Kritik Mohamed Salah Terhadap Liverpool Terlalu Dini

bola5 Dilihat

Kritik Mohamed Salah soal Liverpool Dinilai Salah Timing

Mohamed Salah kini berada di tengah sorotan usai melontarkan pernyataan yang dianggap menyindir pendekatan permainan Liverpool.

OlehAri Rachman PrayogaDiterbitkan 20 Mei 2026, 23:39 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarMohamed Salah berhasil mencatatkan rekor baru sekaligus memperbaiki catatan Liverpool di Liga Inggris saat bersua Aston Villa pada Minggu (02/11/2025) malam WIB. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta – Suasana di Liverpool kembali menjadi perhatian menjelang penutupan musim. Mohamed Salah kini berada di tengah sorotan usai melontarkan pernyataan yang dianggap menyindir pendekatan permainan tim racikan Arne Slot.

Bintang asal Mesir tersebut menilai permainan Liverpool saat ini sudah jauh dari ciri khas “heavy metal football” yang identik dengan era Jurgen Klopp. Ucapan itu pun memunculkan banyak reaksi karena dianggap sebagai bentuk kritik tersirat kepada Slot.

Pernyataan Salah datang ketika performa Liverpool memang terus mendapat tekanan sepanjang musim. The Reds kesulitan menjaga konsistensi dalam persaingan papan atas Premier League dan posisi Slot pun terus menjadi bahan pembahasan.

Di tengah situasi tersebut, mantan pemain Liverpool John Arne Riise turut memberikan pendapatnya. Eks bek asal Norwegia itu menilai Salah membuat keputusan yang kurang tepat dengan mengungkapkan kritik ke publik sebelum musim resmi selesai.

Riise Nilai Salah Tidak Tepat Mengeluarkan KomentarPerbesarPelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot, memeluk striker Mesir nomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 15 Agustus 2025. Liverpool menang dengan skor 4-2. (Paul ELLIS/AFP)

John Arne Riise mengaku kecewa dengan waktu yang dipilih Mohamed Salah untuk berbicara. Menurutnya, pemain berpengalaman seperti Salah seharusnya menunggu hingga kompetisi benar-benar berakhir.

Riise menilai ucapan tersebut justru bisa memperburuk kondisi internal tim. Terlebih, banyak pihak juga sudah mengetahui bahwa masa depan Salah di Liverpool diperkirakan tidak akan berlangsung lama lagi.

“Saya kecewa karena Mohamed Salah tidak menunggu sampai musim selesai sebelum mengatakan hal-hal seperti itu,” ujar Riise seperti dikutip Liverpool Echo.

“Semua orang tahu dia akan pergi, jadi kenapa tidak menyimpan pendapat itu sampai akhir saja? Atau bahkan tidak perlu mengatakannya sama sekali?”

Riise Heran dengan Sikap Salah Belakangan IniPerbesarMohamed Salah merayakan gol kedua Liverpool dalam laga Premier League melawan Fulham, Sabtu (11/4/2026). (AP Photo/Jon Super)

Riise mengaku cukup bingung melihat perubahan sikap Mohamed Salah dalam beberapa waktu terakhir. Ia merasa komentar yang keluar dari sang penyerang tidak mencerminkan pribadi yang selama ini dikenalnya.

Menurut Riise, Salah selalu dikenal sebagai figur yang sopan dan menghargai orang lain. Karena itu, ia sulit memahami alasan mantan pemain AS Roma tersebut terus mengeluarkan pernyataan yang memancing kontroversi.

“Saya sudah beberapa kali bertemu Mo Salah dan saya selalu mengenalnya sebagai sosok yang baik, ramah, mudah bergaul, penuh hormat, dan peduli terhadap orang lain.”

Lanjut Baca:

“Itulah sebabnya saya tidak memahami komentar-komentar ini. Rasanya seperti ada orang lain yang menuliskannya.”
“Kalau memang ada tim PR yang menyarankan dia melakukan hal-hal seperti ini dan membuat dirinya terlihat lebih besar daripada klub, maka itu keliru karena Liverpool Football Club akan selalu lebih besar daripada pemain mana pun. Selalu,” tegas Riise.

Show AllAri Rachman PrayogaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanTim SepakbolaLiverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di ranaLihat SelengkapnyaLiverpool

  • Ajang OlahragaLiga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelarLihat SelengkapnyaLiga Inggris
  • Premier League
  • Mohamed Salah
  • John Arne Riise
  • Kritik Mohamed Salah soal Liverpool Dinilai Salah Timing

    Mohamed Salah kini berada di tengah sorotan usai melontarkan pernyataan yang dianggap menyindir pendekatan permainan Liverpool.

    OlehAri Rachman PrayogaDiterbitkan 20 Mei 2026, 23:39 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarMohamed Salah berhasil mencatatkan rekor baru sekaligus memperbaiki catatan Liverpool di Liga Inggris saat bersua Aston Villa pada Minggu (02/11/2025) malam WIB. (AP Photo/Jon Super)

    “Itulah sebabnya saya tidak memahami komentar-komentar ini. Rasanya seperti ada orang lain yang menuliskannya.”

    “Kalau memang ada tim PR yang menyarankan dia melakukan hal-hal seperti ini dan membuat dirinya terlihat lebih besar daripada klub, maka itu keliru karena Liverpool Football Club akan selalu lebih besar daripada pemain mana pun. Selalu,” tegas Riise.

    Riise Sebut Slot Bisa Saja Simpan Salah di Bangku CadanganPerbesarSelebrasi Mohamed Salah dalam laga Liverpool vs Atletico Madrid di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/9/2025). (AP Photo/Jon Super)

    Riise juga mempertanyakan kemungkinan Arne Slot tetap memberikan momen perpisahan spesial untuk Salah. Menurutnya, seorang pelatih tidak seharusnya memberi penghormatan setelah pemain mengkritik tim secara terbuka.

    Ia bahkan menilai Slot memiliki alasan untuk tidak memainkan Salah sebagai starter pada laga terakhir musim melawan Brentford di Anfield. Pendapat itu muncul karena Riise melihat hubungan keduanya mulai memanas.

    “Saya tidak paham mengapa Arne Slot membiarkan seorang pemain mengkritik tim secara terbuka lalu tetap memberinya perpisahan besar pada pertandingan terakhir.”

    “Kenapa seorang manajer harus menghargai perilaku seperti itu setelah semua komentar yang telah disampaikan? Saya justru akan sangat terkejut jika Mohamed Salah menjadi starter pada laga terakhir nanti,” ujar Riise.

    Baca juga : Danantara Kembangkan DSI Lewat Dua Tahap Menuju Trader Ekspor Komoditas

    Klasemen Liga Inggris 2025/2026
    Show AllAri Rachman PrayogaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanTim SepakbolaLiverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di ranaLihat SelengkapnyaLiverpool

  • Ajang OlahragaLiga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelarLihat SelengkapnyaLiga Inggris
  • Premier League
  • Mohamed Salah
  • John Arne Riise
  • Kritik Mohamed Salah soal Liverpool Dinilai Salah Timing

    Mohamed Salah kini berada di tengah sorotan usai melontarkan pernyataan yang dianggap menyindir pendekatan permainan Liverpool.

    OlehAri Rachman PrayogaDiterbitkan 20 Mei 2026, 23:39 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarMohamed Salah berhasil mencatatkan rekor baru sekaligus memperbaiki catatan Liverpool di Liga Inggris saat bersua Aston Villa pada Minggu (02/11/2025) malam WIB. (AP Photo/Jon Super)

    Liputan6.com, Jakarta – Suasana di Liverpool kembali menjadi perhatian menjelang penutupan musim. Mohamed Salah kini berada di tengah sorotan usai melontarkan pernyataan yang dianggap menyindir pendekatan permainan tim racikan Arne Slot.

    Bintang asal Mesir tersebut menilai permainan Liverpool saat ini sudah jauh dari ciri khas “heavy metal football” yang identik dengan era Jurgen Klopp. Ucapan itu pun memunculkan banyak reaksi karena dianggap sebagai bentuk kritik tersirat kepada Slot.

    Pernyataan Salah datang ketika performa Liverpool memang terus mendapat tekanan sepanjang musim. The Reds kesulitan menjaga konsistensi dalam persaingan papan atas Premier League dan posisi Slot pun terus menjadi bahan pembahasan.

    Di tengah situasi tersebut, mantan pemain Liverpool John Arne Riise turut memberikan pendapatnya. Eks bek asal Norwegia itu menilai Salah membuat keputusan yang kurang tepat dengan mengungkapkan kritik ke publik sebelum musim resmi selesai.

    Riise Nilai Salah Tidak Tepat Mengeluarkan KomentarPerbesarPelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot, memeluk striker Mesir nomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 15 Agustus 2025. Liverpool menang dengan skor 4-2. (Paul ELLIS/AFP)

    John Arne Riise mengaku kecewa dengan waktu yang dipilih Mohamed Salah untuk berbicara. Menurutnya, pemain berpengalaman seperti Salah seharusnya menunggu hingga kompetisi benar-benar berakhir.

    Riise menilai ucapan tersebut justru bisa memperburuk kondisi internal tim. Terlebih, banyak pihak juga sudah mengetahui bahwa masa depan Salah di Liverpool diperkirakan tidak akan berlangsung lama lagi.

    “Saya kecewa karena Mohamed Salah tidak menunggu sampai musim selesai sebelum mengatakan hal-hal seperti itu,” ujar Riise seperti dikutip Liverpool Echo.

    “Semua orang tahu dia akan pergi, jadi kenapa tidak menyimpan pendapat itu sampai akhir saja? Atau bahkan tidak perlu mengatakannya sama sekali?”

    Riise Heran dengan Sikap Salah Belakangan IniPerbesarMohamed Salah merayakan gol kedua Liverpool dalam laga Premier League melawan Fulham, Sabtu (11/4/2026). (AP Photo/Jon Super)

    Riise mengaku cukup bingung melihat perubahan sikap Mohamed Salah dalam beberapa waktu terakhir. Ia merasa komentar yang keluar dari sang penyerang tidak mencerminkan pribadi yang selama ini dikenalnya.

    Menurut Riise, Salah selalu dikenal sebagai figur yang sopan dan menghargai orang lain. Karena itu, ia sulit memahami alasan mantan pemain AS Roma tersebut terus mengeluarkan pernyataan yang memancing kontroversi.

    “Saya sudah beberapa kali bertemu Mo Salah dan saya selalu mengenalnya sebagai sosok yang baik, ramah, mudah bergaul, penuh hormat, dan peduli terhadap orang lain.”

    “Itulah sebabnya saya tidak memahami komentar-komentar ini. Rasanya seperti ada orang lain yang menuliskannya.”

    >“Kalau memang ada tim PR yang menyarankan dia melakukan hal-hal seperti ini dan membuat dirinya terlihat lebih besar daripada klub, maka itu keliru karena Liverpool Football Club akan selalu lebih besar daripada pemain mana pun. Selalu,” tegas Riise.Riise Sebut Slot Bisa Saja Simpan Salah di Bangku CadanganPerbesarSelebrasi Mohamed Salah dalam laga Liverpool vs Atletico Madrid di Liga Champions 2025/2026, Kamis (18/9/2025). (AP Photo/Jon Super)

    Riise juga mempertanyakan kemungkinan Arne Slot tetap memberikan momen perpisahan spesial untuk Salah. Menurutnya, seorang pelatih tidak seharusnya memberi penghormatan setelah pemain mengkritik tim secara terbuka.

    Ia bahkan menilai Slot memiliki alasan untuk tidak memainkan Salah sebagai starter pada laga terakhir musim melawan Brentford di Anfield. Pendapat itu muncul karena Riise melihat hubungan keduanya mulai memanas.

    “Saya tidak paham mengapa Arne Slot membiarkan seorang pemain mengkritik tim secara terbuka lalu tetap memberinya perpisahan besar pada pertandingan terakhir.”

    “Kenapa seorang manajer harus menghargai perilaku seperti itu setelah semua komentar yang telah disampaikan? Saya justru akan sangat terkejut jika Mohamed Salah menjadi starter pada laga terakhir nanti,” ujar Riise.

    Klasemen Liga Inggris 2025/2026
    Show AllAri Rachman PrayogaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanTim SepakbolaLiverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di ranaLihat SelengkapnyaLiverpool

  • Ajang OlahragaLiga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelarLihat SelengkapnyaLiga Inggris
  • Premier League
  • Mohamed Salah
  • John Arne Riise