DermayuMagz.com – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencuri perhatian pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 melalui deretan inovasi kendaraan masa depan. Mengusung tema Small But Capable, pabrikan asal Jepang ini memamerkan empat model kei car yang dirancang untuk menjawab tantangan mobilitas perkotaan yang semakin padat dan menuntut efisiensi tinggi.
Kehadiran lini kendaraan ini mencerminkan komitmen Daihatsu dalam menghadirkan solusi mobilitas yang praktis tanpa mengorbankan fungsionalitas. Dari empat model yang ditampilkan, tiga di antaranya merupakan mobil konsep futuristik, sementara satu model lainnya adalah kendaraan produksi massal yang sudah mengaspal di jalanan Jepang.
Salah satu primadona di stan Daihatsu adalah Midget X, sebuah kendaraan konsep Battery Electric Vehicle (BEV) yang tampil dengan warna mencolok, Sol Blue. Mobil ini menarik perhatian karena ukurannya yang sangat ringkas, dengan panjang hanya 2.200 mm dan lebar 1.295 mm. Midget X merupakan interpretasi modern dari Daihatsu Midget, kendaraan legendaris yang di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan “bemo” pada era 1960-an.
Meskipun dimensinya mungil, Midget X menawarkan konfigurasi kabin yang unik dengan formasi kursi 1+2, di mana posisi pengemudi berada di tengah. Aksesibilitas juga menjadi fokus utama, di mana pintu kendaraan ini dirancang agar dapat terbuka ke arah depan, memberikan kemudahan bagi penumpang untuk keluar-masuk meskipun berada di ruang sempit.
Selain Midget X, Daihatsu juga memamerkan K-Vision yang hadir dengan teknologi e-SMART HYBRID. Teknologi ini serupa dengan sistem pada Daihatsu Rocky Hybrid, yang memungkinkan kendaraan bergerak menggunakan motor listrik tanpa memerlukan pengisian daya eksternal. Selain efisiensi bahan bakar, K-Vision dirancang sebagai kendaraan serbaguna yang mampu menyuplai listrik untuk perangkat elektronik, menjadikannya mitra ideal untuk gaya hidup aktif.
Bagi para pecinta otomotif yang mendambakan sensasi berkendara, Daihatsu menghadirkan K-OPEN. Mobil sport kompak berwarna Matador Red Pearl ini dikembangkan berdasarkan basis Daihatsu Copen. Dengan konfigurasi Front-Engine Rear-Wheel Drive (FR), K-OPEN mengandalkan mesin bensin konvensional yang dirancang untuk memberikan kelincahan maksimal di jalanan perkotaan.
Di segmen kendaraan niaga, Daihatsu menampilkan e-ATRAI, sebuah kendaraan berbasis baterai yang sudah dipasarkan secara massal di Jepang sejak Februari 2026. Kendaraan ini menjadi bukti keseriusan Daihatsu dalam mendukung logistik last-mile yang berkelanjutan. Beberapa fitur unggulan dari e-ATRAI meliputi:
- Sistem e-SMART ELECTRIC dengan baterai lithium-ion 36,6 kWh.
- Jarak tempuh mencapai lebih dari 250 kilometer dalam sekali pengisian daya.
- Teknologi pengisian cepat 50 kW yang mampu mencapai kapasitas 80 persen hanya dalam 50 menit.
- Fitur stop kontak AC 100 volt dengan output 1.500 watt sebagai sumber daya portabel.
Yasushi Kyoda, Presiden Direktur PT ADM, menyatakan bahwa kehadiran jajaran kendaraan ini adalah upaya perusahaan untuk memberikan inspirasi kepada masyarakat Indonesia mengenai masa depan otomotif. Melalui inovasi kendaraan kompak yang praktis dan efisien, Daihatsu berharap dapat terus menjadi bagian dari perkembangan mobilitas di Indonesia.
“Daihatsu ingin menghadirkan beragam solusi mobilitas melalui inovasi kendaraan kompak masa depan yang praktis, efisien, dan menyenangkan kepada masyarakat. Kami berharap kehadiran model-model ini dapat memberikan inspirasi dan pengalaman baru yang unik kepada pengunjung di GIIAS,” ujar Yasushi Kyoda.
Langkah Daihatsu di GIIAS 2026 ini menunjukkan bahwa masa depan otomotif tidak harus selalu tentang kendaraan berukuran besar. Dengan memaksimalkan ruang dan efisiensi melalui teknologi elektrifikasi, Daihatsu membuktikan bahwa mobil mungil pun bisa menjadi solusi transportasi yang tangguh dan relevan di masa depan.






