Kisah Sukses Dafa Al Gasemi di Piala Dunia U-17 2025 Akan Diulang

bola7 Dilihat

DermayuMagz.com – Kisah sukses Dafa Al Gasemi dalam ajang Piala Dunia U-17 2025 menjadi inspirasi yang coba diulang oleh Sekolah Sepak Bola (SSB) AQUA-Haier.

Dafa Al Gasemi, yang kini menjadi andalan tim nasional Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025 yang diselenggarakan di Qatar, telah menunjukkan performa menjanjikan. Ia mampu melakukan beberapa penyelamatan krusial yang membantu tim.

Kiprah Dafa dimulai dari SSB AQUA-Haier, tempat ia berlatih sejak usia sembilan tahun. Berkat kemampuannya yang menonjol, Dafa kini telah mendapatkan kontrak dari klub profesional Dewa United dan ditempatkan di tim U-20.

Perjalanan karier Dafa tidak berhenti di situ. Pemain dengan tinggi badan 184 cm ini juga telah dipanggil untuk memperkuat tim nasional Indonesia U-19.

Keberhasilan Dafa ini menjadi motivasi bagi SSB AQUA-Haier untuk terus mencetak talenta-talenta muda berbakat. SSB ini berkomitmen menjadi wadah pengembangan bagi para pemain muda, tidak hanya dalam mengasah kemampuan teknis, tetapi juga dalam membangun karakter dan membuka peluang mereka untuk berkarier di level sepak bola nasional hingga internasional.

Dengan mengusung semangat “Play with The Number Ones” atau “Bermain dengan yang Terbaik”, SSB AQUA-Haier berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi atlet muda. Mereka didorong untuk mengembangkan kemampuan, menanamkan disiplin, serta membangun mental kompetitif sejak usia dini.

Dukungan untuk Talenta Muda

President Director Haier Electrical Indonesia, Zhang Shoujiang, menekankan pentingnya pembinaan sepak bola usia dini. Menurutnya, sepak bola bukan sekadar pertandingan, melainkan juga proses pembentukan karakter, disiplin, dan keberanian dalam meraih mimpi.

Melalui SSB AQUA-Haier, Haier ingin lebih dekat dengan generasi muda. Mereka ingin memberikan dukungan nyata bagi talenta lokal agar memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berkembang.

“Kami percaya pembinaan usia dini adalah fondasi utama lahirnya atlet-atlet hebat. Kami bangga melihat talenta muda yang tumbuh bersama SSB AQUA-Haier kini mampu membawa nama Indonesia di level dunia,” ujar Zhang.

Baca juga : Polisi Jadikan Pemilik WO di Jaktim Tersangka dan Tahan

Ia menambahkan bahwa Haier ingin menjadi bagian dari perjalanan para pemain muda Indonesia dengan menyediakan fasilitas, dukungan, dan semangat untuk terus bermain dengan performa terbaik.

Wakili Indonesia di Tingkat Asia Tenggara

Pada tahun 2026, Haier juga akan menggelar Haier Cup di beberapa kota di Indonesia. Selain itu, akan diselenggarakan pula turnamen sepak bola tingkat Asia Tenggara di Thailand.

Pemenang dari Indonesia akan berpartisipasi dalam turnamen tersebut, mewakili nama bangsa di kancah regional.

SSB AQUA-Haier diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak talenta muda di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan lebih banyak mimpi anak bangsa melalui olahraga sepak bola.

Liputan6.com, Jakarta – UEFA secara resmi telah mengumumkan penghargaan individu untuk Liga Champions musim 2025/2026. Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Musim Ini.

Penghargaan baru, Breakthrough Player of the Season, diberikan kepada gelandang muda Real Madrid, Arda Guler. Keduanya dinilai tampil impresif dan menjadi pemain kunci bagi klub masing-masing sepanjang kompetisi.

Musim 2025/2026 menjadi musim yang sukses bagi PSG, yang berhasil mempertahankan gelar Liga Champions untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Kvaratskhelia Jadi Motor Kesuksesan PSG

Penghargaan pemain terbaik jatuh ke tangan Kvaratskhelia berkat kontribusinya yang luar biasa sepanjang turnamen. Winger asal Georgia ini menunjukkan performa konsisten dari fase grup hingga final, menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam perjalanan PSG meraih gelar juara.

Sepanjang kompetisi, Kvaratskhelia berhasil mencetak 10 gol dan enam assist. Statistik ini menempatkannya sebagai salah satu pemain dengan kontribusi gol tertinggi di Liga Champions musim ini.

Perannya sangat krusial dalam laga final melawan Arsenal. Dalam pertandingan yang ketat, Kvaratskhelia berhasil memenangkan hadiah penalti yang kemudian dikonversi menjadi gol penyeimbang oleh Ousmane Dembele, membawa tim asuhan Luis Enrique meraih kemenangan.

Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada semifinal leg pertama melawan Bayern Munich. Kvaratskhelia mencetak dua gol, membantu PSG meraih kemenangan dramatis 5-4 dalam salah satu pertandingan paling menarik musim ini.

Arda Guler Raih Penghargaan Pendatang Baru Terbaik

Sementara itu, UEFA menciptakan penghargaan Breakthrough Player of the Year untuk mengapresiasi pemain muda yang menunjukkan perkembangan signifikan. Penghargaan ini diberikan kepada Arda Guler.

Kelompok Pengamat Teknis UEFA menilai perkembangan Guler sepanjang musim sangat menonjol. Pemain tim nasional Turki ini berhasil bertransformasi dari sekadar pemain pelapis menjadi salah satu pilar lini tengah Real Madrid.

Pada musim 2024/2025, Guler hanya sekali menjadi starter di Liga Champions. Namun, musim ini situasinya berubah drastis. Ia tampil dalam 14 pertandingan dan dipercaya menjadi starter dalam 13 laga, menunjukkan peningkatan kepercayaan dari tim pelatih.

Statistik yang Mengukuhkan Performa Guler

Gelandang berusia 21 tahun ini mengakhiri kompetisi dengan catatan dua gol dan empat assist. Kedua gol pertamanya di Liga Champions tercipta saat melawan Bayern Munich di babak perempat final.

Selain kontribusi angka, Guler juga kerap menjadi pembeda berkat kreativitas dan kemampuannya mengontrol jalannya pertandingan. Salah satu penampilan terbaiknya adalah saat Real Madrid menghadapi Juventus di fase liga.

Dalam pertandingan tersebut, Guler tampil dominan di lini tengah dan berhasil membawa timnya meraih kemenangan. Penampilan impresifnya diganjar penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan.