Argentina Tetapkan Libur Nasional Menyusul Pecahnya Kerusuhan di Buenos Aires

bola7 Dilihat

Kerusuhan Pecah di Buenos Aires, Pemerintah Argentina Tetapkan Libur Nasional

Ribuan penggemar Argentina mengamuk di Buenos Aires setelah kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026.

OlehHarley IkhsanDiterbitkan 20 Juli 2026, 18:08 WIBShareCopy LinkBatalkanPendukung Argentina bentrok dengan polisi usai final Piala Dunia 2026. Lionel Messi dan kawan-kawan takluk 0-1 dari Spanyol. (AFP/Luis Robayo)

Bentrokan antara penggemar yang kecewa dan aparat kepolisian dimulai sekitar pukul 23.45 waktu setempat. Kekacauan ini dipicu oleh beberapa penggemar yang memanjat pagar pelindung Monumen Obelisk, sebuah monumen nasional setinggi 67,5 meter.

Situasi dengan cepat memburuk saat para penggemar mulai melemparkan botol kaca dan berbagai benda lainnya ke arah petugas kepolisian. Polisi huru hara segera dikerahkan untuk mengatasi massa yang semakin tak terkendali.

Kekalahan Argentina Picu Amuk MassaPendukung Argentina bentrok dengan polisi usai final Piala Dunia 2026. (AFP/Luis Robayo)

Kekecewaan melanda ribuan penggemar setelah Spanyol berhasil mengalahkan juara bertahan Argentina dalam final Piala Dunia 2026. Gol tunggal Ferran Torres di perpanjangan waktu memastikan kemenangan 1-0 bagi Spanyol, menandai kemenangan Piala Dunia kedua bagi negara tersebut.

Frustrasi yang mendalam segera bermanifestasi menjadi amuk massa di jalanan Buenos Aires. Setelah insiden di Obelisk, para penggemar yang marah mulai melancarkan serangan terhadap polisi.

Gambar-gambar dari kota menunjukkan polisi huru hara bersenjata perisai dan pentungan berupaya mengamankan jalanan yang berserakan puing-puing.

Intervensi Polisi dan Eskalasi Bentrokan

Dalam upaya menenangkan massa, aparat kepolisian menggunakan berbagai cara, termasuk menyemprotkan gas air mata, meriam air, dan peluru karet. Bentrokan berlangsung sengit, dengan polisi berhadapan langsung dengan kerumunan yang tidak puas.

Salah satu foto yang beredar memperlihatkan seorang petugas polisi menendang seorang pria yang tergeletak di tanah. Insiden ini menggambarkan intensitas konfrontasi yang terjadi.

Polisi secara bertahap maju dari Corrientes Avenue ke Belgrano Avenue, kemudian melanjutkan pergerakan ke selatan kota. Pergerakan taktis ini akhirnya membuat kerumunan massa mulai mundur dan membubarkan diri.

Dampak Kerusuhan dan Insiden di Lapangan

Bentrokan yang berlangsung sekitar 20 menit tersebut mengakibatkan sejumlah korban. Menurut surat kabar Argentina Infobae, setidaknya 15 orang ditangkap.

Beberapa warga sipil dan petugas polisi juga dilaporkan terluka. Tujuh petugas polisi mengalami berbagai cedera, sementara seorang pria dilaporkan ditendang di wajah oleh seorang perusuh. Seorang wanita juga memerlukan perhatian medis, namun kondisinya masih belum diketahui.

Kekecewaan akibat kekalahan tidak hanya terjadi di jalanan, tetapi juga memicu insiden di lapangan. Para pemain Argentina terlibat perkelahian massal segera setelah pertandingan berakhir.

Leandro Paredes menyerang pemain Spanyol Gavi, melayangkan pukulan dan menjatuhkannya ke tanah, yang berujung pada kartu merah dari wasit Slavko Vincic. Manajer Scaloni juga terlihat berkonfrontasi dengan mantan bintang Manchester City, Eric Garcia.

Terlepas dari kekalahan dan kerusuhan, Presiden Javier Milei mengumumkan akan ada libur nasional bagi warga Argentina. Namun, tanggal pasti libur tersebut akan ditentukan kemudian oleh para pemain dan pelatih tim nasional.

Lanjut Baca:

Pelatih Baru Beberkan Magnet Persib untuk Pemain Top

Harley IkhsanTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

NegaraArgentina merupakan salah satu negara di selatan benua AmerikaLihat SelengkapnyaArgentina

  • Ajang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
  • Piala Dunia
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Spanyol vs Argentina
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Leandro Paredes Dinilai Pantas Dapat Hukuman Berat 10 Pertandingan59 menit yang lalu
    • Di Piala Dunia 2026, David Beckham Jadi Wajah Utama di AS, Begini Jejak Pengaruhnya1 jam yang lalu
    • Marc Cucurella Penuhi Nazar, Tattoo Wajah Pelatih usai Spanyol Juara Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Real Madrid Jadi Top Skor di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Gendong Inter Miami1 jam yang lalu
    • Rudi Garcia dan Timnas Belgia Resmi Berpisah1 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026: Rekor Gol, Sepatu Emas, Penalti Gagal, hingga Sinar Veteran2 jam yang lalu
    • Donald Trump Ingin AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi2 jam yang lalu
    • Kerusuhan Pecah di Buenos Aires, Pemerintah Argentina Tetapkan Libur Nasional3 jam yang lalu
    • Nicolas Otamendi Ngamuk ke Rodri, Isi Percakapan Panas Terungkap3 jam yang lalu
    • Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Bocah 13 Tahun Meninggal Saat Perayaan4 jam yang lalu
    • Vozinha Pilih-Pilih Klub Baru usai Mencuat di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Tidak Ada Penyerang Rebut Penghargaan Individu, Sukses Spanyol Bukan Sekedar Bertahan5 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Pelatih Baru Beberkan Magnet Persib untuk Pemain Top

    Igor Tolic menyebut fondasi kejujuran dan kerja keras membuat Persib menarik bagi pemain. Ia menyorot peran Bojan, Glenn, dan Stanley saat merekrut Mariano Peralta.

    OlehMuhammad FaqihDiterbitkan 20 Juli 2026, 20:23 WIBShareCopy LinkBatalkanPersib Bandung memperkenalkan Mariano Peralta secara unik di Saung Angklung Udjo, Bandung, Minggu (19/7/2026) malam. (Bola.com/Erwin Snaz)

    Menurut pelatih asal Kroasia itu, seluruh elemen klub bergerak dengan jujur dan memegang visi yang selaras. Ia menyampaikan pandangannya kepada awak media di Bandung pada awal pekan.

    “Semua ini adalah hasil ketika kebenaran menjadi fondasi klub, kejujuran dan kerja keras, maka klub tersebut akan menjadi sukses. Ini adalah hal yang pertama,” kata Igor kepada awak media di Bandung, Senin (20/7/2026).

    Bojan Hodak Memulai Perubahan dari Peringkat 16

    Igor menyebut perubahan besar di Persib dimulai tiga tahun lalu, saat manajemen mendatangkan Bojan Hodak menggantikan Luis Milla yang memilih mundur dari kursi pelatih.

    Pada masa awal itu, Persib sempat berada di papan bawah klasemen sebelum bangkit perlahan. Laju tersebut berujung pada gelar juara BRI Super League musim 2023/2024.

    “Pelatih Bojan datang, klub saat itu berada di peringkat ke-16 di klasemen. Semua orang mulai lebih terlibat dan bekerja keras, dan dalam tiga tahun kita memenangkan tiga gelar. Berdasarkan apa yang dia mulai, klub ini telah naik ke tingkat tertentu dan kita menetapkan standar tertentu,” jelas Igor.

    Peran Glenn Sugita dan Stanley dalam RekrutmenIgor Tolic, pelatih Persib Bandung. (Dok. ileague.id)

    Di balik perubahan itu, Igor menekankan pentingnya pembagian kerja yang jelas di manajemen. Ia mengapresiasi peran CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, yang disebut menjadi fondasi dukungan tim.

    “Pak Glenn dengan energinya yang sangat besar dan investasinya untuk mendukung kami dalam apa yang ingin kami lakukan. Ini adalah hal pertama, ini jadi dasarnya. Tanpa ini, kita tidak bisa melakukan apa-apa,” ujarnya.

    Selain itu, Igor menyoroti peran Direktur Olahraga, Stanley, yang menangani proses perekrutan sepanjang tahun dan memimpin negosiasi dengan para pemain incaran.

    “Hal kedua adalah Pak Stanley (Direktur Olahraga Klub). Dia orang yang melakukan perekrutan di sepanjang tahun. Jadi dia yang bernegosiasi dengan para pemain.” kata Igor.

    “Sebenarnya, karena klub telah berkembang dalam tiga tahun ini, dengan semua tugas ini, kita berhasil mendatangkan pemain dengan uang yang lebih sedikit dibandingkan klub-klub lain,” lanjutnya.

    Lanjut Baca:

    Dengan reputasi yang menanjak, Igor melihat semakin banyak pemain berminat bergabung. Hal itu terlihat saat Persib berhasil merekrut Mariano Peralta, yang berstatus sebagai pemain terbaik BRI Super League musim lalu.
    “Ini sangat penting. Kami bukanlah klub yang sangat kaya raya yang bisa membeli siapa saja. Namun, dengan seni bernegosiasi Pak Stanley, kami berhasil mendatangkan pemain-pemain terbaik dan Peralta adalah pemain terbaik yang hadir ke klub kami,” ungkapnya.
    Igor menambahkan, meski finansial tim terbatas, para pemain datang karena ingin menjadi bagian dari proyek besar klub. Musim ini, Persib juga tampil di empat kompetisi yang berbeda.
    “Anda tahu? Mereka ingin menjadi bagian dari Persib, memenangkan gelar, berlaga di Asia, memiliki sesi latihan yang bagus, dan semuanya,” terangnya.
    “Kami bisa melakukan ini dan melakukan transfer luar biasa seperti ini, tidak hanya Peralta, tapi juga transfer Balsa, yang merupakan striker top Montenegro, Menalo yang juga merupakan pemain besar, Mutombo, yang merupakan bagian besar di klub sebelumnya dan semua pemain lainnya karena didasarkan pada visi yang sama,” lanjutnya.

    Show AllMuhammad Faqih, Edu Krisnadefa, Benediktus Gerendo PradigdoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

    Add as a preferred source on Google

    KlubPersib Bandung adalah klub sepakbola asal Kota Bandung yang berjuluk Maung BandungLihat SelengkapnyaPersib Bandung

  • Liga 1
  • reg
  • SportBites
  • Super League
  • Igor Tolic
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Leandro Paredes Dinilai Pantas Dapat Hukuman Berat 10 Pertandingan19 menit yang lalu
    • Di Piala Dunia 2026, David Beckham Jadi Wajah Utama di AS, Begini Jejak Pengaruhnya52 menit yang lalu
    • Marc Cucurella Penuhi Nazar, Tattoo Wajah Pelatih usai Spanyol Juara Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Real Madrid Jadi Top Skor di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Gendong Inter Miami1 jam yang lalu
    • Rudi Garcia dan Timnas Belgia Resmi Berpisah1 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026: Rekor Gol, Sepatu Emas, Penalti Gagal, hingga Sinar Veteran1 jam yang lalu
    • Donald Trump Ingin AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi2 jam yang lalu
    • Kerusuhan Pecah di Buenos Aires, Pemerintah Argentina Tetapkan Libur Nasional3 jam yang lalu
    • Nicolas Otamendi Ngamuk ke Rodri, Isi Percakapan Panas Terungkap3 jam yang lalu
    • Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Bocah 13 Tahun Meninggal Saat Perayaan4 jam yang lalu
    • Vozinha Pilih-Pilih Klub Baru usai Mencuat di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Tidak Ada Penyerang Rebut Penghargaan Individu, Sukses Spanyol Bukan Sekedar Bertahan5 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya