Concacaf Tolak Skema Investasi FIFA untuk Piala Dunia
Concacaf dan 41 anggotanya menolak proposal FIFA Forward Enterprise. Mereka menyorot tenggat 19 September 2026, proses tata kelola, dan urgensi rencana itu.
OlehAning JatiDiterbitkan 31 Juli 2026, 17:25 WIBShareCopy LinkBatalkanPresiden FIFA, Gianni Infantino. (Alex Wong/Getty Images via AFP)
Dalam skema itu, FIFA berencana membentuk perusahaan baru dengan valuasi US$ 20 miliar untuk mengelola berbagai kompetisi, termasuk Piala Dunia putra dan putri, sebelum sebagian sahamnya ditawarkan kepada investor modal ventura. FIFA menyatakan kendali atas Piala Dunia tidak akan dialihkan kepada investor.
Proposal tersebut turut memuat tawaran tambahan pendanaan bagi 211 federasi anggota. Setiap federasi disebut berpeluang memperoleh sekitar US$ 46 juta sebagai imbalan atas dukungan, diikuti alokasi dana yang lebih besar pada setiap siklus tiga tahunan dibandingkan proyeksi awal.
Keberatan Soal Proses dan Tenggat 19 September 2026Logo FIFA. (AFP PHOTO / FABRICE COFFRINI)
Infantino menetapkan batas waktu hingga 19 September 2026 bagi seluruh asosiasi anggota untuk menyatakan dukungan atas rencana tersebut.
Tenggat yang singkat itu disebut memicu kebingungan mengenai isi keseluruhan rencana dan rincian eksekusinya.
Di Eropa, negara-negara anggota UEFA yang memiliki kekuatan finansial besar telah menolak untuk membahas proposal itu. Sementara itu, perhatian juga tertuju pada federasi-federasi yang lebih kecil karena adanya insentif finansial dalam skema tersebut.
Rapat Kamis dan Sikap Resmi 41 Anggota Concacaf
Pada rapat Kamis (30/7/2026) waktu setempat, presiden dari 41 asosiasi anggota Concacaf, Presiden Concacaf, anggota dewan konfederasi, serta anggota Dewan FIFA hadir untuk membahas usulan tersebut.
Melalui pernyataan resminya, Concacaf menyebut para anggotanya menyampaikan keprihatinan mendalam atas minimnya proses yang semestinya dijalankan, tenggat waktu yang dinilai terlalu singkat, serta belum adanya peninjauan maupun persetujuan dari badan tata kelola FIFA yang berwenang.
Concacaf juga menegaskan tetap berpegang pada prinsip pelayanan, tata kelola yang transparan, serta komitmen terhadap pengelolaan sepak bola untuk jangka panjang.
Pertanyakan Urgensi di Balik Rekor Piala Dunia 2026
Concacaf mempertanyakan urgensi proposal tersebut, terlebih Piala Dunia 2026 yang baru selesai disebut sebagai edisi paling menguntungkan dalam sejarah FIFA.
Itu sebabnya, Concacaf mempertanyakan perlunya melibatkan investasi ekuitas swasta untuk mendanai program FIFA Forward, baik yang baru maupun yang sudah berjalan.
Selain menolak, Concacaf menugaskan perwakilannya di Dewan FIFA untuk berdiskusi dengan FIFA mengenai kemungkinan memanfaatkan cadangan dana yang ada guna meningkatkan pendanaan program FIFA Forward di kawasan Concacaf. Organisasi itu juga meminta agar kebijakan selanjutnya mengikuti mekanisme tata kelola yang berlaku melalui staf FIFA dan Dewan FIFA sesuai Statuta FIFA.
Lanjut Baca:
Manchester United Boyong Eks Juventus Ini ke Inggris?
Aning Jati, Harley IkhsanTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan
Add as a preferred source on Google
OrganisasiFIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasionalLihat SelengkapnyaFIFA
Pentas Bola Dunia 2026
- FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20261 hari yang lalu
- Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol2 hari yang lalu
- Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20263 hari yang lalu
- Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20263 hari yang lalu
- Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar4 hari yang lalu
- Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
- Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
- FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
- Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
- Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu
- Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
- Dipeluk usai Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Beberkan Pesan Lionel Messi1 minggu yang lalu
Lihat Selengkapnya
Manchester United Boyong Eks Juventus Ini ke Inggris?
Manchester United dikabarkan berminat memboyong Dusan Vlahovic ke Old Trafford di musim panas ini.
OlehSerafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 31 Juli 2026, 21:11 WIBShareCopy LinkBatalkanPemain Juventus Dusan Vlahovic merayakan gol bersama Francisco Conceicao pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Verona di Turin, Italia, Minggu, 3 Mei 2026. (Tano Pecoraro/LaPresse via AP)
Joshua Zirkzee sejauh ini menjadi ujung tombak United selama pramusim karena Sesko belum tersedia. Penyerang asal Belanda itu bahkan mencetak gol solo apik ketika Manchester United menghadapi Rosenborg dalam laga uji coba terakhir mereka.
Namun, masa depan Zirkzee di Old Trafford masih belum sepenuhnya aman. Ada peluang pemain berusia 25 tahun itu meninggalkan klub sebelum bursa transfer ditutup, dengan setidaknya tiga klub Serie A disebut tertarik merekrutnya.
Menurut laporan inews, Manchester United memasukkan nama Dusan Vlahovic dalam radar mereka. Setan Merah disebut ingin menjadikan sang striker sebagai pelapis sekaligus pesaing bagi Benjamin Sesko di musim depan.
Simak situasi transfer Vlahovic di bawah ini.
Manchester United Kesengsem VlahovicDusan Vlahovic merayakan gol pertama Juventus dalam laga Serie A antara Juventus dan Udinese di Turin, Italia, Rabu, 29 Oktober 2025. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)
Manchester United memiliki minat yang serius terhadap Dusan Vlahovic. Penyerang asal Serbia itu kini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Juventus pada musim panas ini.
Vlahovic sebelumnya menghabiskan beberapa musim bersama Juventus. Ia mencetak 68 gol dan menyumbangkan 16 assist dalam 168 penampilan untuk Bianconeri.
Namun, kedua pihak tidak menemukan kesepakatan terkait kontrak baru. Situasi tersebut membuat Vlahovic akhirnya meninggalkan Turin dan tersedia secara gratis pada bursa transfer musim panas ini.
MU menilai kesempatan mendapatkan striker berkualitas seperti Vlahovic secara gratis tidak boleh dilewatkan. Itulah mengapa mereka berminat untuk mengamankan jasanya di musim panas ini.
Opsi Alternatif untuk Manchester UnitedThe Villans berhasil menyamakan agregat menjadi 1-1 melalui gol Ollie Watkins pada menit ke-36. Watkins sukses mengkonversi umpan silang Emiliano Buendia menjadi gol. (AP Photo/Dave Shopland)
Di sisi lain, United sebelumnya juga dikaitkan dengan penyerang Aston Villa, Ollie Watkins. Striker Timnas Inggris ini dinilai punya jam terbang yang apik untuk jadi pesaing Benjamin Sesko di musim depan.
Namun, transfer tersebut berpotensi sulit diwujudkan karena harga sang pemain. Aston Villa diyakini memasang banderol setidaknya 40 juta pounds untuk Watkins.
Angka tersebut jelas jauh lebih besar dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan United untuk mendapatkan Vlahovic yang berstatus bebas transfer. Alhasil Setan Merah bakal fokus untuk memenangkan transfer Vlahovic di musim panas ini.
Sumber: inews
Lanjut Baca:
Imbangi Vietnam di My Dinh, Singapura Kuasai Grup A Piala AFF 2026
Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan
Add as a preferred source on Google
Tim SepakbolaJuventus Football Club S.p.A atau yang biasa dikenal dengan Juventus atau Juve adalah klub sepak bola profesional asal Italia.Lihat SelengkapnyaJuventus
Pentas Bola Dunia 2026
- FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20261 hari yang lalu
- Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol2 hari yang lalu
- Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20263 hari yang lalu
- Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20263 hari yang lalu
- Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar4 hari yang lalu
- Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
- Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
- FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
- Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
- Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu
- Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
- Dipeluk usai Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Beberkan Pesan Lionel Messi1 minggu yang lalu
Lihat Selengkapnya






