DermayuMagz.com – Laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Ghana dan Panama telah dimulai pada Kamis (18/6/2026) pukul 06.00 WIB di Toronto Stadium. Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui siaran TVRI.
Kedua tim sama-sama memiliki ambisi untuk mengawali kiprah mereka di turnamen akbar ini dengan hasil yang positif. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi Ghana yang tengah berupaya bangkit setelah kegagalan lolos ke Piala Afrika, sekaligus menghadapi Panama yang menunjukkan perkembangan pesat.
Ghana, yang sempat dilanda ketidakpuasan akibat performanya, kini bertekad untuk melupakan masa lalu dan menampilkan permainan terbaik di tanah Amerika Utara. Namun, persiapan mereka diwarnai sejumlah hasil yang kurang memuaskan dalam laga uji coba sebelumnya.
Sementara itu, Panama, yang pernah dianggap sebagai tim kuda hitam pada debut Piala Dunia 2018, datang dengan tekad kuat untuk menembus babak gugur. Performa mereka yang menjanjikan dalam kualifikasi dan turnamen regional menjadi modal berharga.
Pertemuan kedua tim ini menarik untuk disaksikan, mengingat keduanya memiliki motivasi berbeda namun sama-sama ingin meraih poin penuh di laga perdana.
Rekor Pertemuan dan Perbandingan Performa Jelang Ghana vs Panama
Hingga saat ini, belum ada catatan pertemuan sebelumnya antara Ghana dan Panama dalam sejarah kompetisi besar.
5 Pertandingan Terakhir Ghana:
- 02/06/2026: Wales 1-1 Ghana
- 22/05/2026: Meksiko 2-0 Ghana
- 30/03/2026: Jerman 2-1 Ghana
- 27/03/2026: Austria 5-1 Ghana
- 18/11/2025: Korea Selatan 1-0 Ghana
5 Pertandingan Terakhir Panama:
- 06/06/2026: Panama 1-1 Bosnia-Herzegovina
- 03/06/2026: Panama 4-2 Republik Dominika
- 31/05/2026: Brasil 6-2 Panama
- 31/03/2026: Afrika Selatan 1-2 Panama
- 27/03/2026: Afrika Selatan 1-1 Panama
Tempat Menonton Ghana vs Panama
Seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 dapat disaksikan secara langsung melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport yang tersedia melalui siaran free-to-air (FTA). Selain itu, platform over-the-top (OTT) seperti FolaPlay dan MAXStream TV juga menjadi pemegang hak siar untuk menyajikan pertandingan secara daring.
Oleh karena itu, penggemar sepak bola dapat memilih metode menonton yang paling nyaman, baik melalui televisi digital maupun melalui layanan streaming.
DermayuMagz.com – Portugal mengawali kiprahnya di Grup K Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan. Dalam pertandingan yang digelar di Houston Stadium, Houston, pada Kamis (18/6/2026) dini hari WIB, timnas Portugal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo.
Portugal sempat unggul cepat melalui gol Joao Neves di menit keenam. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena DR Kongo berhasil menyamakan kedudukan di masa injury time babak pertama.
Meskipun mendominasi jalannya pertandingan di babak kedua, Portugal gagal mencetak gol tambahan. Alhasil, laga perdana mereka di turnamen ini berakhir dengan skor imbang.
Rekor Baru Ronaldo yang Berakhir Hambar
Di tengah hasil yang mengecewakan ini, Cristiano Ronaldo mencatatkan sebuah rekor bersejarah. Ia menjadi pemain outfield tertua yang pernah tampil sebagai starter dalam pertandingan Piala Dunia FIFA.
Ronaldo mencatatkan rekor ini pada usia 41 tahun 132 hari. Rekor ini melampaui pencapaian Atiba Hutchinson, yang sebelumnya memegang rekor sebagai starter tertua di Piala Dunia saat membela Kanada melawan Kroasia di Piala Dunia 2022 pada usia 39 tahun 292 hari.
Catatan ini semakin menegaskan betapa luar biasanya perjalanan karier Ronaldo di dunia sepak bola profesional. Di usianya yang telah memasuki kepala empat, ia masih menjadi tulang punggung timnas Portugal di ajang internasional paling bergengsi.
OptaJoe melaporkan melalui platform X, “41 – Berusia 41 tahun dan 132 hari, Cristiano Ronaldo adalah pemain non-kiper tertua yang memulai pertandingan dalam sejarah Piala Dunia FIFA. Abadi.”
Minim Sentuhan di Tengah Dominasi Portugal
Meskipun mengukir rekor individu yang mengesankan, kontribusi Ronaldo di lapangan pertandingan menjadi sorotan. Ia terlihat kesulitan memberikan dampak signifikan bagi permainan Portugal sepanjang 90 menit.
Portugal memang mampu mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang serangan. Namun, pertahanan solid yang ditampilkan oleh DR Kongo membuat Ronaldo kesulitan mendapatkan ruang gerak.
Data statistik pertandingan menunjukkan betapa minimnya keterlibatan sang megabintang dalam permainan. Ia hanya mencatatkan 25 sentuhan bola sepanjang laga, sebuah angka yang sangat rendah bagi pemain sekelasnya.
OptaJoe kembali mengamati, “25 – 25 sentuhan Cristiano Ronaldo hari ini adalah jumlah sentuhan terendahnya dalam pertandingan turnamen besar untuk Portugal ketika ia bermain penuh selama 90 menit. Pemain cadangan.”
Paceklik Gol Ronaldo Kian Panjang
Pertandingan melawan DR Kongo juga menjadi momen lain di mana Cristiano Ronaldo gagal mengakhiri paceklik golnya di turnamen besar bersama timnas Portugal. Hal ini menambah panjang catatan negatifnya dalam beberapa pertandingan terakhir.
Ia kini telah melewati serangkaian pertandingan krusial tanpa mampu mencatatkan namanya di papan skor. Padahal, Ronaldo selama ini dikenal sebagai mesin gol utama bagi timnas Portugal.
Namun, ketajamannya di ajang-ajang besar tampaknya mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. “0 – Cristiano Ronaldo kini telah melewati 10 pertandingan turnamen besar berturut-turut tanpa mencetak gol untuk Portugal (Piala Dunia FIFA/EURO),” tulis OptaJoe.
Lebih lanjut, OptaJoe menambahkan, “33 tembakan. 11 tepat sasaran. 0 gol. Kemarau.”
Klasemen Grup K Piala Dunia 2026
Hasil imbang ini menempatkan Portugal dan DR Kongo dengan perolehan satu poin di klasemen Grup K. Persaingan di grup ini diprediksi akan semakin ketat dalam pertandingan selanjutnya.






