DermayuMagz.com – Setelah lebih dari tiga dekade lamanya, serial anime legendaris Minky Momo dipastikan akan kembali hadir menyapa para penggemarnya.
Ashi Production, rumah produksi yang melahirkan Minky Momo, mengumumkan rencana untuk memproduksi versi baru dalam format OVA (Original Video Animation). Keputusan ini diambil bertepatan dengan perayaan hari jadi rumah produksi tersebut, menandai kembalinya karakter ikonik ini setelah penantian panjang.
Versi terbaru Minky Momo ini akan membawa penonton pada petualangan baru yang berfokus pada perjuangan sang protagonis. Kali ini, Momo akan berhadapan dengan isu kontemporer yang relevan, yaitu upaya mengembalikan kembali mimpi dan harapan manusia yang perlahan terkikis oleh dominasi teknologi digital.
Kabar kembalinya Minky Momo disambut dengan beragam reaksi dari para penggemarnya, terutama di Jepang. Sebagian besar menyambut antusias, namun tak sedikit pula yang menyuarakan penolakan. Penolakan ini bukan tanpa alasan, melainkan berakar pada akhir cerita Minky Momo yang dianggap sangat tragis oleh sebagian kalangan, bahkan sampai dijuluki sebagai “episode kutukan”.
Dalam episode terakhir serial aslinya, Minky Momo diceritakan meninggal dunia secara mengenaskan. Ia tertabrak truk saat berusaha menyelamatkan seorang anak kecil. Peristiwa kelam ini meninggalkan kesan mendalam dan menjadi topik perdebatan hangat di kalangan penggemar.
Muncul berbagai teori konspirasi yang beredar di kalangan penggemar, salah satunya menyebutkan bahwa episode 46 tersebut merupakan bentuk protes dari sang kreator, Takeshi Shudo. Teori ini berawal dari fakta bahwa Minky Momo awalnya diproduksi untuk tujuan komersial, terutama penjualan mainan.
Meskipun pada awalnya penjualan mainan Minky Momo laris manis, namun memasuki episode 30-an, terjadi penurunan drastis dalam penjualan. Kondisi ini mendorong pihak produser untuk segera mengakhiri serial tersebut, meskipun kontrak produksi seharusnya masih berlangsung hingga episode 50.
Dalam situasi tersebut, kreator Shudo dikabarkan memilih untuk menggarap episode 46 dengan nuansa yang sangat gelap. Episode ini menampilkan adegan kematian Minky Momo yang tertabrak truk, sebuah elemen yang dianggap tidak pantas untuk konsumsi anak-anak. Adegan kecelakaan yang berujung pada kematian ini dikhawatirkan dapat menimbulkan trauma bagi penonton cilik.
Akibat dari akhir cerita yang kontroversial inilah, banyak penggemar yang merasa keberatan dan menolak produksi versi baru Minky Momo. Mereka khawatir jika cerita baru ini akan kembali menyentuh tema-tema yang terlalu gelap atau traumatis.
Minky Momo
Bagi yang belum familier, Minky Momo atau Princess Minky Momo adalah seorang putri dari negeri impian bernama Fenarinarsa. Ia diutus ke Bumi dengan misi penting untuk membantu manusia mengembalikan harapan dan impian mereka.
Dengan kekuatan magis yang dimilikinya, Minky Momo mampu berubah wujud menjadi berbagai macam profesi. Perubahan ini dilakukannya demi membantu manusia dalam meraih cita-cita dan impian mereka.
Tujuan utama Momo membantu manusia adalah agar mereka kembali memiliki impian dan cita-cita. Hal ini sangat krusial karena dengan impian itulah, negeri ajaib Fenarinarsa dapat diselamatkan.
Untuk mencapai tujuannya, Minky Momo harus mengumpulkan 12 permata yang akan disematkan pada mahkota Fenarinarsa. Untuk mendapatkan setiap permata, ia dituntut untuk melakukan 48 perbuatan baik. Sebagai bagian dari misinya, Momo memiliki kemampuan luar biasa untuk berubah menjadi sosok dewasa dengan berbagai profesi, seperti dokter, profesor, polisi, dan lain sebagainya.
Baca juga di sini: Killing Me Inside Re:union Panaskan Surabaya dengan Lagu Debut Paling Personal
Serial Minky Momo pertama kali tayang di TV Tokyo pada tahun 1982 hingga 1983. Serial orisinal ini terdiri dari 63 episode yang berhasil menghibur dan menginspirasi banyak penonton pada masanya. Kini, dengan kehadiran versi OVA baru, diharapkan Minky Momo dapat kembali merebut hati penggemar lama sekaligus menarik perhatian generasi baru.












