DermayuMagz.com – Memastikan keamanan produk kosmetik dan skincare yang kita gunakan adalah prioritas utama. Di tengah maraknya produk di pasaran, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) hadir sebagai penjaga mutu dan keamanan. Namun, seringkali masyarakat belum sepenuhnya paham bagaimana cara memastikan sebuah produk telah terdaftar dan aman melalui BPOM. Artikel ini akan mengupas tuntas 5 langkah mudah untuk mengecek legalitas kosmetik dan skincare Anda, dengan fokus pada poin nomor 3 yang kerap terlewatkan.
Dalam era digital ini, akses informasi menjadi semakin mudah. Begitu pula dengan pengecekan legalitas produk yang tertera pada kemasan. BPOM telah menyediakan berbagai platform yang bisa diakses oleh konsumen untuk memastikan produk yang mereka beli aman dan terjamin kualitasnya. Mulai dari situs web resmi hingga aplikasi mobile, semua dirancang untuk memudahkan masyarakat.
Mengapa Cek BPOM Penting?
Produk kosmetik dan skincare yang tidak terdaftar di BPOM berpotensi mengandung bahan berbahaya yang dapat merusak kesehatan kulit, bahkan membahayakan kesehatan secara umum. Bahan-bahan seperti merkuri, hidrokuinon dosis tinggi, atau zat pewarna yang tidak diizinkan bisa saja disalahgunakan oleh produsen nakal untuk mendapatkan hasil instan yang memikat.
Dampak negatifnya bisa beragam, mulai dari iritasi kulit, alergi, jerawat parah, hingga masalah kesehatan jangka panjang seperti gangguan hormon, kerusakan ginjal, atau bahkan kanker. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli atau menggunakan sebuah produk, melakukan pengecekan BPOM adalah langkah cerdas yang tidak boleh dilewatkan.
Langkah 1: Periksa Nomor Registrasi pada Kemasan
Langkah pertama dan paling mendasar adalah menemukan nomor registrasi produk pada kemasan. Biasanya, nomor ini diawali dengan huruf “NA” diikuti oleh serangkaian angka. Format umumnya adalah NAXX123456789 atau NA1234567890. Huruf “NA” sendiri menandakan bahwa produk tersebut adalah produk kosmetik yang terdaftar di Indonesia.
Perhatikan baik-baik letak nomor registrasi ini. Terkadang, produsen mencetaknya dengan ukuran yang cukup kecil atau pada bagian kemasan yang kurang terlihat. Pastikan nomor tersebut jelas terbaca dan tidak terlihat seperti stiker tambahan yang bisa jadi palsu. Jika kemasan produk sangat minim informasi, ini bisa menjadi tanda bahaya awal.
Langkah 2: Kunjungi Situs Web Resmi BPOM
Setelah Anda menemukan nomor registrasi, langkah selanjutnya adalah memverifikasinya melalui situs web resmi BPOM. Kunjungi laman cekbpom.pom.go.id. Situs ini adalah portal terpadu untuk mengecek berbagai jenis produk yang terdaftar di BPOM, termasuk kosmetik dan obat-obatan.
Pada halaman utama situs cek BPOM, Anda akan menemukan kolom pencarian. Masukkan nomor registrasi produk yang tertera pada kemasan ke dalam kolom tersebut. Pastikan Anda mengetiknya dengan benar, tanpa spasi atau kesalahan pengetikan lainnya. Setelah itu, klik tombol “Cari” atau ikon kaca pembesar.
Sistem BPOM akan menampilkan data produk yang sesuai dengan nomor registrasi yang Anda masukkan. Informasi yang biasanya muncul meliputi nama produk, nama produsen atau importir, tanggal persetujuan, dan klasifikasi produk. Jika data produk muncul sesuai dengan yang Anda pegang, ini menandakan bahwa produk tersebut telah terdaftar secara resmi.
Langkah 3: Perhatikan Detail Nama Produk dan Produsen (Poin Kritis yang Sering Diabaikan)
Nah, inilah poin penting yang seringkali terlewatkan oleh banyak konsumen. Sekadar menemukan nomor registrasi dan melihat hasilnya muncul di situs BPOM saja tidak cukup. Anda perlu melakukan verifikasi lebih lanjut dengan mencocokkan detail informasi yang tertera di situs BPOM dengan yang ada pada kemasan produk.
Perhatikan dengan seksama nama produk yang tertera di situs BPOM. Apakah sama persis dengan nama produk yang Anda pegang? Terkadang, produsen nakal bisa saja menggunakan nomor registrasi produk yang sah milik produk lain, namun menempelkannya pada produk palsu dengan nama yang sedikit berbeda atau bahkan sama. Jika nama produk tidak identik, patut dicurigai.
Selain itu, periksa juga nama produsen atau importirnya. Pastikan nama produsen atau importir yang tertera di kemasan produk sama persis dengan yang tertera di situs BPOM. Jika ada perbedaan, sekecil apapun, ini bisa menjadi indikasi kuat bahwa produk tersebut tidak asli atau ilegal.
Mengapa ini penting? Karena nomor registrasi adalah identitas unik dari sebuah produk yang telah melewati serangkaian uji kelayakan. Jika nomor tersebut disalahgunakan pada produk yang berbeda, maka produk yang Anda pegang belum tentu melewati uji kelayakan yang sama, meskipun nomor registrasinya “cocok” saat dicek.
Seringkali, konsumen hanya melihat nomornya terdaftar dan merasa aman tanpa memverifikasi detail lainnya. Padahal, inilah celah yang bisa dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan produk palsu atau ilegal.
Langkah 4: Gunakan Aplikasi BPOM Mobile
Bagi Anda yang lebih menyukai kemudahan melalui aplikasi di ponsel pintar, BPOM juga menyediakan aplikasi mobile yang dapat diunduh. Cari aplikasi “BPOM Mobile” di Google Play Store (untuk pengguna Android) atau App Store (untuk pengguna iOS).
Setelah mengunduh dan menginstal aplikasi, buka aplikasi tersebut. Biasanya, aplikasi ini memiliki fitur pencarian yang serupa dengan situs webnya. Anda bisa memasukkan nomor registrasi produk atau bahkan melakukan pemindaian barcode yang tertera pada kemasan produk (jika tersedia).
Aplikasi ini menawarkan kenyamanan tambahan, memungkinkan Anda untuk melakukan pengecekan kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu membuka browser. Tampilan antarmuka aplikasi juga dirancang agar mudah digunakan oleh masyarakat luas.
Langkah 5: Laporkan Produk Mencurigakan
Jika setelah melakukan pengecekan Anda menemukan kejanggalan, seperti nomor registrasi tidak ditemukan, data tidak sesuai, atau produk mencurigakan lainnya, jangan ragu untuk melaporkannya kepada BPOM. BPOM menyediakan berbagai kanal pelaporan yang bisa diakses oleh masyarakat.
Anda bisa melaporkan melalui situs web resmi BPOM, aplikasi BPOM Mobile, atau menghubungi nomor telepon layanan konsumen BPOM. Laporan dari masyarakat sangat berharga dalam membantu BPOM memberantas peredaran produk ilegal dan berbahaya di pasaran. Dengan melaporkan, Anda turut berkontribusi dalam melindungi kesehatan diri sendiri dan orang lain.
Tips Tambahan: Perhatikan Kemasan dan Izin Edar Lainnya
Selain mengecek nomor registrasi BPOM, ada beberapa tips tambahan yang bisa Anda terapkan. Perhatikan kualitas kemasan produk. Kemasan yang buruk, mudah rusak, atau terlihat murahan bisa menjadi indikasi produk yang tidak berkualitas. Perhatikan juga tanggal kedaluwarsa dan pastikan produk belum melewati masa tersebut.
Untuk produk tertentu, seperti produk yang diklaim memiliki khasiat khusus, perhatikan juga apakah ada izin edar lain yang relevan, misalnya izin dari Kementerian Kesehatan jika produk tersebut dianggap sebagai alat kesehatan.
Dengan menerapkan kelima langkah mudah ini, terutama dengan memperhatikan detail nama produk dan produsen di langkah ketiga, Anda dapat lebih percaya diri dalam memilih dan menggunakan produk kosmetik serta skincare. Keamanan dan kesehatan kulit Anda adalah investasi jangka panjang yang patut dijaga.
Baca juga di sini: PWI Terdaftar Kemenkumham, Akhmad Munir Pimpin Kepengurusan Baru






