Babinsa Sliyeg Lor: Komsos Urgen Lawan Geng Motor Jalur Kasab

Indramayu2 Dilihat

DermayuMagz.com – Meningkatnya potensi gangguan keamanan yang bersumber dari aktivitas kelompok yang tidak bertanggung jawab di jalur Blok Kasab, Desa Sliyeg Lor, Kecamatan Sliyeg, telah memicu keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat dan aparat kewilayahan.

Menanggapi situasi tersebut, Komandan Rayon Militer (Danramil) 0614/09 Sliyeg, melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sliyeg Lor, Serda Dedi Rustandi, mengambil inisiatif cepat dengan menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) yang bersifat urgen. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dan meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi ancaman geng motor.

Kegiatan Komsos yang diselenggarakan di balai desa setempat ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda. Serda Dedi Rustandi dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Ia memaparkan bahwa laporan mengenai adanya aktivitas mencurigakan dari kelompok yang diduga sebagai geng motor di sepanjang jalur Blok Kasab telah diterima pihaknya. Keberadaan kelompok ini dikhawatirkan dapat menimbulkan keresahan, bahkan potensi tindak kriminalitas yang dapat mengganggu kenyamanan warga Sliyeg Lor.

“Kita tidak bisa tinggal diam melihat potensi gangguan keamanan yang mulai terlihat. Jalur Blok Kasab ini sering dilalui oleh warga, terutama pada malam hari. Keberadaan kelompok-kelompok seperti ini tentu saja menimbulkan rasa was-was,” ujar Serda Dedi Rustandi di hadapan para hadirin.

Lebih lanjut, Serda Dedi Rustandi mengajak seluruh warga untuk lebih aktif dalam mengaktifkan kembali Siskamling di masing-masing lingkungan. Ia menekankan bahwa Siskamling bukan hanya sekadar penjagaan fisik, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap keselamatan lingkungan tempat tinggal.

Pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi efektivitas Siskamling yang sudah ada. Beberapa masukan dan saran dari warga terkait kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Siskamling juga didengarkan dengan seksama. Diharapkan melalui dialog dua arah ini, solusi konkret dapat segera ditemukan.

Perangkat desa Sliyeg Lor, yang diwakili oleh Kepala Desa, Bapak Slamet Riyadi, menyambut baik inisiatif Babinsa Sliyeg Lor. Beliau menyatakan dukungan penuh terhadap setiap upaya yang dilakukan untuk menjaga keamanan desa.

“Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif dari Babinsa. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya Komsos ini, kita bisa menyamakan persepsi dan langkah untuk menghadapi potensi ancaman yang ada,” ungkap Bapak Slamet Riyadi.

Beliau juga menambahkan bahwa Pemerintah Desa Sliyeg Lor akan terus berkoordinasi dengan pihak TNI dan Kepolisian untuk memastikan bahwa wilayah desa tetap aman dan kondusif. Pengaktifan kembali pos-pos ronda dan peningkatan patroli di titik-titik rawan juga menjadi agenda prioritas.

Dalam kesempatan yang sama, para tokoh masyarakat dan agama juga menyampaikan keprihatinan mereka terhadap isu yang diangkat. Mereka sepakat bahwa pembinaan moral dan edukasi kepada generasi muda sangat penting untuk mencegah keterlibatan mereka dalam kegiatan negatif.

Salah seorang tokoh agama, KH. Ahmad Fauzi, berpesan agar seluruh elemen masyarakat senantiasa menjaga kerukunan dan kebersamaan. “Perpecahan dan ketidakpedulian adalah celah bagi masuknya hal-hal yang tidak baik. Dengan bersatu padu, kita akan lebih kuat dalam menjaga kampung halaman kita,” tuturnya.

Diskusi dalam forum Komsos tersebut juga mengarah pada pentingnya penyebaran informasi yang akurat dan cepat antarwarga. Ditekankan agar warga tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.

Serda Dedi Rustandi mengingatkan warga untuk selalu waspada, namun tetap tenang. “Kewaspadaan bukan berarti ketakutan yang berlebihan. Mari kita tingkatkan patroli, pantau lingkungan kita, dan jangan ragu untuk melapor jika melihat sesuatu yang janggal. Kita adalah mata dan telinga bagi aparat keamanan,” tegasnya.

Pertemuan Komsos ini diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkuat kembali semangat gotong royong dan kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan. Dengan kerjasama yang solid antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan seluruh lapisan masyarakat, Desa Sliyeg Lor optimis dapat menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan nyaman bagi seluruh warganya.

Upaya pencegahan dini seperti ini menjadi kunci utama dalam meminimalisir potensi konflik dan gangguan keamanan yang dapat merusak tatanan sosial dan ketenangan masyarakat. Peran aktif Babinsa sebagai ujung tombak terdepan dalam pembinaan wilayah menjadi sangat krusial dalam membaca dinamika dan merespons setiap gejolak yang ada di tengah masyarakat.