JetZ Gandeng Hearts2Hearts, Strategi Jitu Rebut Hati Gen Z

Bisnis1 Dilihat

DermayuMagz.com – Upaya memperkuat penetrasi pasar di kalangan generasi muda terus dilakukan oleh produsen makanan ringan JetZ. Langkah strategis terbaru yang diambil adalah dengan menunjuk girl group asal Korea Selatan, Hearts2Hearts, sebagai wajah baru atau brand ambassador mereka. Pengumuman resmi kolaborasi ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Rabu (29/7/2026).

Pemilihan Hearts2Hearts dinilai sangat relevan dengan visi perusahaan untuk menjangkau audiens Gen Z yang dinamis. Menurut Head of Marketing PT Indofood Fortuna Makmur, Harry Wibowo, keputusan ini didasari oleh keinginan perusahaan untuk menghadirkan sosok yang mampu memancarkan energi hangat dan autentik. Baginya, kunci utama dalam menjalin komunikasi dengan generasi saat ini adalah kedekatan emosional atau relatable.

Girl group tersebut dianggap berhasil merepresentasikan kepribadian yang dekat dengan keseharian penggemarnya, sehingga diharapkan dapat menjadi jembatan yang efektif antara produk JetZ dan konsumen mudanya. Langkah ini juga selaras dengan peluncuran kampanye besar bertajuk #JetZrekinAja!.

Kampanye #JetZrekinAja! sendiri dirancang sebagai ruang bagi Gen Z untuk berani berekspresi secara bebas tanpa perlu merasa terbebani oleh ekspektasi sosial yang sering kali menuntut kesempurnaan. JetZ bahkan mengadopsi istilah populer “gesrek” ke dalam narasi kampanye mereka. Penggunaan istilah ini bertujuan untuk merayakan sisi konyol, humoris, dan ekspresif dari kehidupan sehari-hari anak muda, yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya populer mereka.

Ekspansi Lini Produk Baru

Selain memperkenalkan wajah baru, JetZ juga melakukan inovasi pada lini produk mereka untuk memenuhi selera konsumen yang semakin beragam. Dalam acara yang sama, pihak perusahaan resmi meluncurkan dua varian camilan terbaru, yakni JetZ Tortilla dan JetZ Croissant. Keduanya dihadirkan sebagai pelengkap dari produk legendaris mereka, JetZ Sweet Stick Chocolate, yang telah lama menjadi favorit pasar.

JetZ Tortilla dikembangkan sebagai keripik dengan tekstur renyah dan cita rasa gurih yang kuat, sementara JetZ Croissant menawarkan sensasi tekstur yang berbeda, yakni renyah di bagian luar namun tetap lembut di dalam dengan isian cokelat yang melimpah. Peluncuran produk ini merupakan manifestasi dari konsep “JetZ Snack That Moves With You”.

“Kami ingin menghadirkan pilihan camilan yang mampu mengikuti berbagai aktivitas anak muda yang memiliki ritme keseharian yang sangat dinamis dan berbeda-beda,” ujar Brand Manager PT Indofood Fortuna Makmur, Irvan Ferdiansyah.

Rencana Aktivasi Hingga Akhir Tahun

Kemitraan antara JetZ dan Hearts2Hearts tidak hanya berhenti pada pengumuman saja. JetZ telah menyiapkan serangkaian rencana kolaborasi yang akan bergulir hingga akhir tahun 2026. Salah satu langkah konkretnya adalah pembaruan visual pada kemasan produk yang akan menampilkan para personel Hearts2Hearts. Produk dengan kemasan edisi khusus ini dijadwalkan akan didistribusikan secara bertahap ke seluruh jaringan toko di Indonesia.

Selain perubahan visual, perusahaan juga telah menyusun agenda aktivasi yang intensif untuk memperkuat keterikatan dengan konsumen. Rencana tersebut mencakup beberapa bentuk kegiatan interaktif, di antaranya:

  • Program roadshow ke berbagai sekolah di Indonesia untuk berinteraksi langsung dengan target audiens.
  • Beragam program digital dan interaktif yang dirancang untuk membangun komunitas penggemar yang lebih solid di sekitar brand.
  • Kampanye media sosial yang melibatkan partisipasi aktif pengikut Hearts2Hearts untuk merayakan ekspresi diri ala #JetZrekinAja!.

Melalui kombinasi strategi pemilihan duta merek yang tepat sasaran serta inovasi produk yang relevan dengan gaya hidup modern, JetZ tampak sangat serius dalam mengukuhkan posisinya sebagai merek camilan pilihan generasi muda. Dengan pendekatan yang lebih personal dan ekspresif, langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus menjaga loyalitas konsumen di tengah persaingan industri makanan ringan yang semakin ketat.