Perang Teknologi, BYD dan Huawei Pamer Sistem Penggerak Tiga Roda

Otomotif6 Dilihat

DermayuMagz.com – Industri otomotif Tiongkok tengah gencar mengembangkan sistem suspensi aktif yang canggih. Beberapa pabrikan ternama seperti BYD, Aito yang didukung Huawei, serta Li Auto mulai menunjukkan kemampuan sistem penggerak tiga roda pada SUV terbaru mereka.

Seperti dilaporkan dari Carnewschina, inovasi terbaru hadir melalui Denza B8 (Fang Cheng Bao Bao 8) Flash Charge Edition keluaran BYD. Kendaraan ini resmi diperkenalkan dengan dukungan sistem suspensi DiSus-P Ultra terbaru miliknya.

Dalam sesi demonstrasi yang dilakukan BYD di area pengujian off-road, SUV tersebut berhasil mengangkat satu roda sepenuhnya dari permukaan tanah. Meskipun demikian, kendaraan tetap dapat melaju dengan kecepatan terbatas menggunakan tiga roda lainnya.

Berdasarkan penjelasan BYD, teknologi DiSus-P Ultra membawa tiga kemampuan utama. Pertama, pemulihan melalui pengangkatan roda. Kedua, penggantian ban dengan sistem pengangkatan roda. Ketiga, fungsi penggerak tiga roda yang memungkinkan kendaraan tetap bergerak dalam kondisi tidak seimbang.

Sementara itu, Aito yang merupakan merek di bawah payung Huawei juga menampilkan kemampuan serupa untuk model Aito M9 terbaru. Dikutip dari IThome, beberapa blogger asal Tiongkok membagikan video yang menunjukkan SUV tersebut mengangkat satu roda depan sambil tetap stabil saat melaju dengan kecepatan rendah menggunakan tiga roda.

Huawei menjelaskan bahwa fitur ini ditopang oleh sasis cerdas aktif penuh yang digunakan M9. Sistem tersebut mampu secara proaktif mengatur ulang konfigurasi suspensi sesuai dengan kondisi permukaan jalan yang dilalui.

Tak mau kalah, Li Auto turut memperkenalkan fungsi serupa untuk Li Auto L9 Livis yang baru. Mobil ini dilengkapi dengan sistem suspensi hidrolik aktif penuh berteknologi 800V.

Berdasarkan laporan sebelumnya, sistem suspensi tersebut mendukung pengangkatan roda tunggal, proses penggantian ban, serta pemulihan di medan off-road. Kemampuan ini diperkuat dengan adanya sistem hidrolik yang bekerja cepat.

Baca juga : Volkswagen Tunda Peluncuran Golf Listrik, Simak Alasannya

Menurut pernyataan Li Auto, suspensi mereka merespons dalam hitungan milidetik saja. Sistem ini mampu mengendalikan keempat roda secara independen tanpa memerlukan batang anti-guling tradisional seperti pada sistem suspensi konvensional.