Hyundai Ioniq 3: Bocoran Spesifikasi Terungkap Jelang GIIAS 2026

Otomotif4 Dilihat

DermayuMagz.com – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) bersiap menggemparkan panggung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan kehadiran sebuah hatchback listrik terbaru yang potensial, Hyundai Ioniq 3. Model ini akan dipamerkan sebagai langkah awal untuk mengukur respons pasar otomotif Indonesia terhadap segmen kendaraan listrik yang terus berkembang.

Keputusan untuk memamerkan Ioniq 3 di GIIAS 2026 bukan sekadar ajang pameran biasa. Chief Operating Officer (CEO) Hyundai Motors Indonesia, Frans, menjelaskan bahwa kehadiran Ioniq 3 merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat lini produk Ioniq di Tanah Air. Jika animo masyarakat terhadap mobil ini sangat positif, bahkan hingga menjadi viral, Hyundai tidak menutup kemungkinan untuk membawanya ke pasar Indonesia secara resmi.

Pernyataan Frans ini mengindikasikan bahwa Hyundai sangat serius dalam menjajaki potensi pasar kendaraan listrik di Indonesia. “Jika bagus, kita akan pertimbangkan untuk masuk di Indonesia (Ioniq 3). Tapi, sekali lagi bahwa kendaraan ini mendapatkan respons yang sangat positif, apalagi sampai viral, dan kita berharap bahwa kendaraan ini bisa beredar di jalanan Indonesia,” ujar Frans saat ditemui awak media di bilangan SCBD, Jakarta Pusat.

Berdasarkan bocoran spesifikasi yang beredar, Hyundai Ioniq 3 dibangun di atas platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) yang sudah teruji, dengan sistem kelistrikan 400 volt. Platform ini menjadi fondasi bagi banyak kendaraan listrik Hyundai dan Kia, menawarkan efisiensi, performa, dan teknologi pengisian daya yang mumpuni.

Untuk urusan performa, Ioniq 3 akan ditawarkan dalam beberapa varian. Varian Standard Range akan ditenagai oleh motor listrik tunggal yang ditempatkan di bagian depan. Motor ini mampu menghasilkan tenaga hingga 147 tenaga kuda (tk). Tenaga tersebut akan disalurkan sepenuhnya ke roda depan. Menariknya, pada varian ini, Hyundai tidak menyertakan frunk (ruang penyimpanan di depan) untuk memaksimalkan ruang kabin atau komponen lainnya.

Hyundai Ioniq 3 akan hadir dengan dua pilihan kapasitas baterai yang menawarkan fleksibilitas jarak tempuh sesuai kebutuhan konsumen. Varian Standard Range akan dibekali dengan baterai berkapasitas 42,2 kWh. Dengan baterai ini, Ioniq 3 diklaim mampu menempuh jarak hingga 213 mil, atau setara dengan sekitar 344 kilometer berdasarkan siklus pengujian WLTP. Angka ini cukup memadai untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak menengah.

Sementara itu, bagi konsumen yang membutuhkan jangkauan lebih jauh, Hyundai Ioniq 3 juga menawarkan varian Long Range. Varian ini dibekali dengan baterai yang lebih besar, yakni 61 kWh. Kapasitas baterai yang lebih besar ini memungkinkan Ioniq 3 Long Range untuk menjelajah hingga 308 mil, atau sekitar 496 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Meski memiliki baterai yang lebih besar, varian Long Range justru memiliki output tenaga yang sedikit lebih rendah, yaitu 135 tk, dan akselerasi yang sedikit lebih lambat dibandingkan varian Standard Range.

Dari sisi akselerasi, varian Standard Range dengan tenaga 147 tk mampu mencatat waktu 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 9,0 detik. Sementara itu, varian Long Range dengan tenaga 135 tk membutuhkan waktu sedikit lebih lama, yaitu sekitar 9,6 detik untuk mencapai kecepatan yang sama. Meskipun ada perbedaan dalam performa akselerasi, kedua varian Ioniq 3 memiliki torsi puncak yang identik, yaitu 184 lb-ft (sekitar 250 Nm). Kecepatan maksimum kedua varian juga dibatasi, yakni pada angka 105 mph atau sekitar 169 km/jam.

Desain eksterior Hyundai Ioniq 3 mengusung filosofi ‘Art of Steel’ yang khas dari Hyundai, menampilkan garis-garis tegas dan proporsi yang dinamis. Aerodinamika menjadi salah satu fokus utama dalam perancangan desainnya, terbukti dengan koefisien drag yang rendah, yaitu 0,263. Angka ini menunjukkan efisiensi aerodinamis yang baik, yang berkontribusi pada peningkatan jarak tempuh dan stabilitas berkendara.

Secara dimensi, Ioniq 3 memiliki panjang sekitar 163,6 inci. Ukuran ini membuatnya menjadi salah satu hatchback listrik yang cukup kompak, bahkan lebih kecil dibandingkan dengan model seperti Hyundai GV60. Kompaktesnya dimensi ini menjadikan Ioniq 3 ideal untuk bermanuver di perkotaan yang padat dan mudah diparkir.

Masuk ke dalam kabin, Hyundai Ioniq 3 akan menjadi model pertama di pasar Eropa yang diperkuat dengan sistem infotainment terbaru, Pleos Connect. Sistem ini berjalan di atas Android Automotive OS, menawarkan antarmuka yang intuitif dan terintegrasi dengan berbagai fitur konektivitas. Pengguna dapat memilih antara dua ukuran layar sentuh, yakni 12,9 inci atau 14,6 inci, tergantung pada varian yang dipilih. Sistem ini dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang mulus dan kaya fitur.

Untuk menambah variasi dan daya tarik bagi konsumen yang menginginkan tampilan lebih sporty, Hyundai juga akan menghadirkan varian N Line. Varian ini biasanya mendapatkan sentuhan desain eksterior dan interior yang lebih agresif, serta mungkin beberapa penyesuaian pada suspensi untuk pengalaman berkendara yang lebih dinamis.

Dengan kombinasi spesifikasi yang ditawarkan, mulai dari pilihan baterai yang fleksibel, performa yang memadai, efisiensi aerodinamika, hingga teknologi infotainment terbaru, Hyundai Ioniq 3 diposisikan sebagai pilihan menarik di segmen hatchback listrik kompak. Kehadirannya di GIIAS 2026 akan menjadi momen penting untuk melihat bagaimana pasar Indonesia merespons inovasi terbaru dari Hyundai di era elektrifikasi otomotif.