Lucky Hakim Tinjau SDN 2 Tugu Ambruk, Minta Revitalisasi Segera

Indramayu4 Dilihat

DermayuMagz.com – Langkah cepat diambil oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyusul insiden ambruknya bangunan di SDN 2 Tugu, Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg. Pada Jumat (24/7/26), orang nomor satu di Kabupaten Indramayu tersebut turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi terkini bangunan sekolah yang mengalami kerusakan struktural parah.

Kunjungan ini merupakan respons sigap pemerintah daerah terhadap laporan masyarakat mengenai fasilitas pendidikan yang tidak lagi layak digunakan. Dalam peninjauannya, Lucky Hakim tampak memeriksa sisa-sisa material bangunan yang runtuh dan berdialog dengan pihak sekolah serta dinas terkait mengenai langkah mitigasi yang harus segera dilakukan.

Fokus pada Keselamatan Siswa dan Tenaga Pendidik

Kondisi bangunan sekolah yang ambruk tentu menjadi ancaman serius bagi kegiatan belajar mengajar. Bupati menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan siswa dan guru. Ia tidak ingin insiden serupa terulang atau membahayakan nyawa siapa pun di lingkungan pendidikan.

“Keselamatan adalah harga mati. Kita tidak bisa membiarkan anak-anak kita belajar di bawah bayang-bayang ketakutan karena kondisi gedung yang rapuh,” ujar Lucky Hakim di sela-sela peninjauannya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan pemetaan menyeluruh terhadap sekolah-sekolah lain di wilayah Indramayu yang memiliki kondisi serupa. Langkah ini dilakukan agar pemerintah memiliki data akurat terkait bangunan sekolah yang masuk dalam kategori rusak berat, sedang, maupun ringan.

Percepatan Revitalisasi Infrastruktur Pendidikan

Dalam arahannya, Lucky Hakim meminta agar proses revitalisasi SDN 2 Tugu segera dipercepat. Ia menekankan bahwa birokrasi perbaikan infrastruktur pendidikan harus dipangkas agar pengerjaan fisik dapat segera dimulai tanpa harus menunggu terlalu lama.

Revitalisasi sekolah di Indramayu memang menjadi salah satu poin yang disoroti dalam agenda pembangunan daerah. Infrastruktur yang memadai dianggap sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Indramayu. Tanpa sarana belajar yang representatif, target peningkatan mutu pendidikan di tingkat dasar akan sulit tercapai secara optimal.

Beberapa poin instruksi Bupati terkait percepatan ini antara lain:

  • Segera melakukan audit teknis terhadap sisa bangunan untuk memastikan keamanan area di sekitar lokasi yang ambruk.
  • Menyusun rencana anggaran biaya (RAB) yang efisien namun tetap mengedepankan kualitas konstruksi yang tahan lama.
  • Memastikan ketersediaan tempat belajar sementara bagi siswa agar proses pendidikan tidak terhenti sepenuhnya selama masa perbaikan.
  • Melakukan koordinasi lintas sektoral agar proses administrasi perbaikan mendapatkan prioritas dalam APBD perubahan atau pos anggaran darurat.

Pentingnya Pemeliharaan Berkelanjutan

Insiden di SDN 2 Tugu ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan mengenai pentingnya pemeliharaan infrastruktur pendidikan secara berkelanjutan. Seringkali, kerusakan kecil yang tidak tertangani dengan cepat akan berakibat fatal pada kerusakan struktur bangunan secara keseluruhan, terutama jika dipengaruhi oleh faktor usia bangunan maupun cuaca ekstrem.

Pemerintah Kabupaten Indramayu diharapkan ke depannya tidak hanya fokus pada pembangunan gedung baru, tetapi juga memperkuat sistem pemantauan kondisi bangunan sekolah secara berkala. Hal ini mencakup pengecekan rutin terhadap atap, dinding, hingga pondasi bangunan yang sudah berusia tua.

Infrastruktur pendidikan yang kokoh adalah investasi bagi masa depan daerah. Komitmen untuk melakukan perbaikan cepat adalah bentuk kehadiran negara di tengah kebutuhan masyarakat akan fasilitas publik yang aman dan nyaman.

Masyarakat Desa Tugu dan wali murid SDN 2 Tugu menyambut baik langkah cepat yang diambil Bupati Lucky Hakim. Mereka berharap agar proses revitalisasi ini tidak hanya sekadar perbaikan sementara, melainkan perombakan total agar bangunan sekolah menjadi lebih kokoh dan mampu bertahan dalam jangka panjang.

Dengan adanya instruksi langsung dari pimpinan daerah, diharapkan dinas teknis dapat bekerja secara profesional dan transparan dalam pelaksanaan perbaikan SDN 2 Tugu. Harapan besar tertumpu agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal dengan suasana yang lebih aman bagi seluruh siswa di masa mendatang.