DermayuMagz.com – Pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris berlangsung sengit, namun sorotan utama tertuju pada performa gemilang Jude Bellingham yang kembali membuktikan kelasnya di panggung dunia.
Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, tak henti-hentinya memuji sang gelandang muda. Ia menyatakan bahwa Bellingham telah menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, terutama setelah penampilannya yang krusial dalam kemenangan Inggris atas Norwegia.
Dalam laga yang digelar di Miami Stadium, Inggris sempat tertinggal lebih dulu. Namun, Bellingham berhasil menjadi pemecah kebuntuan dengan mencetak gol penyeimbang sebelum babak pertama usai. Magisnya berlanjut di babak perpanjangan waktu, di mana ia mencetak gol kemenangan Inggris hanya tiga menit setelah babak tambahan dimulai.
Pemain Kelas Dunia
Tuchel mengungkapkan kekagumannya pada konsistensi dan pengaruh Bellingham di setiap pertandingan Inggris. “Saya rasa pujian-pujian yang ada untuknya sudah menggambarkan seperti apa dirinya. Dia melakukan ini di setiap pertandingan kami, dan dia memang pemain kelas dunia,” ujar Tuchel kepada ITV seusai laga.
Performa luar biasa Bellingham ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai gelandang top di kancah sepak bola internasional. Kemampuannya dalam mengontrol lini tengah, mendistribusikan bola, dan menciptakan peluang gol menjadikannya aset tak ternilai bagi Tim Tiga Singa.
Puji Pemain Pengganti Inggris
Selain memuji Bellingham, Tuchel juga memberikan apresiasi kepada para pemain pengganti yang masuk di pertandingan tersebut. Ia mengakui kontribusi signifikan mereka dalam memastikan kemenangan Inggris dan kelolosan ke babak semifinal.
“Reece James bermain dengan luar biasa, Morgan Rogers juga tampil fantastis tadi. Eberechi Eze dan Djed Spence juga berkembang seiring jalannya pertandingan dan mereka layak dapat kredit penuh akan itu,” tambahnya.
Kemenangan ini membawa Inggris melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi pemenang antara Swiss dan Argentina di babak semifinal. Perjalanan Inggris di turnamen ini semakin menarik berkat kontribusi gemilang para pemainnya, terutama Jude Bellingham.
Gol Krusial Norwegia Dianulir VAR
Di sisi lain lapangan, nasib kurang beruntung dialami oleh timnas Norwegia. Gol kedua mereka yang berpotensi menyamakan kedudukan di menit ke-55 dianulir oleh wasit setelah peninjauan VAR.
Insiden ini berawal dari situasi tendangan sudut. Erling Haaland diduga melakukan dorongan terhadap pemain Inggris, Elliot Anderson, sebelum bola dikirimkan. Meskipun gol sempat dirayakan oleh pemain Norwegia, Torbjorn Heggem, wasit Clement Turpin memutuskan untuk membatalkannya setelah melihat tayangan ulang VAR.
Peran Krusial VAR dan Aturan Baru IFAB
Pembatalan gol ini menyoroti peran penting teknologi VAR dalam menegakkan keadilan pertandingan. Berdasarkan pembaruan aturan dari IFAB yang berlaku sejak Piala Dunia 2026, VAR dapat menindak pelanggaran yang terjadi sebelum bola dimainkan, terutama jika pelanggaran tersebut berdampak langsung pada situasi bola mati yang menghasilkan gol.
Protokol terbaru IFAB memungkinkan peninjauan terhadap pelanggaran jelas oleh tim penyerang sebelum tendangan sudut atau tendangan bebas yang secara langsung memengaruhi hasil gol, penalti, atau sanksi disipliner. Dalam kasus ini, dorongan Haaland dianggap melanggar aturan tersebut.
Detail Pelanggaran dan Konsekuensi Bagi Erling Haaland
Meskipun Erling Haaland melakukan pelanggaran yang berujung pada pembatalan gol, ia tidak menerima kartu kuning maupun merah. Hal ini dikarenakan pelanggaran terjadi sebelum bola dalam permainan, sehingga dikategorikan sebagai pelanggaran perilaku biasa dan bukan tindakan yang layak diganjar kartu.
Namun, pembatalan gol tersebut tentu menjadi pukulan telak bagi Haaland dan timnas Norwegia, yang berjuang keras untuk menyamakan kedudukan. Keputusan ini pada akhirnya mempertegas dominasi Inggris dalam pertandingan tersebut.
Inggris berhasil mengamankan kemenangan 2-1 atas Norwegia melalui babak perpanjangan waktu, memastikan langkah mereka ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Performa gemilang Jude Bellingham menjadi salah satu kunci utama keberhasilan The Three Lions dalam partai perempat final yang menegangkan ini.






