DermayuMagz.com – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyatakan keprihatinannya yang mendalam terkait dugaan manipulasi riset yang melibatkan salah satu alumninya. Kasus ini mencuat setelah materi penelitian yang dipresentasikan dalam sebuah forum internasional menjadi sorotan publik karena diduga merupakan hasil pemalsuan.
Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB, Aep Patah, menegaskan bahwa institusi memberikan perhatian serius terhadap dugaan tindakan fraud atau manipulasi riset yang dilakukan oleh Prihantini. Ia menyampaikan keprihatinan ITB atas perbincangan publik mengenai kasus ini.
Baca juga : Vinicius Junior Terkesan dengan Lamine Yamal, Pemain Spanyol yang Disebut Bisa Bawa Kemenangan Dunia
Prihantini sendiri merupakan alumni Program Magister FMIPA ITB angkatan 2020 dan telah menyelesaikan studinya pada tahun 2022. Selama menempuh pendidikan magister di ITB, Prihantini menyusun tesis berjudul “Kajian Analitik Gelombang Air Akibat Longsoran pada Pantai Miring”.
Namun, ITB menekankan bahwa materi yang dipresentasikan oleh Prihantini dalam konferensi internasional tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan tesis yang disusunnya maupun kegiatan akademik lainnya di lingkungan kampus.
Lebih lanjut, ITB menilai bahwa dugaan pemalsuan riset ini berpotensi memiliki implikasi hukum. Aep Patah menyatakan bahwa ITB akan sangat menghormati proses hukum yang ditempuh apabila perkara ini berlanjut ke ranah hukum.
Institusi ini kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya akademik. Fokus utama adalah pada integritas dan tanggung jawab, khususnya dalam bidang penelitian ilmiah. ITB berupaya memastikan bahwa setiap penelitian yang dilakukan menjunjung tinggi etika dan kebenaran.
Sebelumnya, dugaan manipulasi riset ini menyeret nama Prihantini dan Rifaldy Putra. Mereka diduga memalsukan riset yang dipresentasikan dalam sebuah konferensi internasional di Kopenhagen, Denmark, yang berlangsung pada tanggal 17 hingga 21 Mei 2026. Kasus ini kemudian menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian luas dari masyarakat.






