan Belgia di babak 16 besar baru akan terungkap setelah duel antara Amerika Serikat dan Bosnia dan Herzegovina rampung digelar. Salah satu dari kedua tim tersebut akan menjadi rintangan berikutnya bagi Belgia dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Perjalanan Belgia ke babak ini tidak terlepas dari kemampuan mereka untuk bangkit dari situasi sulit. Mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan dalam laga melawan Senegal akan menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya yang dipastikan semakin berat.

Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol

Pertandingan melawan Senegal berlangsung cukup sengit. Senegal berhasil unggul lebih dulu melalui gol Habib Diarra pada menit ke-24, disusul gol kedua dari Ismaila Sarr pada menit ke-51. Tertinggal dua gol membuat Belgia berada dalam tekanan besar.

Namun, semangat juang Belgia mulai terlihat di babak kedua. Pelatih memutuskan untuk memasukkan Romelu Lukaku yang terbukti menjadi pembeda. Lukaku berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-86, memanfaatkan umpan matang dari Thomas Meunier.

Selang tiga menit, Youri Tielemans berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan kerasnya, berkat assist dari Leandro Trossard. Skor imbang 2-2 bertahan hingga peluit akhir babak normal dibunyikan, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Dalam babak tambahan, kedua tim saling jual beli serangan dan memiliki peluang untuk mencetak gol kemenangan. Namun, drama sesungguhnya terjadi menjelang akhir pertandingan.

Wasit, setelah meninjau ulang melalui Video Assistant Referee (VAR), memberikan hadiah penalti kepada Belgia atas pelanggaran terhadap Tielemans. Penyerang Belgia itu sendiri yang maju sebagai eksekutor dan berhasil menaklukkan kiper Senegal pada menit ke-120+5. Gol penalti tersebut memastikan kemenangan 3-2 bagi Belgia dan mengakhiri perlawanan Senegal di Piala Dunia 2026.

Kemenangan dramatis ini membawa Belgia selangkah lebih dekat menuju ambisi mereka meraih gelar juara. Kini, mereka akan fokus mempersiapkan diri menghadapi pemenang antara Amerika Serikat dan Bosnia dan Herzegovina di babak 16 besar.

DermayuMagz.com – Harapan timnas Argentina terhadap Lautaro Martinez dan Julian Alvarez untuk mengurangi beban Lionel Messi di Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya terwujud. Meskipun kedua penyerang ini memiliki rekam jejak yang mengesankan di level klub, kontribusi gol mereka untuk Albiceleste di turnamen akbar ini masih terbilang minim. Sebaliknya, Lionel Messi tetap menjadi tulang punggung tim, baik dalam urusan mencetak gol maupun memimpin serangan.

Argentina sangat mengandalkan duo Martinez dan Alvarez untuk berbagi tugas mencetak gol, terutama mengingat usia dan peran sentral Messi. Beban untuk menggendong tim di pundak sang megabintang diharapkan bisa sedikit terangkat dengan kehadiran dua penyerang muda potensial ini. Ekspektasi ini semakin tinggi mengingat performa impresif mereka di level klub pada musim 2025/2026.

Ketajaman Klub yang Tidak Berlanjut di Timnas

Lautaro Martinez tampil memukau bersama Inter Milan pada musim 2025-2026. Ia berhasil mencatatkan 22 gol, dengan 17 gol di antaranya tercipta di Serie A. Prestasi ini mengantarkannya meraih gelar Capocannonieri, predikat pencetak gol terbanyak di liga Italia.

Tak kalah gemilang, Julian Alvarez juga menunjukkan performa yang luar biasa bersama Atletico Madrid. Ia sukses mengemas 20 gol sepanjang musim, termasuk 10 gol krusial di ajang Liga Champions. Ketajaman Alvarez di kompetisi antarklub Eropa paling prestisius bahkan menarik perhatian klub raksasa Spanyol, Barcelona.

Namun, kedua penyerang tajam ini belum mampu mentransfer performa gemilang di klub ke panggung Piala Dunia 2026. Secara kolektif, Lautaro Martinez dan Julian Alvarez baru menyumbangkan satu gol untuk Argentina di turnamen tersebut. Gol tunggal itu dicetak oleh Lautaro Martinez melalui titik penalti saat melawan Yordania di laga terakhir fase grup, di mana Messi diistirahatkan.

Lionel Messi, Pilar Utama Albiceleste

Di tengah minimnya kontribusi gol dari dua penyerang muda andalan tersebut, Lionel Messi kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pilar utama timnas Argentina. Sang kapten menjadi motor serangan yang tak tergantikan.

Dari total delapan gol yang berhasil dicetak Argentina di Piala Dunia 2026 sejauh ini, enam gol di antaranya merupakan hasil kontribusi langsung dari Lionel Messi. Angka ini menegaskan betapa vitalnya peran Messi dalam menjaga daya saing Albiceleste di kompetisi sepak bola terbesar di dunia.