Penyerang Levante Incar Gantikan Posisi Lewandowski di Barcelona

bola5 Dilihat

DermayuMagz.com – Barcelona tengah mencari penyerang baru untuk masa depan klub. Klub asal Catalan ini berupaya mencari pengganti ideal untuk Robert Lewandowski dalam beberapa musim mendatang.

Beberapa nama striker top telah masuk dalam daftar incaran Barcelona untuk bursa transfer musim panas. Julian Alvarez, Joao Pedro, dan Harry Kane menjadi beberapa kandidat utama yang sedang dipertimbangkan oleh manajemen klub.

Namun, Barcelona menghadapi kendala finansial yang signifikan dalam upaya mendatangkan pemain bintang. Klub berharap bisa mendapatkan striker kelas dunia dengan anggaran sekitar 100 juta euro, meskipun situasi ini diprediksi tidak akan mudah.

Di tengah pencarian pemain top tersebut, muncul satu nama yang belum menyerah untuk mewujudkan mimpinya bergabung dengan Barcelona. Karl Etta Eyong dikabarkan masih memiliki harapan besar untuk bisa bermain di Camp Nou musim depan.

Karl Etta Eyong Belum Menyerah Kejar Mimpi ke Barcelona

Nama Karl Etta Eyong sempat menjadi sorotan Barcelona pada awal musim lalu. Penyerang asal Kamerun ini berhasil menarik perhatian setelah menunjukkan performa yang cukup tajam bersama Levante.

Barcelona memantau perkembangan Eyong saat performanya sedang menanjak. Namun, situasinya berubah dalam enam bulan terakhir seiring dengan menurunnya produktivitas gol sang striker.

Penurunan performa ini membuat Barcelona mulai mengalihkan fokus mereka untuk mencari opsi lain guna memperkuat lini serang. Meskipun demikian, Eyong tampaknya belum kehilangan keyakinan untuk mendapatkan kesempatan bermain di Camp Nou.

Menurut laporan dari media Spanyol, Mundo Deportivo, melalui Football Espana, pemain berusia 22 tahun ini memprioritaskan Barcelona di atas tawaran lain yang diterimanya pada bursa transfer musim panas ini. Bahkan, setelah menolak tawaran senilai 30 juta euro dari CSKA Moscow pada Januari lalu, Eyong tetap berharap Barcelona akan membuka pintu baginya.

Merasa Siklusnya di Levante Sudah Selesai

Karl Etta Eyong baru bergabung dengan Levante dari Villarreal pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Meskipun belum lama berada di klub asal Valencia tersebut, ia diyakini siap untuk mencari tantangan baru.

Penyerang tim nasional Kamerun ini merasa waktunya bersama Levante sudah mendekati akhir. Oleh karena itu, ia kini bersiap untuk membuka peluang pindah pada bursa transfer musim panas.

Ketertarikan terhadap Eyong tidak hanya datang dari Barcelona. Tottenham Hotspur, Everton, dan Stuttgart juga dikabarkan turut memantau situasi sang striker menjelang dibukanya jendela transfer.

Meskipun beberapa klub lain siap menawarkan kesempatan, Barcelona tetap menjadi destinasi impian bagi Eyong. Situasi transfer ini masih bisa berubah dengan cepat apabila Barcelona akhirnya kesulitan mendapatkan target utama mereka seperti Julian Alvarez atau Joao Pedro.

(Football Espana)

Klasemen Liga Spanyol

DermayuMagz.com – Erling Haaland memastikan bahwa Manchester City tidak akan kehilangan ambisi untuk meraih gelar meskipun era Pep Guardiola telah berakhir.

Manchester City baru saja menyelesaikan perjalanan panjang mereka bersama Pep Guardiola dengan serangkaian perayaan meriah di Manchester. Sang pelatih mengakhiri pengabdiannya selama satu dekade dengan parade juara dan seremoni khusus di Co-op Live.

Awalnya, acara tersebut dipersiapkan sebagai selebrasi keberhasilan Manchester City meraih dua trofi domestik musim ini. Namun, suasana berubah menjadi lebih emosional karena menjadi momen terakhir Guardiola bersama klub yang telah ia bangun menjadi raksasa Eropa.

Di tengah suasana haru tersebut, Erling Haaland menegaskan bahwa Manchester City akan tetap mempertahankan ambisi mereka, bahkan setelah era Guardiola berakhir.

Baca juga : Festival Negeri Kami 2026 Libatkan Seniman dan Budayawan

Haaland Sebut City Akan Terus Mengejar Gelar

Haaland mengakui bahwa performa Manchester City musim ini mengalami pasang surut. Meskipun demikian, bomber tim nasional Norwegia tersebut menekankan pentingnya mempertahankan mental juara tim di musim-musim mendatang.

“Musim ini penuh dengan tantangan, tetapi kami akan terus mendorong diri kami sendiri dan berjuang untuk memenangkan trofi terbesar yang tersedia,” ujar Haaland.

Penyerang berusia 25 tahun itu menilai bahwa Manchester City masih memiliki kualitas dan ambisi untuk kembali mendominasi berbagai kompetisi.

“Itulah tujuan kami, dan kami ingin memenangkan semuanya lagi. Merupakan suatu kehormatan bisa bermain bersama Bernardo, John, dan tentu saja bersama Pep,” tambahnya.

Haaland juga menyebut Guardiola, Bernardo Silva, dan John Stones sebagai figur penting yang telah meninggalkan warisan besar bagi klub.

“Perjalanan ini luar biasa, tetapi kami harus terus maju dan berjuang meskipun tanpa mereka. Sekarang adalah waktunya untuk memberikan penghormatan karena mereka adalah legenda klub,” tutur Haaland.

Manchester City Gelar Perpisahan Meriah

Manchester City menggelar parade bus terbuka di pusat kota sebelum seluruh skuad bergerak menuju Co-op Live Arena. Ribuan suporter turun ke jalan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Guardiola.

Sejumlah nama besar yang pernah menjadi bagian penting klub juga hadir dalam acara tersebut. Di antaranya adalah Vincent Kompany, Ederson, Fernandinho, Jack Grealish, serta Noel Gallagher dari Oasis.

Setibanya di arena, seluruh koleksi 20 trofi yang dipersembahkan Guardiola selama memimpin Manchester City ditampilkan di atas panggung oleh para pemain, staf, dan tokoh klub.

Momen tersebut menjadi gambaran dominasi Manchester City sepanjang era Guardiola sejak kedatangannya pada tahun 2016.

Pesan Perpisahan Guardiola untuk Suporter

Dalam acara tersebut, Guardiola juga menyampaikan pidato perpisahannya di hadapan ribuan pendukung Manchester City yang memadati arena.

“Terima kasih banyak telah hadir malam ini untuk mengucapkan selamat tinggal. Saya merasakan ikatan dengan klub ini sejak hari pertama,” ucap Guardiola.

Pelatih berusia 55 tahun itu mengaku akan selalu menyimpan kenangan bersama Manchester City sepanjang hidupnya.

“Terima kasih untuk segalanya. Saya tidak punya cukup kata untuk mengungkapkan rasa terima kasih saya. Semua kenangan ini akan saya bawa selamanya,” tutur Guardiola.

Selama sepuluh tahun terakhir melatih Manchester City, Guardiola berhasil mempersembahkan 20 gelar dan membawa klub menjadi salah satu kekuatan paling dominan di sepak bola Eropa.

Klasemen Liga Inggris 2025/2026