Festival Unik: Perpaduan Seni Tubuh dan Budaya Otomotif Mewah

Otomotif7 Dilihat

DermayuMagz.com – Industri kreatif dan otomotif kembali menghadirkan kolaborasi unik lewat ajang INKVERSE: The Body Art Festival 2026. Festival seni tubuh dan tato terbesar di Indonesia ini resmi digelar pada 30–31 Mei 2026 di The Brickhall, Fatmawati City Center, Jakarta Selatan.

Acara yang diprakarsai Maxdecal bersama Indonesia Subculture ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf).

Mengusung tema “Where Ink Becomes Identity”, INKVERSE 2026 hadir sebagai wadah ekspresi diri, kreativitas, hingga perkembangan budaya urban modern yang semakin dekat dengan dunia otomotif dan lifestyle.

Festival ini diprediksi menarik 2.500 hingga 5.500 pengunjung dari berbagai kalangan. Pengunjung yang diharapkan hadir meliputi komunitas tato, pecinta motor custom, komunitas moge seperti HOG (Harley Owner Group) Anak Elang dan Harley Davidson Jakarta, hingga pelaku industri kreatif berusia 18–45 tahun.

Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhkan beragam program lintas kultur. Acara tersebut meliputi Live Tattoo Session, Hand Tapping Tattoo Durga from Mentawai, Tattoo Flash, Body Suspension, Tattoo Competition, Artist Showcase, hingga Harley-Davidson & Big Bike Showcase.

Project Director & RnD Maxdecal, Nofian Hendra, menjelaskan bahwa seni tato dan wrapping kendaraan sebenarnya memiliki filosofi yang sama. Keduanya menjadikan tubuh maupun bodi kendaraan sebagai media ekspresi personal.

“Seni tato dan body art sebenarnya memiliki kesamaan filosofi yang sangat mendasar dengan dunia wrapping. Keduanya sama-sama menjadikan tubuh atau bodi kendaraan sebagai kanvas ekspresi. Ini adalah sebuah perkembangan ekosistem yang sama-sama menjunjung tinggi aspek identitas, storytelling, dan personalisasi visual,” ujar Nofian.

Baca juga : Tonton Sinetron Beri Cinta Waktu Malam Ini di SCTV

Menurutnya, tren ini sangat relevan dengan perkembangan industri roda dua di Indonesia. Industri ini memiliki kultur modifikasi yang sangat kuat. Motor kini bukan hanya alat transportasi, tetapi sudah menjadi medium ekspresi bagi komunitas custom, touring, maupun daily rider.

“Komunitas motor di Indonesia sangat beragam, mulai dari harian, sport, hingga moge dan custom. Semua segmen ini memiliki kesamaan utama, yaitu kebutuhan akan personalisasi dan identitas visual yang kuat,” jelasnya.

Memanfaatkan momentum INKVERSE 2026, Maxdecal juga resmi meluncurkan produk terbaru mereka, yaitu Maxdecal 9600 Print Series.

Produk ini dirancang untuk memperkuat keterhubungan antara seni desain, komunitas otomotif, dan industri modifikasi dalam satu ekosistem kreatif.

Maxdecal 9600 Print Series menggunakan material vinyl automotive-grade. Material ini dilengkapi lapisan pelindung UV serta adhesive high-performance. Material ini dirancang mengikuti kontur bodi motor dengan fleksibilitas tinggi.

Keunggulan utamanya meliputi ketahanan terhadap cuaca tropis. Produk ini juga memberikan perlindungan cat asli dari goresan ringan dan oksidasi. Selain itu, material ini mampu mengikuti permukaan kompleks pada motor premium.

Sebagai pembuktian kualitas, material tersebut langsung diaplikasikan pada Harley-Davidson Road Glide. Motor legendaris ini dipilih karena dianggap memiliki karakter kuat dan menjadi simbol budaya custom lifestyle global.

“Tujuan utama kami adalah membawa kualitas premium ini ke pasar yang lebih luas tanpa mengorbankan standar durabilitas dan estetika premium,” papar Nofian.

Ia menambahkan, masa depan industri otomotif tidak hanya soal performa kendaraan. Kekuatan identitas visual yang melekat pada kendaraan juga menjadi faktor penting.

INKVERSE 2026 juga menghadirkan panel juri berkelas internasional. Salah satunya adalah Billy Lawrence, tattoo artist muda asal Gading Serpong. Billy pernah meraih penghargaan di Cherry Hill Tattoo Expo, Philadelphia, Amerika Serikat.

Billy dikenal dengan gaya khas yang memadukan elemen anime, freehand, dan oriental. Menurutnya, tato kini berkembang menjadi medium visual dengan nilai artistik tinggi.

“Tato bukan lagi soal keberanian untuk ditindik. Sekarang orang datang dengan visi, dan tugas kita sebagai artist adalah menghidupkannya,” ungkap Billy.

Selain Billy, ada Maliq yang dikenal melalui pendekatan blackwork, Japanese, dan ornamental tattoo. Nama lainnya adalah Hanny Loren yang menjadi representasi berkembangnya female tattoo artist di Indonesia.

Tak hanya itu, festival ini juga menghadirkan sesi eksklusif “Art Portrait Tattoo Photography”. Sesi ini akan bersama fotografer ternama Darwis Triadi dan Bintang Sempurna sebagai pelopor solusi digital printing premium.

Melalui kolaborasi seni tubuh, otomotif, dan teknologi material visual, INKVERSE 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu pusat pertumbuhan kultur kreatif urban progresif di Asia Tenggara.