DermayuMagz.com – Masa transisi AC Milan di bawah asuhan pelatih anyar Ruben Amorim tampaknya masih menyisakan banyak pekerjaan rumah yang mendesak. Laporan dari Gazzetta dello Sport menyoroti bahwa performa Rossoneri dalam rangkaian tur pramusim di Australia dan Indonesia belum menunjukkan progres yang diharapkan, dengan kekalahan dari Chelsea menjadi indikator utama adanya masalah fundamental dalam tim.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (8/8/2026), AC Milan harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor telak 3-0. Kekalahan ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan cerminan dari rapuhnya organisasi permainan Milan yang belum menemukan identitas taktis yang ajek, terutama saat melakukan transisi dari bertahan ke menyerang maupun dalam penerapan skema pressing tinggi.
Amorim Masih Mencari Formula Terbaik
Sejak awal pramusim, Ruben Amorim telah mengambil kebijakan untuk memberikan menit bermain yang merata kepada seluruh anggota skuad. Strategi ini bertujuan untuk memetakan kualitas individu pemain, namun di sisi lain, hal ini berimplikasi pada lambatnya pematangan pola permainan utama. Situasi semakin rumit dengan absennya beberapa pilar penting akibat cedera dan keterlambatan bergabungnya pemain yang baru saja menyelesaikan tugas internasional.
Saat berhadapan dengan Chelsea, Amorim bahkan menerapkan rotasi besar dengan membagi skuad menjadi dua tim yang seimbang. Meski langkah ini krusial untuk proses evaluasi, dampaknya terlihat jelas di lapangan di mana kohesi antar-pemain masih minim. Menjelang laga pembuka Serie A melawan Torino, pelatih asal Portugal tersebut kini dituntut untuk segera mengerucutkan skuad dan menetapkan kerangka tim utama yang solid.
Evaluasi Sektor Pertahanan dan Serangan
Salah satu poin kritis yang menjadi sorotan adalah kegagalan Milan dalam menerapkan strategi tekanan tinggi. Alih-alih meredam serangan lawan, pendekatan agresif yang diinstruksikan Amorim justru sering kali menyisakan celah lebar di lini belakang yang dieksploitasi dengan mudah oleh para pemain Chelsea seperti João Pedro dan Moisés Caicedo.
Di lini depan, kebuntuan menjadi masalah nyata. Kehadiran gelandang kawakan Luka Modric di lini tengah belum mampu memberikan suntikan kreativitas yang cukup untuk menembus pertahanan lawan. Rafael Leao, yang diharapkan menjadi motor serangan, tampak kesulitan memberikan dampak signifikan. Statistik menunjukkan bahwa Milan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga, sebuah catatan yang harus segera diperbaiki sebelum kompetisi resmi bergulir.
Meski status pertandingan tersebut hanya laga uji coba, hasil ini menjadi alarm bagi manajemen dan staf pelatih. AC Milan membutuhkan perubahan signifikan dalam hal organisasi permainan agar identitas yang diinginkan oleh Amorim tidak sekadar menjadi wacana, melainkan terwujud dalam bentuk performa yang kompetitif di atas lapangan hijau.
Catatan Emirates Cup: Evaluasi Arsenal
Sementara itu, di ajang Emirates Cup, Arsenal juga menelan pil pahit setelah takluk 2-3 dari Borussia Dortmund. Pertandingan ini memberikan tiga catatan penting bagi Mikel Arteta. Pertama, munculnya sinyal positif dari rekrutan baru, Christos Tzolis, yang tampil impresif dengan menciptakan empat peluang dan memberikan assist bagi gol Ethan Nwaneri.
Kedua, eksperimen posisi Kai Havertz yang ditempatkan di lini tengah bersama Myles Lewis-Skelly dan Martin Odegaard dinilai belum maksimal. Havertz tampak kesulitan dalam memberikan kontribusi bertahan dan penguasaan bola yang stabil. Terakhir, kerentanan lini pertahanan menjadi sorotan utama. Absennya William Saliba akibat cedera membuat organisasi pertahanan The Gunners terlihat rapuh, dengan Cristhian Mosquera yang masih minim pengalaman dan Riccardo Calafiori yang belum fasih bermain sebagai bek tengah natural.
Kekalahan ini menjadi pengingat bagi Arsenal bahwa meskipun mereka tampil solid di musim 2025/26, kebutuhan untuk memperkuat kedalaman skuad, khususnya di sektor pertahanan, menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda sebelum dimulainya musim baru.






