Strategi Ban Ini Terbukti Efektif, Penjualan Melonjak Drastis

Otomotif2 Dilihat

DermayuMagz.com – Industri otomotif Indonesia sedang mengalami pergeseran paradigma yang cukup signifikan, di mana kebutuhan konsumen terhadap komponen kendaraan kini jauh lebih tersegmentasi dan spesifik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Tren transformasi ini, yang dipicu oleh tingginya penetrasi kendaraan listrik (EV), SUV, hingga kendaraan niaga, secara langsung berdampak pada lonjakan permintaan ban yang dirancang khusus untuk memenuhi karakteristik teknis tiap jenis kendaraan. Fenomena ini menjadi katalisator utama bagi PT Hankook Tire Sales Indonesia dalam mencatatkan performa bisnis yang impresif sepanjang semester pertama 2026.

Presiden Direktur PT Hankook Tire Sales Indonesia, Bartek (Byunghak) Choi, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari Strategi perusahaan dalam memperkuat portofolio produk yang relevan. Menurutnya, filosofi ‘the right tire for the right vehicle’ bukan lagi sekadar jargon, melainkan pendekatan krusial guna memastikan efisiensi, keselamatan, dan performa optimal bagi setiap pengguna kendaraan.

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat adanya pertumbuhan wholesales sebesar 15,9 persen pada semester pertama 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh beberapa faktor utama:

  • Lonjakan signifikan pada segmen kendaraan listrik yang menembus angka 80 persen.
  • Peningkatan minat pasar terhadap kendaraan SUV yang semakin digemari.
  • Kebutuhan tinggi pada sektor kendaraan komersial seiring dinamika logistik nasional.

Inovasi pada Segmen Kendaraan Penumpang (PCR)

Di segmen Passenger Car Radial (PCR), Hankook membukukan lonjakan penjualan yang fantastis, yakni mencapai 130 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Keberhasilan ini tidak lepas dari kehadiran lini produk Hankook iON, yang secara khusus dikembangkan untuk menjawab tantangan teknis kendaraan listrik.

Ban iON dirancang untuk mengatasi karakteristik unik EV, seperti bobot yang lebih berat akibat baterai, kebutuhan akan tingkat kebisingan yang rendah, serta efisiensi rolling resistance yang lebih baik. Hingga saat ini, lini iON tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 16 hingga 21 inci, yang menjadikannya salah satu pilihan ban EV paling komprehensif di tanah air.

Dominasi di Sektor SUV dan Kendaraan Niaga

Selain EV, Hankook juga memperkuat posisinya di segmen SUV melalui lini Dynapro. Menariknya, lebih dari 90 persen produk Dynapro diproduksi secara lokal di Indonesia, yang memberikan keuntungan strategis dalam menjaga stabilitas pasokan serta kecepatan distribusi ke seluruh pelosok negeri.

Sementara itu, pada segmen Truck & Bus Radial (TBR), perusahaan mencatatkan pertumbuhan bisnis sebesar 125 persen. Peningkatan aktivitas di sektor pertambangan, logistik, hingga transportasi umum menjadi pendorong utama. Untuk segmen ini, Hankook tidak hanya menjual produk, tetapi juga menawarkan Fleet Solution Service Program.

“Kami tidak hanya ingin menjual ban, tetapi juga membangun pemahaman bahwa penggunaan ban yang tepat akan mempengaruhi keselamatan, efisiensi bahan bakar atau energi, kenyamanan berkendara, hingga biaya kepemilikan kendaraan yang lebih efisien dalam jangka panjang,” tegas Bartek Choi.

Langkah Strategis Menuju Akhir Tahun

Memasuki semester kedua tahun 2026, Hankook berkomitmen untuk mempertahankan momentum positif ini dengan beberapa langkah strategis, di antaranya:

  • Memperluas jaringan distribusi melalui program Hankook Wings yang berkolaborasi dengan distributor lokal.
  • Melakukan edukasi pasar secara intensif melalui berbagai ajang driving experience.
  • Menyiapkan peluncuran generasi terbaru dari ban premium Ventus evo K137.

Dengan fokus pada inovasi teknologi dan edukasi konsumen, Hankook optimis dapat terus menjadi mitra strategis bagi industri otomotif nasional yang terus bertransformasi menuju era yang lebih efisien dan berkelanjutan.