DermayuMagz.com – Gelandang serang asal Spanyol, Juan Mera, menatap musim keduanya di kancah sepak bola Indonesia dengan penuh optimisme. Setelah sempat mencicipi atmosfer kompetisi bersama Persiraja Banda Aceh pada musim lalu, kini pemain berusia 32 tahun tersebut siap mengemban tantangan baru sebagai motor serangan Persis Solo di ajang Championship 2026/2027.
Persiapan intensif kini tengah dilakukan oleh Laskar Sambernyawa di bawah komando pelatih Ricky Nelson. Mengingat kick-off kompetisi dijadwalkan bergulir pada 18 September 2026, tim memiliki sisa waktu sekitar dua bulan untuk mematangkan taktik dan membangun kekompakan antarpemain.
Keyakinan Mera Soal Skuad Persis
Mera mengungkapkan kesan positifnya terhadap lingkungan baru di Kota Bengawan. Ia merasa sangat diterima dengan hangat oleh rekan-rekan setimnya, yang menurutnya memiliki kualitas individu mumpuni untuk bersaing di papan atas.
“Saya sangat senang bertemu dengan semua rekan tim saya. Saya pikir kami memiliki skuad yang sangat bagus. Semua pemain memiliki kualitas yang sangat baik, jadi saya sangat senang berada di sini,” ungkap Juan Mera dengan nada optimistis.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya masa persiapan yang tersisa untuk membangun chemistry di lapangan. Mera percaya bahwa dengan komposisi pemain yang ada saat ini, Persis Solo memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk tampil kompetitif sejak pekan perdana. Baginya, peningkatan kualitas latihan yang diterapkan tim saat ini menjadi kunci utama untuk meraih tiket promosi yang menjadi target besar klub.
Rekam Jejak Internasional dan Adaptasi Lokal
Sebelum memutuskan berkarier di Indonesia, Juan Mera memiliki pengalaman panjang merumput di Liga India. Kariernya di Negeri Bollywood terbilang cukup berwarna, dengan membela klub-klub seperti Dempo FC, Churchill Brothers, Punjab FC, NEROCA FC, hingga East Bengal FC.
Puncak kariernya di India terjadi saat ia sukses mengantarkan Punjab FC menjuarai I-League pada 2023, yang sekaligus membawa klub tersebut promosi ke kasta tertinggi, Indian Super League (ISL). Pengalaman meraih gelar juara dan promosi itulah yang diharapkan bisa ia tularkan saat membela panji Persis Solo.
Di Indonesia sendiri, Mera sempat menunjukkan tajinya bersama Persiraja Banda Aceh pada pertengahan musim 2025/2026. Dalam sembilan penampilan, ia berhasil mencatatkan tiga gol dan satu assist, sebuah statistik yang cukup impresif bagi seorang gelandang serang dalam proses adaptasi di liga yang baru.
Perombakan Total Laskar Sambernyawa
Persis Solo tampak sangat serius melakukan perombakan besar-besaran untuk menyongsong musim 2026/2027. Langkah berani diambil manajemen dengan melepas 18 pemain dari musim sebelumnya sebagai bagian dari restrukturisasi tim secara menyeluruh.
Untuk menambal posisi yang ditinggalkan, manajemen mendatangkan sejumlah nama berpengalaman yang diharapkan mampu memberikan stabilitas. Beberapa pemain senior yang didatangkan antara lain:
- Teguh Amiruddin (Penjaga gawang)
- Saldi Amiruddin (Penyerang)
- Hasim Kipuw (Bek)
Tidak hanya itu, manajemen juga memboyong pemain berlabel tim nasional seperti Luthfi Kamal dan Feby Eka. Kehadiran para pemain ini diharapkan dapat memperkuat kedalaman skuad dan menjadi mentor bagi pemain muda, sekaligus memastikan Persis Solo memiliki mentalitas pemenang dalam mengarungi ketatnya persaingan di Championship 2026/2027.






