DermayuMagz.com – Bupati Indramayu, H. Lucky Hakim, menyoroti aspek krusial yang kerap menjadi tantangan dalam upaya modernisasi sektor pertanian: kesiapan sumber daya manusia (SDM) di lapangan. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya tidak hanya pengadaan teknologi canggih, tetapi juga kemampuan petani untuk mengadopsi dan memanfaatkan inovasi tersebut secara efektif.
Dalam sebuah diskusi yang mengedepankan percepatan modernisasi pertanian demi memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan, Bupati Lucky Hakim menekankan bahwa investasi pada teknologi pertanian akan kurang berarti tanpa adanya petani yang terlatih dan siap beradaptasi. Ia mengibaratkan mesin traktor modern atau sistem irigasi pintar tanpa operator yang kompeten layaknya pedang tanpa genggaman.
Modernisasi pertanian bukan sekadar tentang mengganti alat tradisional dengan mesin berteknologi tinggi. Ini adalah sebuah transformasi menyeluruh yang mencakup perubahan pola pikir, peningkatan keterampilan, dan penguasaan teknologi baru. Bupati Lucky Hakim secara spesifik menyoroti kebutuhan akan pelatihan intensif bagi para petani, penyuluh pertanian, dan tenaga pendukung lainnya.
Pelatihan ini diharapkan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengoperasian alat dan mesin pertanian (alsintan) yang modern, pemahaman terhadap sistem pertanian presisi (precision agriculture), hingga literasi digital untuk mengakses informasi pertanian terkini. Penguasaan teknologi seperti drone untuk pemetaan lahan dan penyemprotan, sensor untuk memantau kondisi tanaman, serta aplikasi manajemen pertanian menjadi kunci keberhasilan.
Lebih lanjut, Bupati Lucky Hakim juga mengemukakan bahwa kesiapan SDM ini mencakup kemampuan analisis data. Petani modern diharapkan mampu membaca dan menginterpretasikan data yang dihasilkan oleh teknologi untuk membuat keputusan yang lebih tepat sasaran, seperti kapan waktu tanam yang optimal, jenis pupuk yang dibutuhkan, hingga prediksi hasil panen.
Pemerintah Kabupaten Indramayu, melalui Dinas Pertanian dan Peternakan, diinstruksikan untuk merancang program-program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga harus menyertakan praktik langsung di lapangan agar petani benar-benar mahir dalam mengaplikasikan teknologi yang diperkenalkan.
Selain pelatihan teknis, aspek lain yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan petani. Dengan SDM yang siap dan berdaya saing, modernisasi pertanian diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Dukungan terhadap modernisasi pertanian ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga dan bahkan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Indramayu. Swasembada pangan, yang menjadi tujuan utama, hanya dapat tercapai jika seluruh elemen dalam rantai produksi pertanian, terutama para petani, memiliki kapasitas yang memadai untuk menjawab tantangan zaman.
Tantangan dalam modernisasi pertanian memang kompleks. Selain kesiapan SDM, masalah lain seperti akses permodalan, ketersediaan infrastruktur pendukung, dan regulasi yang adaptif juga perlu terus diperhatikan. Namun, Bupati Lucky Hakim meyakini bahwa dengan fokus pada peningkatan kualitas SDM, Indramayu dapat melangkah lebih mantap menuju pertanian yang modern, efisien, dan berkelanjutan.
Peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) juga menjadi sangat vital dalam proses ini. Mereka adalah garda terdepan yang akan mendampingi petani di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas PPL agar mampu menjadi fasilitator dan motivator yang handal dalam adopsi teknologi baru juga menjadi prioritas.
Diharapkan, melalui berbagai upaya yang terintegrasi ini, sektor pertanian Indramayu tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kedaulatan pangan Indonesia secara keseluruhan. Modernisasi pertanian adalah keniscayaan, dan keberhasilannya sangat bergantung pada sejauh mana kita mempersiapkan para pelakunya.






